09 May 2018

5 Pose Yoga untuk Kesehatan Pencernaan

5 Pose Yoga untuk Kesehatan Pencernaan

Halodoc, Jakarta - Kesehatan pencernaan seseorang didukung oleh berbagai faktor, mulai dari pola makan, pola tidur, hingga aktivitas fisik dan olahraga. Ketidakseimbangan pada salah satu faktor di atas bisa memberi pengaruh buruk kepada sistem pencernaan. Kabar baiknya, untuk kamu yang kurang suka berolahraga berat, yoga bisa menjadi pilihan olahraga untuk merawat kesehatan pencernaanmu.

Bagaimana Yoga Merawat Kesehatan Pencernaan

Riset menunjukkan bahwa stres memberi pengaruh buruk pada sistem pencernaan. Ketika kamu stres, sistem saraf pusat akan mengaktifkan mode “fight” atau “flight”. Pada mode ini, sistem saraf pusat memerintahkan tubuh untuk menghentikan sirkulasi darah pada organ pencernaan. Akibatnya, proses pencernaanmu akan terhenti saat stres. Tak hanya itu, stres membuat otot esofagus tegang serta meningkatkan asam lambung hingga membuatmu mual.

(Baca juga: Sakit Perut Setelah Sarapan, Apa yang Salah?)

Yoga mampu mencegah masalah pencernaan karena teknik-teknik manajemen stres yang dimilikinya. Ketika melakukan yoga, kamu tak hanya berlatih menyempurnakan pose, tapi juga belajar teknik penapasan serta memfokuskan pikiran. Kombinasi ini akan menimbulkan efek relaksasi dan mengubah mode “fight” atau “flight” menjadi mode “rest” dan “digest”. Sistem pencernaan akan bekerja optimal pada mode “rest” dan “digest”.

Pose Yoga yang Tepat untuk Kesehatan Pencernaan

Tak semua pose yoga bisa memberi efek maksimal bagi kesehatan pencernaanmu. Beberapa pose yoga untuk kesehatan pencernaan juga sulit dan membutuhkan kekuatan otot yang cukup baik. Namun, ada pula pose yang mudah untuk dilakukan di rumah, di antaranya:

Savasana (Corpse Pose)

Seperti namanya, pose ini adalah terlihat seperti mayat berbaring atau pose tidur telentang. Agar manfaatnya maksimal, kamu harus mengawali pose Savasana dengan berbaring telentang dan kaki rapat, lalu angkat kedua kaki ke arah dada untuk menetralkan posisi tulang belakang. Ini akan menstimulasi pergerakan di usus besar bagian atas. Kemudian, turunkan dan luruskan kaki kembali ke posisi semula secara perlahan sambil mengatur napas. Rilekskan tanganmu dengan meletakkannya di sisi pinggang.

Meski terlihat sangat mudah untuk dipraktikkan, tetapi pose ini juga punya manfaat untuk pencernaan yang sama besarnya dengan pose lain. Pose Savasana sangat baik untuk menenangkan pikiran, otot, dan saraf-saraf di tubuhmu, sehingga bisa mengurangi stres.

(Baca juga: Mau Kurangi Stres? Yoga Saja!)

Marjaryasana-Bitilasana (Cat-Cow) 

Pose kedua ini menggabungkan antara pose kucing (Marjaryasana) dan pose sapi (Bitilasana). Untuk pose kucing (Marjaryasana), kamu bisa mempraktikkannya mulai dari berdiri dengan tumpuan lutut. Lalu, tundukkan badan dan jadikan kedua tangan sebagai tumpuan. Rilekskan kepalamu dengan menghadap ke lantai. Posisikan tangan dan lutut sejajar selebar bahu. Pastikan kaki bagian bawah tetap lurus.

Selanjutnya untuk pose sapi (Bitilasana), busungkan dadamu, angkat bahu dan kepala hingga kamu menghadap ke langit sambil menarik napas, dan tahan tangan dan kaki di posisi yang sama. Tahan beberapa saat, lalu kembali lagi ke pose kucing sambil menghembuskan napas. Tarikan napas yang dalam akan memberi efek pijatan pada organ perut. Gerakan ini mampu membawa aliran darah yang segar ke sel epithelial (sel yang menunjang kesehatan pencernaan).

Adho Mukha Svanasana (Downward-Facing Dog)

Pose ini dimulai dari posisi seperti awalan push-up, tubuh lurus, bertumpu pada ujung kaki dan kedua tangan yang diposisikan sejajar dengan bahu. Lalu, angkat pinggangmu ke atas hingga membentuk segitiga. Kamu bisa sedikit menekuk lututmu untuk memperlebar posisi kaki dan bahu agar mencapai pose maksimal. Berlatih pernapasan dengan posisi ini akan memperlancar aliran darah pada ususmu.

Uttana Shishosana (Extended Puppy Pose) 

Kamu bisa mengawali pose ini dengan pose kucing. Lalu perlahan, turunkan tanganmu dan rentangkan ke depan sambil mempertahankan posisi pinggul. Jangan lupa untuk menurunkan kepalamu ke lantai. Pose ini bermanfaat untuk meredakan kram dan begah setelah makan dengan porsi besar.

Ardha Pawamuktasana (Half Gas Release Pose) 

Sesuai dengan namanya, pose ini mampu membantu proses pembuangan gas dari sistem pencernaanmu. Pose ini menekan kolon asenden di kanan dan kolon desenden di kiri yang menstimulasi proses pembuangan.

Cara mempraktikkannya, tidur telentang lalu angkat kaki kanan ke arah dada kanan dan peluk kakimu. Tahan kaki kiri agar tidak ikut terangkat. Tahan posisi ini selama 1 sampai 2 menit sambil melakukan latihan pernapasan. Kemudian, ulangi pose yang sama untuk kaki kiri.

(Baca juga: Makanan untuk Detoksifikasi Tubuh)

Pose yoga di atas memang mampu menjaga kesehatan pencernaan. Namun, kamu juga tak boleh melupakan asupan serat dan nutrisi lain yang baik untuk pencernaan. Karena itu latihan yoga untuk pencernaan ini juga harus dibarengi dengan pola makan dan pola tidur yang baik. Untuk tahu lebih banyak mengenai nutrisi yang optimal untuk kesehatan pencernaan, kamu bisa hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!