11 May 2018

7 Cara Melatih Anak Berjalan

7 Cara Melatih Anak Berjalan

Halodoc, Jakarta – Melihat perkembangan kemampuan anak memang merupakan momen yang sangat membahagiakan bagi orangtua. Secara bertahap tapi pasti, koordinasi dan kekuatan otot-otot Si Kecil akan mengalami peningkatan selama tahun pertama. Si Kecil akan mulai bisa belajar duduk, merangkak, berdiri, sampai akhirnya ia pun bisa berjalan sendiri. Sebagian besar anak sudah mampu berjalan saat ia merayakan ulang tahunnya yang pertama.

Melatih Anak Berjalan

Meski kemampuan berjalan anak umumnya mulai terlihat di tahun pertama, perkembangan kemampuan setiap anak berbeda-beda. Normalnya, anak dapat mulai berjalan pada umur sembilan sampai delapan belas bulan. Jadi, jangan khawatir dulu bila Si Kecil perlu waktu yang lebih lama untuk bisa berjalan. Kamu bisa memstimulasi dan melatih Si Kecil berjalan dengan cara-cara berikut:

(Baca juga: Anak Telat Berjalan? Ini Penyebabnya)

1. Belajar Mengangkat Diri

 

Saat bayi berusia 8 bulan, otot-otot tubuhnya sudah lebih kuat dan ia pun juga memiliki rasa penasaran yang besar, sehingga dengan sendirinya ia akan mencoba mengangkat dirinya dengan dukungan barang-barang yang ada di sekitarnya. Nah, inilah saat yang tepat bagi kamu untuk mulai mengajarkan Si Kecil keseimbangan. Kamu bisa membantu menarik tubuhnya saat ia sudah bersiap dalam posisi untuk berdiri. Ajari juga Si Kecil untuk menekuk lututnya terlebih dahulu sebelum kembali ke posisi duduk. Dengan menekuk lutut, Si Kecil tidak akan mudah saat belajar berjalan.

2. Berdiri Tegak Tanpa Dibantu

Setelah beberapa lama Si Kecil berdiri dengan bantuanmu, cobalah untuk mulai perlahan-lahan melepaskan peganganmu saat ia berdiri. Biarkan anak berdiri dan menjejakkan kedua telapak kakinya dengan mantap tanpa bantuan selama setengah menit sambil tetap menjaganya. Bila anak jatuh duduk, berikan semangat agar anak dapat mulai belajar bangkit berdiri sendiri. Bila Si Kecil sudah melewati tahap ini dan ia mau mencoba melangkah sendiri, itu artinya kamu bisa mengajarinya berjalan sambil tetap memegangi kedua tangannya.

3. Berjalan di dalam Boks

Tempatkan Si Kecil di dalam boks tidurnya yang sudah diberi pelindung (bumper) di sekeliling bagian dalamnya. Setelah itu, ajarkan ia berpegangan pada pagar boks, lalu biarkan ia berjalan menyusurinya. Cara ini cukup aman karena bila anak terjatuh, tubuhya akan membentur kasur atau bantal yang empuk. Jadi, biarkan Si Kecil jatuh dan bangun sendiri selama ia belajar berjalan. Latih anak berjalan dengan cara ini selama 30 menit.

4. Berjalan dalam Jarak Dekat

Pada masa awal Si Kecil belajar berjalan, kamu bisa memegang kedua tangannya. Setelah beberapa lama, lepaskan satu tanganmu sambil tetap memegang satu tangannya. Kemudian kamu bisa berdiri dalam jarak yang dekat darinya dan biarkan ia berjalan sendiri menghampirimu.

5. Berlatih di dalam Kolam

Cara lain yang bisa kamu coba untuk melatih anak berjalan adalah dengan membiarkan Si Kecil belajar berjalan di dalam kolam plastik berisi air atau bola-bola kecil. Selain seru dan menyenangkan, Si Kecil akan merasa lebih ringan berjalan dan tidak sakit bila terjatuh.

6. Berikan Mainan Dorong

Anak di bawah usia tiga tahun paling senang mendorong-dorong benda. Nah, kamu bisa memberinya mainan yang bisa didorong sebagai alat bantu Si Kecil belajar berjalan.

7. Pancing dengan Mainan

Cara lainnya untuk merangsang anak berjalan adalah mengiming-iminginya dengan mainan. Letakkan mainan favorit Si Kecil dalam jarak tertentu, tapi jangan terlalu jauh. Biarkan ia berjalan meraihnya walau sambil berpegangan dengan benda-benda di sekelilingnya. Bila memungkinkan dan aman, biarkan Si Kecil berjalan di lantai yang tidak rata. Cara ini akan menguatkan otot-otot kaki dan tungkai.

Bila Si Kecil jatuh dan terluka, kamu juga bisa membeli produk kesehatan lewat aplikasi Halodoc. Caranya sangat mudah, tinggal order saja lewat fitur Apotik Antar dan pesananmu akan tiba dalam waktu satu jam. Ayo, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.