12 June 2018

7 Akibat Buruk Kelebihan Vitamin E

dampak kelebihan vitamin e

Halodoc, Jakarta – Vitamin E mungkin lebih dikenal banyak orang sebagai vitamin yang baik untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Namun tidak hanya untuk kulit, vitamin E juga penting untuk menjaga fungsi dan perkembangan tubuh, menguatkan sistem kekebalan tubuh, serta menjaga kesehatan mata.

Kamu bisa mendapatkan asupan vitamin ini dengan mengonsumsi makanan seperti kacang almond, biji bunga matahari dan alpukat, atau bisa juga dengan meminum suplemen. Walaupun kaya manfaat, segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan tetap tidak baik untuk kesehatan, tidak terkecuali dengan vitamin E.

(Baca juga: 4 Manfaat Vitamin E untuk Kecantikan)

Kelebihan vitamin E biasanya terjadi bukan karena mengonsumsi banyak makanan yang kaya akan vitamin E, melainkan lebih sering disebabkan karena kelebihan atau overdosis mengonsumsi suplemen vitamin E.  Kamu dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen ini hanya sebanyak 400-800 UI (Unit Internasional) atau 15 mg per hari. Bila mengonsumsi lebih dari dosis tersebut, maka kamu akan mengalami kelebihan vitamin E yang bisa menimbulkan efek samping yang buruk. Jadi, perhatikanlah dengan seksama saat ingin mengonsumsi suplemen vitamin E agar tidak melebihi dosis yang dibutuhkan tubuh. Berikut akibat buruk kelebihan vitamin E:

1. Meningkatkan Risiko Osteoporosis

Kelebihan vitamin E dapat memicu penyakit pada tulang atau yang sering disebut osteoporosis. Kadar vitamin tersebut yang terlalu tinggi akan meningkatkan efek alfa-tokoferol, sehingga kekuatan tulang menjadi menurun dan menyebabkan tulang keropos.   

2. Pembengkakan

Bukannya makin cantik, mengonsumsi suplemen vitamin E secara berlebihan malah bisa menimbulkan pembengkakan. Biasanya terjadi pada bibir, lidah dan wajah. Enggak mau kan? Karena itu, konsumsi suplemen secukupnya saja.  

3. Mengganggu Sistem Imun Tubuh

Kelebihan vitamin E juga dapat mengakibatkan sistem imun tubuh terganggu. Makanya tidak jarang orang yang minum suplemen vitamin ini secara berlebihan cenderung mudah terserang penyakit.

4. Meningkatkan Risiko Stroke

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin E dalam dosis tinggi setiap hari dapat meningkatkan risiko stroke hingga 22 persen. Bahkan vitamin E dalam dosis tinggi diduga dapat meningkatkan risiko stroke yang serius, yang disebut stroke hemoragik atau pendarahan ke otak.

(Baca juga: Apa Saja Penyebab Stroke? Ini 8 Jawabannya)

5. Menyebabkan Beberapa Gangguan Kesehatan

Bila dikonsumsi secara berlebihan, vitamin E dapat menyebabkan efek samping, yaitu diare, sakit kepala, tubuh menjadi lemah, gangguan pada penglihatan, perut kembung dan mual.

6. Meningkatkan Risiko Terkena Kanker Prostat

Vitamin E memang bermanfaat untuk menurunkan risiko kanker pada seseorang. Namun setelah diteliti, mereka yang mengonsumsi vitamin E dalam dosis tinggi berisiko lebih besar hingga 17% terkena penyakit kanker prostat dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

7. Kematian

Dampak paling fatal dari kelebihan vitamin E adalah kematian. Hal ini disebabkan karena asupan vitamin yang tinggi dapat menyebabkan pendarahan, sehingga bisa berujung pada kematian.

Pada beberapa kasus kelebihan vitamin E, pernah terjadi seseorang yang belum pernah mengonsumsi suplemen vitamin sebelumnya mengalami efek samping berupa timbulnya penyakit saat ia mengonsumsi vitamin E dalam jumlah yang besar karena tubuh tidak bisa mencerna vitamin tersebut dengan baik. Jadi, berhati-hatilah saat ingin mengonsumsi suplemen vitamin E. Sebenarnya dari makanan sehat yang dikonsumsi, kamu sudah bisa mendapatkan asupan vitamin E sebesar kurang lebih 120 UI sehari. Jadi, ada baiknya pilihlah suplemen dengan dosis terendah yaitu 400 UI. Biasanya pada label kemasan, tertulis informasi mengenai dosis dan aturan pakai suplemen vitamin E ini.

(Baca juga: 3 Dampak Kurang Vitamin D)

Nah, kamu juga bisa membeli suplemen yang dibutuhkan lewat aplikasi Halodoc. Caranya sangat mudah, tinggal order saja lewat fitur Apotik Antar dan pesananmu akan tiba dalam waktu satu jam. Ayo, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.