26 October 2017

6 Olahraga yang Direkomendasikan Untuk Pengidap Asma

Halodoc, Jakata – Bagi pengidap asma, berolahraga mungkin menjadi aktivitas yang paling dihindari karena dapat memicu sesak napas. Tapi ada beberapa olahraga yang tetap aman untuk dilakukan oleh pengidap asma, bahkan direkomendasikan oleh para ahli kesehatan.

Olahraga sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan dianjurkan untuk dilakukan oleh semua orang, bahkan untuk pengidap asma. Dengan berolahraga, intensitas bernapas pun semakin meningkat, sehingga karbondioksida yang dikeluarkan akan semakin banyak. Olahraga membuat tubuh secara otomatis melebarkan saluran pernapasan, dan hal itu sangat baik untuk pengidap asma.

1.  Berjalan Kaki
Berjalan kaki adalah olahraga paling ringan yang bisa dilakukan oleh pengidap asma. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang dewasa yang berjalan tiga kali seminggu selama 12 minggu dapat meningkatkan stamina dan membuat tubuh tetap bugar tanpa risiko asma kambuh. Kamu bisa meluangkan waktu selama 30 menit sehari untuk berjalan kaki, misalnya berjalan kaki di taman atau untuk menuju ke tempat-tempat yang dekat.

2.  Berenang
Olahraga air ini adalah yang paling dianjurkan untuk pengidap asma, karena dapat melatih sistem pernapasan, memperbaiki kerja otot pernapasan, dan meningkatkan toleransi terhadap tindakan yang bisa memicu serangan asma. Selain itu, berenang juga dapat melonggarkan lendir yang terkumpul di paru-paru. Tapi sebaiknya hindari berenang di kolam berkaporit karena dapat memicu serangan asma.

3.  Yoga
Latihan pernapasan sangat penting dilakukan oleh pengidap asma karena dapat mengaktifkan lebih banyak area di paru-paru. Oleh karena itu, yoga adalah salah satu olahraga yang juga disarankan untuk pengidap asma. Menurut sebuah studi, orang yang berlatih hatha yoga selama dua setengah jam per minggu selama 10 minggu, dapat mengurangi ketergantungannya pada obat asma. Selain yoga, latihan pernapasan juga dapat dilakukan dengan Tai Chi.

4.  Senam Aerobic
Gerakan-gerakan yang sederhana dari senam aerobic aman untuk dilakukan oleh pengidap asma. Selain dapat meningkatan stamina dengan melatih otot-otot, senam juga sangat baik untuk melancarkan pernapasan. Sebaiknya kamu melakukan pemanasan terlabih dahulu sebelum senam dan pendinginan sesudah selesai. Jangan langsung melakukan senam selama satu jam penuh, tanpa beristirahat. Tapi lakukan secara bertahap, mulai dari 20 menit pertama, 40 menit, dan 60 menit.

5.  Golf
Ternyata dengan mengayunkan tangan lalu berjalan ke tee berikutnya saat bermain golf, gejala asma kamu dapat berkurang lho. Bermain golf juga mudah dilakukan dan tidak terlalu berat bagi pengidap asma. Tapi hati-hati bagi kamu yang juga memiliki alergi terhadap serbuk sari.

6.  Bersepeda
Selain menyenangkan dan menyegarkan, bersepeda bermanfaat untuk melatih kekuatan otot jantung dan meningkatkan daya tahan tubuh. Jika tidak dilakukan secara berlebihan, bersepeda aman untuk dilakukan oleh pengidap asma.


Jika asma kambuh saat sedang berolahraga, jangan panik. Tetap tenang, atur pernapasan kamu, minum air putih dan hirup obat asma. Sebaiknya kamu mendiskusikan juga kepada dokter tentang hal-hal yang harus diperhatikan oleh pengidap asma ketika berolahraga. Kini kamu bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc dan meminta saran seputar kesehatan kapan saja dan dimana saja melalui Video/Voice Call dan Chat.  Selain itu, kamu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang kamu butuhkan di Halodoc. Tinggal order dan pesanan kamu akan diantar dalam satu jam. Ayo, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.