• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Fakta Transplantasi Rambut untuk Mengatasi Kebotakan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Fakta Transplantasi Rambut untuk Mengatasi Kebotakan

7 Fakta Transplantasi Rambut untuk Mengatasi Kebotakan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 25 Mei 2022

Fakta transplantasi rambut penting untuk diketahui. Terutama jika kamu memiliki rencana untuk melakukannya.

7 Fakta Transplantasi Rambut untuk Mengatasi Kebotakan

Halodoc, Jakarta – Transplantasi rambut tengah menjadi pembicaraan setelah musisi Indonesia, Kaka ‘Slank’, menjalaninya. Vokalis berambut gondrong itu menjalani transplantasi untuk mengatasi kebotakan yang mulai terjadi pada garis rambut di bagian dahi  karena faktor pertambahan usia. 

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kebotakan. Mulai dari bertambahnya usia, gaya hidup, kondisi medis, hingga kondisi hormonal tubuh. Tujuan dilakukannya transplantasi adalah untuk mengembalikan helaian rambut pada kulit kepala. Biar lebih jelas, simak fakta transplantasi rambut lebih lengkap di artikel ini!

Ketahui Beragam Fakta Transplantasi Rambut 

Transplantasi rambut atau biasa disebut cangkok rambut digunakan sebagai solusi untuk mengatasi kebotakan atau penipisan rambut di kulit kepala. Bertambahnya usia menjadi salah satu faktor yang bisa memicu kondisi ini. 

Cangkok rambut dilakukan agar kulit kepala bisa kembali memiliki helaian rambut yang tersebar rata. Tertarik atau merasa perlu mendapatkan prosedur ini? Jika iya, pastikan untuk menyimak terlebih dahulu fakta transplantasi rambut berikut ini: 

  1. Prosedur Cangkok Rambut 

Cangkok rambut dilakukan dengan memindahkan folikel rambut yang masih aktif ke area kulit kepala yang mengalami penipisan rambut atau kebotakan. Seperti contoh pada kasus Kaka ‘Slank’, cangkok rambut dilakukan dengan memindahkan 5.000 helai rambut dari bagian belakang kepala ke garis rambut di bagian dahi. 

  1. Dilakukan oleh Dokter Bedah 

Transplantasi rambut dilakukan oleh dokter bedah atau tenaga medis yang berpengalaman di bidang tersebut. Sebelum melakukan pemindahan helai rambut, kulit kepala akan terlebih dahulu dibersihkan. Rambut yang berada area aktif akan dicukur, lalu dibersihkan untuk kemudian ditempatkan pada area kebotakan. 

  1. Cara Pemasangan Rambut 

Setelah semua dibersihkan, dokter akan menyuntikkan obat bius ke kulit kepala yang akan menjadi bahan cangkok. Setelahnya, area tersebut akan ditutup kembali dengan cara dijahit. Langkah selanjutnya adalah membersihkan dan mempersiapkan lokasi rambut yang akan ditanami dengan cara membuat lubang sesuai dengan jumlah cangkokan. Setelahnya, helai rambut akan ditanam di lubang-lubang tersebut. 

  1. Durasi Cangkok Rambut 

Waktu yang dibutuhkan untuk proses cangkok ini berbeda-beda setiap orang. Secara umum, durasi cangkok rambut adalah sekitar 4-8 jam. Setelah semua selesai, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk melihat hasil operasi. 

  1. Perawatan setelah Operasi

Kulit kepala akan terasa melunak, sehingga harus dibalut kapas kasa selama beberapa hari. Tapi, tidak lebih dari 3 hari. Setelah 2-5 hari, bagian kepala akan terasa biasa saja dan kamu bisa kembali beraktivitas seperti sebelumnya. 

  1. Waktu Rambut Tumbuh 

Cara kerja dari prosedur ini adalah menanamkan folikel yang nantinya akan rontok dan terganti dengan rambut baru. Biasanya, rambut baru akan tumbuh dalam waktu 6-8 bulan. Namun, dalam beberapa minggu, hasil dari prosedur mungkin sudah akan terlihat. 

  1. Efek Samping yang bisa Muncul 

Fakta transplantasi rambut selanjutnya adalah ada risiko muncul efek samping. Prosedur ini bisa menyebabkan terjadinya perdarahan, muncul bekas luka, hingga infeksi pada folikel rambut alias folikulitis. 

Jika efek samping parah muncul setelah transplantasi rambut, segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Biar lebih mudah, gunakan aplikasi Halodoc untuk menemukan daftar rumah sakit terdekat yang bisa dikunjungi. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi: 
Kompas.com. Diakses pada 2022. Kisah Kaka Slank Transplantasi Rambut, Butuh 5.000 Helai Ditanam ke Dahi. 
National Institute of Health. Diakses pada 2022. Aging Changes In Hair and Nails.
Healthline. Diakses pada 2022. Everything to Know About a FUE Hair Transplant.
WebMD. Diakses pada 2022. Hair Transplants: What to Expect.