• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Penyebab Gejala Ruam Payudara dan Cara Mengatasinya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Penyebab Gejala Ruam Payudara dan Cara Mengatasinya

5 Penyebab Gejala Ruam Payudara dan Cara Mengatasinya

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 27 September 2022

“Sebagian besar penyebab gejala ruam payudara sama dengan ruam di bagian tubuh lain, tapi ada juga beberapa penyebab yang perlu diwaspadai. Cara mengatasi ruam payudara akan disesuaikan dengan penyebabnya.”

5 Penyebab Gejala Ruam Payudara dan Cara Mengatasinya5 Penyebab Gejala Ruam Payudara dan Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta – Ruam berwarna merah dan gatal bisa muncul di mana saja di tubuh, tidak terkecuali di area payudara. Ruam payudara sebenarnya merupakan gejala dari kondisi yang mendasarinya.

Biasanya, gejala tersebut hanya sementara dan bisa menghilang dengan sendirinya. Namun, dalam beberapa kasus, gejala ruam payudara disebabkan oleh kondisi yang lebih serius dan memerlukan pengobatan medis segera. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja penyebab gejala ruam payudara di sini agar kamu bisa mewaspadainya.

Penyebab Gejala Ruam Payudara

Sebagian besar penyebab gejala ruam payudara sebenarnya sama dengan penyebab ruam di bagian tubuh lainnya. Beberapa penyebab umum ruam, antara lain infeksi kulit, eksim, biang keringat, gigitan serangga, reaksi alergi, psoriasis, kudis, dan lain-lain.

Infeksi virus, seperti campak, cacar air atau herpes zoster juga bisa menjadi penyebab gejala ruam payudara. Sementara ruam payudara akibat dermatitis atau eksim bisa terjadi pada beberapa wanita menyusui. Kondisi ini disebabkan puting teriritasi oleh mulut bayi, pakaian ketat, atau kelembaban yang terperangkap. Namun, eksim pada puting dan areola juga bisa terjadi pada wanita yang tidak menyusui.

Selain itu, ada juga beberapa penyebab gejala ruam payudara yang perlu diwaspadai, antara lain:

1. Kanker payudara inflamasi

Merupakan bentuk lain dari kanker payudara, kanker payudara inflamasi biasanya tidak diidentifikasi dari benjolan, melainkan oleh perubahan pada kulit. Menurut American Cancer Society, kanker ini menyumbang sekitar 1-5 persen dari semua kasus kanker payudara.

Sayangnya, kanker payudara inflamasi seringkali baru terdeteksi ketika sudah menyebar secara agresif. Oleh karena itu, waspadai bila kamu mengalami gejala-gejala berikut pada salah satu atau kedua payudara:

  • Pembengkakan payudara atau kelenjar getah bening di sekitarnya.
  • Kulit merah pada lebih dari sepertiga payudara.
  • Kulit terasa hangat saat disentuh
  • Perubahan apa pun pada penampilan atau ukuran payudara.

2. Mastitis

Mastitis adalah pembengkakan payudara yang menyakitkan yang paling sering terjadi pada wanita menyusui, biasanya dalam waktu tiga bulan setelah melahirkan. Infeksi ini terjadi ketika susu menumpuk di dalam payudara karena saluran yang tersumbat atau beberapa faktor lain yang menghambat aliran ASI. Mastitis juga bisa terjadi ketika luka pada kulit puting memungkinkan bakteri masuk.

3. Abses payudara

Abses payudara adalah penumpukan nanah di bawah kulit payudara yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini sering dikaitkan dengan mastitis yang tidak diobati, dan biasanya menyerang wanita yang sedang menyusui.

4. Ekstasia saluran susu

Kondisi non-kanker ini terjadi ketika saluran susu di payudara melebar dan dindingnya menebal. Akibatnya, saluran menjadi tersumbat dan menyebabkan penumpukan cairan. Seringkali kondisi ini tidak menimbulkan gejala dan hanya ditemukan saat melakukan biopsi untuk kondisi payudara lainnya.

5. Penyakit paget pada payudara

Penyakit Paget adalah bentuk kanker payudara yang langka (1-4 persen dari semua kasus kanker payudara), yang memengaruhi kulit puting dan bisa meluas ke areola (kulit berwarna gelap di sekitar puting). Kebanyakan orang dengan penyakit ini juga memiliki satu atau lebih tumor di payudara yang sama. Tumor yang paling umum adalah karsinoma duktal in situ atau kanker payudara invasif.

Cara Mengatasi Ruam Payudara

Pengobatan untuk gejala ruam payudara tentu perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Berikut cara mengatasi kondisi tersebut:

  • Ruam kulit umum

Cara mengatasi ruam payudara yang umum adalah dengan menghindari iritan pada kulit. Hal itu bisa dilakukan dengan menghindari sabun atau kosmetik yang memicu reaksi alergi, tidak mengenakan jenis pakaian tertentu, dan lain-lain. Obat atau salep topikal juga bisa diresepkan dokter untuk mengatasi ruam.

Sementara untuk mengatasi dermatitis atau eksim pada ibu menyusui, ibu mungkin perlu membicarakannya pada dokter atau spesialis laktasi, karena perawatan untuk wanita menyusui berbeda dengan untuk wanita yang tidak menyusui.

Untuk mengobati ruam yang terjadi karena infeksi virus, seperti cacar air atau herpes zoster, obat antivirus bisa diberikan. Selain itu, pengidap juga dianjurkan banyak beristirahat dan minum obat penghilang rasa nyeri untuk mengatasi nyeri.

  • Kanker payudara inflamasi

Kanker payudara inflamasi biasanya terdiagnosis ketika sudah stadium lanjut dan harus segera diobati. Cara mengatasinya mungkin meliputi pembedahan, radiasi, kemoterapi, dan terapi hormon.

  • Mastitis

Cara mengatasi penyebab gejala ruam payudara ini adalah dengan pemberian antibiotik untuk melawan infeksi. Bila obat tersebut tidak membantu dalam waktu sekitar satu minggu, biopsi kulit harus dilakukan untuk memastikan tidak ada kanker.

  • Abses payudara

Cara mengatasi abses payudara, yaitu dengan mengeringkan nanah dari area yang terinfeksi. Jika infeksinya kecil, jarum suntik dan jarum bisa digunakan. Pada infeksi besar, sayatan kecil di kulit mungkin diperlukan untuk memastikan drainase yang tepat. 

  • Ekstasia saluran susu

Gejala ekstasia saluran susu sebenarnya bisa membaik dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Namun, untuk meredakan gejalanya, kompres hangat dan antibiotik bisa digunakan. Operasi pengangkatan saluran abnormal bisa dilakukan bila diperlukan.

  • Penyakit paget pada payudara

Pengobatan penyakit Paget pada payudara termasuk pengangkatan puting dan areola, dan radiasi seluruh payudara jika tidak ada tumor yang mendasari yang terdeteksi. Jika ada tumor, operasi pengangkatan payudara atau mastektomi mungkin diperlukan, tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang.

Itulah berbagai penyebab gejala ruam payudara. Bila kamu menemukan tanda atau gejala yang mencurigakan pada payudara, ada baiknya segera periksakan diri ke dokter agar bisa mendapatkan diagnosis yang tepat. 

Kamu bisa memeriksakan kondisi kesehatanmu dengan buat janji medis di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Breast Rash.
Healthline. Diakses pada 2022. Causes of Rash on Breast: Types, Diagnosis and Treatment