25 March 2019

7 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Asam Urat

7 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Asam Urat

Halodoc, Jakarta -  Asam urat merupakan limbah yang dihasilkan tubuh ketika mencerna makanan tertentu. Penyakit asam urat terjadi saat kadar asam urat naik sehingga membentuk kristal. Gejalanya berupa nyeri mendadak dan pembengkakan di bagian persendian.

Baca Juga:  Ini Bedanya Rematik dan Asam Urat Penyakit yang Bikin Nyeri Sendi

Asam urat umumnya memengaruhi area jari-jari kaki, pergelangan tangan, lutut, dan tumit. Selain faktor genetik, pola makan juga menjadi pemicu asam urat. Salah satunya sering konsumsi makanan tinggi purin. Lantas, apa saja makanan yang perlu dihindari saat mengisap asam urat? Ini beberapa di antaranya.

1. Jeroan

Jeroan merupakan organ dalam hewan seperti ayam, bebek, kambing, dan sapi yang lazim dikonsumsi. Organ dalam ini dapat berupa otak, hati, kelenjar timus, pankreas, dan ginjal. Jeroan dapat diolah dengan cara digoreng atau direbus. Namun sayangnya, kebiasaan konsumsi jeroan bisa meningkatkan risiko asam urat. Pasalnya jeroan memiliki kandungan zat purin tinggi sehingga meningkatkan risiko asam urat.

2. Daging Merah

Daging merah seperti kambing dan sapi juga mengandung purin tinggi, selain kandungan protein hewaninya dibutuhkan tubuh. Pengidap asam urat sebaiknya hindari daging merah dan menggantinya dengan daging putih seperti ayam. Pengidap asam urat lebih dianjurkan konsumsi protein nabati yang berasal dari tempe atau tahu.

3. Makanan Laut

Pengidap asam urat sebaiknya hindari makanan laut seperti ikan sarden, teri, udang, kepiting, dan kerang. Jenis makanan laut tersebut mengandung purin tinggi yang bisa memicu asam urat. Jika kamu suka konsumsi makanan laut, lebih baik pilih ikan salmon yang kadar purinnya tergolong rendah.

Baca Juga: Bukan Cuma Orangtua, Anak Muda Juga Bisa Terserang Asam Urat

4. Produk Susu

Sebuah studi menunjukkan bahwa susu dan produk olahannya, seperti keju dan yogurt, berpotensi memicu kadar asam urat. Jika ingin konsumsi susu, sebaiknya pilih produk susu yang rendah lemak.

5. Alkohol

Beberapa jenis minuman beralkohol seperti bir dan wine mengandung senyawa purin. Selain dapat memicu asam urat, alkohol menyebabkan dehidrasi yang bisa memperburuk kondisi asam urat.

6. Sayuran

Sayuran merupakan makanan sehat yang banyak dianjurkan untuk dikonsumsi. Namun, tahukah kamu jika sebagian jenis sayuran mengandung purin tinggi? Beberapa di antaranya adalah kembang kol, kacang-kacangan, bayam, asparagus, dan jamur.

7. Minuman Manis

Minuman kemasan yang tinggi gula dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Hal ini disebabkan karena fruktosa yang terkandung dalam makanan kemasan dapat merangsang produksi asam urat berlebih. Selain minuman kemasan, fruktosa juga ditemukan pada buah-buahan seperti apel, pir, anggur, dan kurma.

Baca Juga: 5 Makanan Alami yang Diyakini Bisa Menurunkan Kadar Asam Urat

Kalau kamu mengalami gejala asam urat, sebaiknya segera lakukan medical check up untuk memastikannya.  Tak perlu repot, sekarang kamu bisa melakukan melakukan medical check up melalui aplikasi Halodoc. Gunakan fitur Get a Lab Checkup lalu tentukan jenis dan waktu pemeriksaan. Petugas lab akan datang sesuai waktu yang ditetapkan. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!