• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Langkah Atasi Belekan pada Mata Anak

6 Langkah Atasi Belekan pada Mata Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
6 Langkah Atasi Belekan pada Mata Anak

Halodoc, Jakarta - Belek adalah nama lain dari kotoran mata. Setiap anak pernah mengeluarkan belek dari matanya karena berbagai penyebab. Umumnya, penyebab belekan tidak berbahaya, seperti saluran air mata yang tersumbat, infeksi virus, atau sekedar kotor. 

Namun tentu saja, setiap keluarnya kotoran mata akan membuat penglihatan anak terganggu. Belek biasanya bisa langsung diatasi dengan menyeka menggunakan kapas yang lembut. Tapi jika belek keluar terus menerus dan dalam jumlah yang banyak, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter. 


Baca juga: 4 Cara Jaga Kesehatan Mata Anak


Cara Mengatasi Belekan pada Mata Anak


Jika belekan disertai gejala fisik, sebaiknya segera hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc agar mendapat pemeriksaan kondisi mata anak. Misalnya, belekan membuatnya sering rewel, mata bengkak, mata tidak bisa membuka, mata silau saat terkena cahaya, mata merah, belekan berwarna hijau, atau belekan tidak membaik seiring pertambahan usia anak. Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui penyebab mata belekan dan cara penanganan yang tepat.


Ibu bisa mengatasi belekan pada mata anak dengan memberikan obat tetes mata atau salep mata sesuai dengan anjuran dokter. Jika belekan mata anak tidak parah, ibu bisa mengatasi belekan pada mata anak dengan melakukan beberapa langkah seperti berikut ini:

  1. Pastikan anak sering mencuci tangan untuk menghindari penyebaran kemungkinan infeksi.
  2. Dorong agar anak hanya boleh menyentuh mata dengan tangan yang bersih.
  3. Hindari penggunaan lotion atau produk kulit lainnya di area mata anak. 
  4. Jaga kebersihan mata dan wajah anak.
  5. Pastikan anak mengenakan pelindung mata selama aktivitas apapun yang mungkin melukai mata.
  6. Jaga mata anak dari infeksi dengan memerhatikan kebersihannya setiap pulang sekolah atau bermain. 


Baca Juga: 9 Macam Tanda Kelainan Mata pada Anak


Perlu diketahui, mata belekan pada anak adalah hal yang wajar. Ini karena kelenjar air matanya belum bekerja sempurna, di mana katup air mata pada anak (terutama bayi) masih tertutup pada saluran air mata yang menghubungkan air mata dengan rongga hidung. Sumbatan ini menyebabkan air mata yang diproduksi tidak bisa mengalir ke rongga hidung, sehingga memunculkan genangan di saluran yang terhambat dan membuat belek menumpuk pada mata. Selain itu, belekan pada mata anak juga bisa disebabkan karena infeksi bakteri dan virus serta alergi.

Ada dua jenis belek pada mata, yaitu basah/lengket dan kering. Belek mata juga bisa berwarna putih, kuning, atau hijau. Belekan berwarna kuning atau hijau menunjukkan bahwa anak memiliki infeksi bakteri di mata. Infeksi bakteri harus diperiksa langsung oleh dokter. Selain itu mungkin memerlukan obat resep atau obat tetes mata. Sedangkan belekan berwarna putih bukanlah sebuah infeksi. 


Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Melakukan Pemeriksaan Mata Anak?


Jika belek yang keluar tidak berlebihan, belekan tidak menjadi suatu kelainan atau masalah gangguan kesehatan. Namun, belek juga bisa muncul sangat banyak hingga memenuhi bulu mata dan membuat mata sulit terbuka. Kondisi ini sebenarnya tidak memerlukan penanganan khusus. Sebab, belekan pada anak umumnya bisa membaik dalam beberapa hari hingga minggu.

Belekan bisa menjadi gejala dari berbagai kondisi mata. Meskipun beberapa kondisi belekan bisa dirawat di rumah, namun ada kondisi belekan yang memerlukan perhatian medis. Jika belekan mata pada anak tidak kunjung hilang atau semakin parah, segera temui dokter di rumah sakit terdekat. 


Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. What Causes Goopy Eyes and How Do I Treat Them?
Medical News Today. Diakses pada 2021. Causes and treatment of eye discharge in toddlers