12 June 2018

6 Fakta Seputar Essential Oil yang Perlu Diketahui

fakta essential oil

Halodoc, Jakarta – Manfaat essential oil atau aromaterapi sebenarnya enggak hanya berupa pengharum ruangan saja. Menurut ahli, minyak yang satu ini menyimpan manfaat bagi kesehatan, misalnya melepaskan energi negatif. Nah, berikut fakta seputar essential oil yang perlu diketahui.

  1. Membuat Rileks

Minyak aroma terapi seperti lavender, jasmine, atau eucalyptus dapat membuat pikiran kamu jadi lebih rileks. Kata ahli, ketiga essential oil tersebut memiliki sifat yang menenangkan pikiran. Kamu bisa kok, menggunakan minyak ini di kamar atau ruang kerja untuk meminimalkan kecemasan berlebih.

Sudah banyak studi yang mendukung manfaat minyak ini yang bisa mengurangi rasa kecemasan, sakit, hingga meningkatkan memori. Kata ahli dari Mayo Clinic Complementary and Integrative Medicine Program, Minnesota, AS, mereka juga menggunakan minyak ini dalam praktiknya untuk membantu menangani stres dan mual.

(Baca juga: 5 Wangi Aromaterapi yang Bisa Tingkatkan Gairah Seksual)

  1. Bolehkan dikonsumsi?

Selain dioleskan pada kulit atau ditebar di dalam ruangan, ada juga orang-orang yang menggunakan minyak ini dengan cara dikonsumsi. Padahal, kata ahli, minyak ini sangat pekat dan punya berbagai tingkat toksisitasi bila enggak digunakan dengan benar. So, cara terbaik menggunakan essential oil adalah pemakaian luar.

Pasalnya, ada saja berbagai distributor essential oil yang mencontohkan untuk menelan minyak ini, tanpa pelatihan yang lebih dalam di bidang tersebut. Sebenarnya, menurut ahli, hal ini bisa saja menyebabkan sensasi panas atau terbakar di tenggorokan.

 

  1. Lavender dan Peppermint yang Terpopuler

Kedua esssential oil ini amat populer dan sudah banyak dipakai dalam berbagai jenis produk. Sebut saja pengharum ruangan, parfum, produk kecantikan, hingga sabun. Minyak jenis lavender ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produk perawatan kulit, seperti lotion atau scrub. Selain itu, minyak ini juga bisa memberikan efek tenang pada pikiran.

Sedangkan peppermint, bisa menciptakan sensasi sejuk di kulit saat dioleskan. Minyak jenis ini juga sering digunakan dalam terapi pemijatan. Sama halnya dengan lavender, essential oil peppermint pun juga bisa memberikan rasa segar dan mengurangi rasa stres.

(Baca juga: 5 Aroma Bunga Bisa Bantu Relaksasi Tubuh)

  1. Tanpa Efek Samping?

Sebenarnya sih, meski terbilang banyak manfaat, tapi bila digunakan secara tidak tepat tentu ada konsekuensi berbahaya dari essential oil. Yang perlu diingat, jangan terlena dengan label “alami”. Kata ahli aromaterapis, mau itu obat herbal atau essential oil, semua harus diperlakukan dengan tepat. Kamu sebaiknya enggak menganggap semua itu sepenuhnya aman. Pasalnya, enggak semua produsen essential oil menguji kualitas minyak mereka, lho.

  1. Bukan untuk Semua Umur

Menurut keterangan ahli aromaterapi sekaligus pemilik Aromaceuticals di Dallas, Texas, AS, risiko menggunakan aromaterapi bervariasi pada tiap orang. Semuanya bergantung pada usia, bagaimana cara menggunakan, riwayat kesehatan pribadi, obat yang sedang diminum, hingga kimia alami pada tubuh seseorang.

Si ahli juga mengatakan, essential oil sebaiknya jangan digunakan pada bayi dan balita. Sebab di usia tersebut mereka enggak bisa sepenuhnya mengolah minyak dan membuang racun. Lalu, bagaimana dengan anak yang sudah menginjak sekolah dasar? Meski sudah terbilang besar, kamu harus tetap menggunakan produk tersebut secara hati-hati, karena ada beberapa minyak yang bisa menyebabkan reaksi negatif. Apalagi pada anak-anak yang memiliki masalah pernapasan. Bila pemakaiannya berlebihan, tak menutup kemungkinan bisa menyebabkan kerusakan hati, lho.

  1. Bisa Menimbulkan Alergi

Penggunaan minyak ini yang tak sesuai takaran bisa berdampak pada masalah kesehatan. Misalnya, alergi seperti rasa gatal pada kulit, pusing, mual, bahkan pingsan. Kata ahli, bila menggunakannya dengan cara dioleskan tapi tak sesuai takaran, minyak ini bisa menimbulkan alergi atau ruam yang gatal dan berwarna merah.

(Baca juga: Mudah Stres Begini Cara Mengatasinya)

Kamu juga bisa lho masalah di atas dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!