20 April 2018

6 Tips Puasa Bagi Ibu Hamil yang Tidak Boleh Disepelekan

6 Tips Puasa Bagi Ibu Hamil yang Tidak Boleh Disepelekan

Halodoc, Jakarta – Sebetulnya, ibu hamil boleh puasa enggak, sih? Hal tersebut sering ditanyakan oleh para ibu yang sedang mengandung. Jawabannya adalah, tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk berpuasa selama kondisi ibu dan bayi yang ada dalam kandungan dinyatakan sehat oleh  dokter kandungan.

Pada masa kehamilan, bayi memerlukan banyak nutrisi. Bila tubuh ibu memiliki persediaan energi dan nutrisi yang cukup, maka ibu boleh puasa saat hamil dan ini tidak akan berpengaruh besar terhadap kesehatan ibu dan janin. Bukan hanya kesehatan, yang perlu diperhatikan jika ingin puasa saat hamil adalah usia kehamilan dan durasi berpuasa.

Berpuasa di trimester pertama memiliki risiko 1,5 kali lebih besar melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Janin pada kehamilan trimester pertama memerlukan asupan kalori lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan ibu dan bayi. Kurangnya asupan gizi ke janin bisa menyebabkan rendahnya berat badan bayi saat lahir.

Selain itu, ada 6 tips puasa bagi ibu hamil yang perlu tak boleh ibu sepelekan agar puasa ibu lancar.

Jangan Melakukan Aktivitas Fisik yang Berat

Tips puasa bagi ibu hamil yang pertama adalah mengurangi aktivitas berat yang membuat ibu lelah. Jangan pula berjalan jauh atau membawa sesuatu yang berat. Bila pekerjaan ibu menuntut aktivitas fisik yang intens, mintalah pengurangan jam kerja atau penambahan waktu istirahat untuk menghindari kelelahan.

Hindari Stres

Ibu hamil yang berpuasa pada bulan Ramadan memiliki kadar hormon kortisol (hormon penyebab stres) yang lebih tinggi daripada ibu hamil yang tidak berpuasa. Maka dari itu, sebisa mungkin tetaplah tenang dan jangan sungkan menerima bantuan bila ibu memang membutuhkannya.

Perhatikan Asupan Nutrisi

Ketika ibu memutuskan untuk berpuasa saat hamil, pemilihan makanan berbuka dan sahur benar-benar harus diperhatikan. Ibu harus mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung karbohidrat kompleks, serat, protein, serta vitamin, dan mineral yang baik untuk ibu maupun janin. Alih-alih mengonsumsi makanan tinggi lemak, pilihlah makanan yang lebih sehat seperti buah dan sayur serta penuhi kebutuhan protein dari kacang-kacangan, telur dan, daging yang sudah matang.

(Baca juga: Ingin Ibu & Bayi Sehat? Ini 6 Nutrisi Penting Bagi Ibu Hamil)

Mencari Tempat yang Sejuk

Tips puasa bagi ibu hamil selanjutnya yakni menghindari berpanas-panas di bawah terik matahari. Ketika berpuasa, ibu rentan mengalami dehidrasi yang bisa membahayakan kondisi ibu dan bayi. Itu sebabnya, usahakan untuk selalu berada di dalam ruangan yang sejuk.

Kurangi Makanan Manis

Ibu harus menghindari berbuka puasa dengan makanan serta minuman manis yang tinggi gula. Makanan dan minuman manis bisa menaikkan kadar gula darah ibu dengan cepat. Perubahan kadar gula darah yang terlalu cepat bisa membuat ibu merasa pusing, bahkan hingga pingsan.

Cukupi Asupan Air Putih

Tips puasa bagi ibu hamil yang terakhir adalah cukupi kebutuhan air minum sekitar 1,5-2 liter air antara waktu berbuka hingga sahur. Selain itu, menghindari minuman berkafein seperti teh dan kopi. Karena kafein justru akan memicu ibu mengalami dehidrasi, terutama jika cuaca panas.

Itulah tips puasa bagi ibu hamil yang perlu ibu tahu. Ingat, jangan sampai memaksakan diri. Ibu harus bisa menilai kapasitas fisik ibu untuk berpuasa. Ibu bisa membicarakan tips puasa bagi lainnya pada dokter untuk membantu mempertimbangkan pilihan terbaik. Untuk berbicara dengan dokter, ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc melalui Chat, Voice/Video Call di layanan Contact Doctor.

Ibu juga bisa membeli berbagai produk kesehatan di Halodoc. Caranya sangat mudah, tinggal order lewat layanan Pharmacy Delivery dan pesananmu akan diantarkan dalam waktu satu jam. Selain itu, ibu bisa melakukan pemeriksaan darah dan juga menentukan jadwal, lokasi, dan petugas lab yang akan datang ke lokasi tujuan melalui layanan Lab Service. Hasil lab bisa dilihat langsung pada aplikasi layanan kesehatan Halodoc.  Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.

Baca juga: Asam Lambung Naik Saat Puasa? Begini Cara Mencegahnya