7 Jenis Cacing Tambang yang Menyebabkan Cutaneous Larva Migrans

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
7 Jenis Cacing Tambang yang Menyebabkan Cutaneous Larva Migrans

Halodoc, Jakarta – Cutaneous larva migrans (CLM) disebabkan oleh serangan parasit cacing pada kulit. Kondisi ini merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing tambang yang umumnya ditemukan pada binatang, seperti kucing, anjing, domba, dan kuda. Manusia umumnya tertular penyakit ini dari hewan atau karena aktivitas tertentu, seperti berjalan tanpa alas kaki. 

Berjalan tanpa alas kaki di pantai atau taman bisa meningkatkan risiko infeksi ini, sebab ada kemungkinan area tersebut terkontaminasi tinja binatang yang sebelumnya sudah terinfeksi. Selain parasit juga berisiko menempel pada kulit melalui benda-benda lembap, misalnya handuk. Setidaknya, ada tujuh jenis cacing tambang yang bisa menjadi penyebab penyakit ini.  

Baca juga: 4 Penyakit Kulit yang Biasa Muncul di Kaki

Cacing Tambang yang Menyebabkan Cutaneous Larva Migrans 

Infeksi ini umumnya terjadi di negara tropis dan subtropis. Meski bisa menyerang siapa saja, tetapi risiko cutaneous larva migrans (CLM) lebih besar pada anak-anak terutama yang sering bermain di ruang terbuka, seperti taman. Penyakit ini juga berisiko tinggi menyerang orang yang sering mengunjungi atau berjemur di pantai tanpa perlindungan yang baik. Parasit penyebab penyakit ini rentan menyerang orang yang berjalan di pantai tanpa alas kaki. 

Ada beberapa jenis parasit cacing tambang yang bisa menjadi penyebab kondisi ini. Infeksi terjadi pada kulit dan biasanya disebabkan oleh: 

1. Ancylostoma Braziliense dan Caninum 

Cacing tambang ini merupakan parasit yang paling sering menjadi penyebab CLM. Jenis cacing ini biasanya ditemukan pada anjing dan kucing. 

2. Uncinaria Stenocephala

Cacing tambang ini juga menginfeksi dan menyebabkan CLM. Uncinaria stenocephala umumnya ditemukan pada anjing.

3. Bunostomum Phlebotomum 

Bunostomum phlebotomum biasa ditemukan pada binatang ternak. Waspadai penularannya karena bisa menyebabkan infeksi. 

4. Ancylostoma Ceylanicum

Jenis cacing ini cukup jarang ditemukan, tetapi bisa menjadi penyebab CLM. Cacing tambang ini terkadang bisa ditemukan pada anjing. 

5. Ancylostoma Tubaeforme

Cacing tambang yang satu ini juga jarang ditemukan. Ancylostoma tubaeforme kadang-kadang ditemukan pada kucing. 

Baca juga: Hati-Hati Cakaran Kucing Sebabkan Infeksi Berbahaya

6. Strongyloides Papillosus

Masih termasuk dalam jenis cacing tambang yang sulit ditemukan. Salah satu penyebab CLM ini terkadang ditemukan pada binatang, seperti kambing, domba, atau binatang ternak lainnya.

7. Necator Americanus dan Ancylostoma Duodenale

Berbeda dengan jenis parasit lainnya, kedua cacing tambang tersebut hidup di dalam tubuh manusia. Necator americanus dan Ancylostoma duodenale bisa menyebabkan penyakit CLM. 

Kabar buruknya, kondisi ini mungkin sering tidak disadari karena tidak semua pengidapnya mengalami gejala khusus terutama jika infeksi masih tergolong ringan. Pada infeksi yang cukup parah, gejala yang bisa muncul adalah rasa gatal, geli atau seperti ditusuk dalam waktu 30 menit pertama setelah terkontaminasi. Perubahan warna menjadi merah juga terjadi pada permukaan kulit, serta muncul benjolan. Permukaan kulit akan terasa lebih kasar dan dapat memburuk serta melebar mulai dari 2 milimeter hingga 2 sentimeter per hari, yang tergantung dari jenis parasit yang menyerang.

Pada kasus yang parah, kondisi ini bisa menyebar hingga ke paru-paru manusia melalui pembuluh darah. Selanjutnya, berpindah ke mulut hingga tertelan ke usus kecil. Akibatnya, larva bisa berkembang dan memicu penyakit berupa batuk, anemia, hingga pneumonia.

Baca juga: Menyerang Kulit, Inilah 4 Gejala Hidradenitis Suppurativa

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention (Diakses pada 2019). Cutaneous Larva Migrans
Medscape (Diakses pada 2019). Cutaneous Larva Migrans