02 October 2018

7 Makanan untuk Meningkatkan Jumlah Trombosit

Trombosit, meningkatkan trombosit

Halodoc, Jakarta - Apa itu trombosit? Trombosit merupakan sel darah yang penting dalam pembekuan darah normal. Jumlah trombosit dapat digunakan sebagai indikasi atau diagnosis dini berbagai penyakit atau kondisi yang dapat menyebabkan masalah pada penggumpalan darah.

Darah tersusun dari dua unsur, yaitu plasma darah (cairan darah) dan sel darah. Sel darah ini terbagi lagi menjadi tiga bagian, yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah atau trombosit (platelet).

Trombosit dapat ditemukan dalam darah dan limpa. sel darah ini tidak berwarna dan memiliki siklus hidup hanya selama 10 hari. Tubuh akan memperbarui persediaan dengan menghasilkan trombosit baru di sumsum tulang. Umumnya, jumlah trombosit normal dalam darah adalah sekitar 150.000-450.000 trombosit per mikroliter.

Apa yang terjadi jika trombosit kamu rendah? Kondisi ini disebut dengan trombositopenia, yaitu kondisi ketika platelet dalam tubuh kurang dari 150.000 platelet per mikroliter. Hal ini menyebabkan pendarahan internal yang berakibat fatal. Pendarahan bisa terjadi di otak maupun saluran pencernaan.

Jumlah platelet yang rendah bisa saja tidak bergejala, tetapi bisa juga menimbulkan perdarahan berat. Tanda dan gejalanya antara lain munculnya lebam, tampak ruam atau bintik-bintik kemerahan di kulit, adanya darah pada urine atau feses, mudah lelah, kulit dan mata tampak menguning, limpa membesar, serta terjadi perdarahan di gusi atau hidung.

Kondisi ini disebabkan oleh beberapa masalah kesehatan dan efek dari obat-obatan tertentu. Masalah pada kesehatan seperti leukemia, penyakit ginjal, kehamilan, gangguan sistem kekebalan tubuh, defisiensi zat besi dan asam folat, serta infeksi seperti sepsis dan demam berdarah. Namun, kamu dapat mencegah terjadinya trombositopenia dengan mengkonsumsi makanan-makanan seperti:

1. Gandum Utuh

Gandum utuh dipercaya dapat menaikkan jumlah trombosit. Sebab, gandum kaya akan nutrisi, serat, mineral, dan vitamin yang baik untuk meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh.

2. Sayuran Hijau

Beberapa jenis sayuran hijau seperti kubis, selada, bayam, kangkung, dan brokoli mengandung vitamin K yang tinggi. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah, sehingga mampu meningkatkan jumlah dan kekuatan platelet darah. Selain itu, sayuran hijau juga berperan dalam memisahkan sel trombosit yang saling menempel.

3. Kurma

Kurma mengandung banyak mineral, vitamin, dan fitonutrien yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, adanya kandungan vitamin K pada kurma membuat buah ini dipercaya dapat meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh.

4. Jambu Biji

Sebuah studi yang dilakukan pada 2017, mengungkapkan bahwa jambu biji mempunyai zat aktif di dalamnya yang disebut dengan trombino. Zat ini mampu merangsang trombopoietin lebih aktif, sehingga dapat menghasilkan keping darah yang lebih banyak.

5. Buah Delima

Buah delima mengandung zat besi tinggi. Zat besi mampu meningkatkan kadar trombosit dalam darah dan sel darah merah. Tidak hanya itu, buah delima juga kaya akan mineral dan vitamin.

6. Buah Kiwi

Buah kiwi mengandung banyak vitamin K. Vitamin ini sangat berperan penting dalam proses pembekuan darah bersama dengan trombosit. Dengan adanya vitamin K dalam tubuh, dapat merangsang tubuh kita untuk memproduksi lebih banyak trombosit.

7. Buah Jeruk

Salah satu penyebab turunnya trombosit dalam darah adalah kurangnya asupan folat atau vitamin B9. Mengkonsumsi buah jeruk merupakan salah satu cara untuk meningkatkan jumlah folat dalam tubuh.

Nah, kamu bisa mengkonsumsi makanan di atas untuk meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh. Jika kamu mengalami masalah  kesehatan dan ingin ngobrol langsung dengan dokter ahli, dengan aplikasi Halodoc kamu bisa berdiskusi langsung melalui Chat atau Voice/Video Call di mana pun dan kapan pun. Kamu tidak hanya dapat berdiskusi langsung, kamu juga dapat membeli obat dengan layanan Apotek Antar dari Halodoc. Yuk, download aplikasinya segera di App Store atau Google play!

Baca juga: