• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Penyebab Sakit Perut Setelah Berhubungan Intim

5 Penyebab Sakit Perut Setelah Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Pernah mengalami sakit perut setelah berhubungan intim? Jika pernah, kondisi ini dikenal dengan istilah dyspareunia. Kondisi ini lebih rentan terjadi pada wanita ketimbang pria. Lantas, apa yang menjadi sakit perut setelah berhubungan intim? Berikut beberapa hal yang menjadi penyebabnya.

Baca juga: Frekuensi Ideal Berhubungan Intim untuk Kualitas Hubungan Pasutri

1.Reaksi dari Ungkapan Emosional

Berhubungan intim membuat orang yang melakukannya merasakan banyak emosi, di antaranya adalah senang, atau bahkan cemas. Nah perasaan-perasaan tidak menentu yang muncul ternyata dapat memengaruhi kondisi perut kamu, lho. 

Apalagi jika saat berhubungan seks yang kamu rasakan adalah stres atau cemas karena aktivitas seksual yang dilakukan. Hal tersebut akan memicu menegangnya otot perut dan pelvis, sehingga risiko mengalami sakit perut setelah berhubungan intim akan semakin tinggi.

2.Penetrasi yang Terlalu Dalam

Penetrasi yang terlalu dalam akibat testis yang terlalu panjang dapat menyebabkan sakit perut setelah berhubungan intim. Meski merasa sangat nyeri, rasa sakitnya hanya bersifat sementara dan akan hilang setelah kamu berganti posisi atau beristirahat. Jika dirasa penetrasi yang dilakukan terlalu dalam, segera ganti posisi berhubungan guna mencegah sakit perut setelah berhubungan intim, ya!

Baca juga: Hindari Berhubungan Intim di Ruangan yang Sama dengan Bayi

3.Orgasme

Orgasme akan memicu kontraksi pada otot pelvis. Rasanya seperti kejang otot di bagian bawah perut. Kondisi ini dikenal dengan sebutan dysorgasmia yang dapat dialami wanita maupun pria. Berikut ini sejumlah faktor risiko dysorgasmia:

  • Seorang yang sedang hamil.
  • Seorang yang mengidap kista ovarium.
  • Seorang yang mengidap endometriosis.
  • Seorang yang mengidap penyakit radang pelvis.
  • Seorang yang mengidap sindrom sakit pelvis kronis.
  • Seorang yang pernah menjalani operasi pembuangan prostat.

4.Masuknya Gas atau Angin 

Penetrasi saat berhubungan intim dapat mendorong angin menuju vagina atau anus. Jika udara yang masuk terperangkap dalam perut, kamu bisa saja mengalami sakit perut setelah berhubungan intim. Kondisi yang satu ini dapat mereda setelah kamu buang angin atau kentut.

5.Penyakit Lain

Bukan hanya beberapa hal yang telah disebutkan saja, sakit perut sesuai berhubungan intim juga dapat terjadi karena sejumlah kondisi kesehatan yang dialami. Beberapa di antaranya adalah:

  • Infeksi saluran kemih. Penyakit yang satu ini ditandai dengan sensasi rasa terbakar saat buang air kecil, meningkatnya frekuensi buang air kecil, urine berwarna keruh, urine berdarah, serta sakit pada rektal.
  • Penyakit menular seksual. Penyakit yang satu ini, termasuk gonore dan klamidia. Keduanya ditandai dengan area pelvis yang lunak, sensasi rasa terbakar saat buang air kecil, serta bau saat keputihan.
  • Interstitial cystitis. Penyakit yang satu ini ditandai dengan rasa sakit kronis di bagian pelvis atau perut bagian bawah, buang air kecil dalam jumlah sedikit, mengompol, serta selalu merasa ingin pipis.
  • Irritable Bowel Syndrome (IBS). Penyakit yang satu ini ditandai dengan gangguan pada pencernaan, perut terasa penuh, diare, serta feses yang tidak normal.

Baca juga: 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Lama Tidak Berhubungan Intim

Nyeri perut setelah berhubungan intim biasanya dapat membaik dengan sendirinya. Namun, segera temui dokter di rumah sakit terdekat saat kamu mengalami sakit perut setiap setelah berhubungan intim, rasa sakit yang intens, hingga terhambatnya aktivitas, serta demam tinggi.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Why Does My Stomach Hurt After Sex?
American Urological Association. Diakses pada 2020. 1515 INCIDENCE OF PELVIC PAIN SYMPTOMS IN COMMUNITY- DWELLING YOUNG WOMEN AND RELATIONSHIP TO USE AND TYPE OF ORAL CONTRACEPTIVE PILLS.