02 July 2018

5 Perbedaan Mengasuh Anak Perempuan dan Laki-laki

perbedaan mengasuh anak laku dan perempuan

Halodoc, Jakarta – Kata ahli, jenis kelamin akan memengaruhi perilaku dan pola pikir antara anak perempuan dan laki-laki. Oleh sebab itu, cara mengasuh anak perempuan dan laki-laki sangatlah berbeda. Kamu dan pasangan mesti memahami perbedaan tersebut, bukannya menerapkan aturan yang sama dalam membesarkan keduanya. Lalu, apa sih perbedaan mengasuh anak laki dan perempuan dan bagaimana cara membesarkannya?

1.Perilakunya Memang Berbeda

Menurut ahli seperti dilansir Bold Sky, kamu enggak perlu heran ketika teknik mengasuh yang kamu terapkan berhasil pada Si Cantik, tapi enggak berhasil pada Si Jagoan. Kata ahli, sifat, perilaku, dan karakter mereka pada dasarnya memang berbeda. Jadi, jangan berharap kalau anak laki-laki akan bereaksi dengan cara yang lembut seperti anak perempuan.

Meskipun begitu, kamu jangan paksa Si Cantik untuk harus selalu menurut dan melarangnya bermain di luar rumah. Hal sebaliknya pun berlaku, jangan pula melarang anak laki-laki untuk menangis dan mengekspresikan emosinya, atau melarangnya mengenakan pakaian berwarna terang. Intinya, kamu harus tetap bisa bersikap fleksibel.

2. Kegemaran

Perbedaan mengasuh anak laki dan perempuan juga terlihat dari kegemarannya masing-masing. Banyak yang bilang, kegemaran mereka menjadi salah satu tantangan utama bagi orangtua yang memiliki anak lelaki dan perempuan. Nah, yang kamu dan pasangan seharusnya lakukan, cukup penuhi kebutuhan yang sesuai dengan kegemaran mereka.

Baca juga: 4 Cara Mengembalikan Kepercayaan Diri Pada Anak

3. Lihat Minat Mereka

Selain kegemaran, kamu dan pasangan juga mesti jeli melihat dan ketertarikan mereka, lalu penuhilah kebutuhannya. Kata ahli seperti di lansir Bold Sky, anak lelaki umumnya lebih tertarik pada kegiatan yang bersifat fisik, sedangkan anak perempuan lebih menyukai hal-hal atau kegiatan yang membutuhkan ketekunan.

4. Kegiatan Fisiknya Berbeda

Meski anak perempuan lebih menyukai kegiatan yang membutuhkan ketekunan, banyak juga kok dari mereka yang menyukai aktivitas fisik. Umumnya aktivitas yang anak lelaki dan perempuan sukai berbeda. Si Jagoan biasanya lebih suka olahraga yang menguji ketangkasan, sementara Si Cantik lebih suka memilih permainan atau olahraga yang aman.

Namun, kalau anak perempuan lebih berminat pada olahraga ketangkasan, atau laki-laki tidak tertarik sama sekali pada olahraga, ini pun tidak menjadi masalah. Tetap amati dan asah hal yang betul-betul anak minati.

5. Kedekatan yang Bisa Berubah

Ketika anak belum beranjak remaja, umumnya anak laki-laki lebih dekat dengan ibu, sedangkan anak perempuan lebih dekat dengan ayah. Namun, yang mesti diperhatikan, kondisi ini bisa saja berubah saat anak sudah beranjak remaja. Oleh sebab itu, kamu dan pasangan harus siap menerima perubahan ini.

Baca juga: Mengurangi Risiko Cemburu Sang Kakak pada Adik

Cara Mengasuh Perawatan yang Berbeda

Menurut ahli seperti ditulis dalam buku Boys Adrift, otak dan pertumbuhan setiap jenis kelamin yang berbeda akan memengaruhi perilaku antara anak perempuan dan laki-laki. Makanya, cara merawat mereka tidaklah sama. Nah, berikut aspek-aspek yang membedakan perawatan terhadap Si Cantik dan Si Jagoan.

1.Keamanan Fisik

Kata ahli, secara umum anak lelaki lebih agresif sehingga orangtua perlu mengawasinya agar tak mudah terluka karena tingkah lakunya yang aktif. Namun, jangan pilih teknik mengawasi yang bisa ‘mengebiri’ kebebasan mereka. Kata ahli seperti dilansir dalam Parenting, membiarkan anak-anak tetap aktif bisa membangun karakter, ketahanan, kepercayaan diri, dan kemandiriannya.

Bila anak anak terluka ringan saat bermain, itu risiko yang alami kok. Kamu tinggal berikan mereka arahan untuk berhati-hati atau menghindari kegiatan yang berbahaya. Anak perempuan pun juga butuh dorongan untuk lebih aktif agar karakternya bisa terbangun. Singkatnya, agar tidak menjadi anak yang manja dan lemah saat dewasa kelak.

Baca juga: Ibu Bekerja Bagaimana Quality Time dengan Anak

1. Disiplin

Memang bukan rahasia lagi kalau mendisiplinkan anak laki-laki lebih sulit ketimbang anak perempuan. Contoh yang paling nyata, anak lelaki seperti enggak mendengarkan ketika orangtua menasihati atau mengarahkannya. Namun, hal itu lumrah kok di mata sains. Kata ahli, pendengaran anak laki-laki tak sebaik anak perempuan sejak lahir. Pendengaran anak perempuan lebih sensitif, dan pusat-pusat verbal di dalam otaknya berkembang lebih cepat. Oleh karena itu, Si Cantik cenderung memberi respon yang baik ketika diperingati oleh orangtuanya.

Si Jagoan dan Si Cantik punya keluhan kesehatan? Ibu enggak perlu panik, ibu bisa kok bertanya dan berdiskusi langsung dengan dokter melalui aplikasi aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!