8 Cara Rawat Kulit untuk Cegah Actinic Keratosis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
8 Cara Rawat Kulit untuk Cegah Actinic Keratosis

Halodoc, Jakarta - Coba tebak, organ tubuh mana yang paling berisiko mengalami keluhan bila sering terpapar sinar matahari? Bagi kamu yang menjawab kulit, sangat tepat. Banyak masalah kulit yang bisa disebabkan oleh sinar ultraviolet (UV) dari matahari. Salah satunya actinic keratosis.

Actinic keratosis sendiri merupakan berubahnya kondisi kulit menjadi kasar dan bersisik, karena paparan sinar matahari berlebih selama bertahun-tahun. Lalu, bagian tubuh mana sih yang biasanya rentan terserang actinic keratosis?

Sebagian besar kasusnya, masalah kulit ini sering menyerang bagian kulit kepala, wajah, bibir, leher, lengan, sisi belakang tangan, telinga, dan tungkai. Hal yang mesti diingat, meski kasusnya sangat jarang terjadi, tetapi actinic keratosis bisa berpotensi menyebabkan kanker. 

Lantas, bagaimana sih cara mencegah actinic keratosis?

Baca juga: 7 Ciri Actinic Keratosis karena Sinar Matahari

Gegera Sengatan Sinar UV

Sebelum mengetahui cara mencegah actinic keratosis, ada baiknya untuk mengenal gejalanya. Nah, sinar UV merupakan pelaku utama dari penyebab actinic keratosis. Pada dasarnya, kulit memang punya kemampuan untuk memperbaiki kerusakan minor tanpa pengobatan apapun. 

Namun, bagi seseorang yang sering terpapar sinar matahari dalam jangka waktu lama, kemampuan kulit untuk menahan paparan sinar tersebut akan menurun. Nah, hal inilah yang nantinya bisa mengakibatkan actinic keratosis. 

Penyebab actinic keratosis sebenarnya tak hanya sinar UV saja. Sebab, ada juga beberapa faktor lainnya yang bisa memicu masalah kulit ini, meski paparan sinar UV mereka sangat rendah. Nah, berikut ini faktor lainnya: 

  • Pengidap leukemia, HIV atau AIDS, atau yang memiliki sistem imun yang rendah. 

  • Mengonsumsi obat-obatan yang menekan sistem imun, seperti pada pengidap rheumatoid arthritis atau skleroderma. 

  • Memiliki keluarga dengan riwayat actinic keratosis atau kanker kulit.

  • Sedang menjalani kemoterapi kanker.

  • Baru menjalankan transplantasi organ dikarenakan pengobatan lainnya tak berjalan dengan optimal. 

Kembali ke judul utama, bagaimana sih cara mencegah actinic keratosis?

Baca juga: Mau Terhindar dari Actinic Keratosis? Biasakan Konsumsi 8 Makanan Ini

Tips Mencegah Actinic Keratosis

Cara mencegah actinic keratosis sebenarnya sederhana. Namun, harus benar-benar konsisten dilakukan. Tujuannya jelas, agar hasilnya efektif. 

Pertama, cara mencegah actinic keratosis bisa dengan meminimalisir paparan sinar matahari secara langsung. Terutama hindari paparan sinar matahari antara jam 10 pagi dan jam 2 siang.

Nah, berikut ini beberapa cara mencegah actinic keratosis yang bisa kamu lakukan:

  1. Hindari berada di bawah terik sinar matahari lama hingga mengalami sunburn atau sun tanning. 

  2. Gunakan sunscreen (tabir surya) pada seluruh bagian kulit yang terpapar matahari, termasuk juga bibir (dengan lip balm) juga dapat mengurangi risiko terjadinya actinic keratosis.

  3. Pilih tabir surya yang mengandung proteksi terhadap UVA dan UVB. 

  4. Gunakan tabir surya dengan faktor perlindungan matahari (SPF) 30 atau lebih tinggi, aplikasikan setidaknya 15 hingga 30 menit sebelum paparan sinar matahari. Lalu, ulangi tiap 2 jam bila berkeringat atau basah. 

  5. Bila sedang berenang atau berada di pantai, gunakan tabir surya yang tahan air selama 40 menit atau lebih.

  6. Kenakan pakaian yang bisa menutup tubuh yang terpapar sinar matahari. Bisa juga menggunakan payung untuk mencegah paparan ultraviolet langsung ke kulit.

  7. Kenakan topi, tetapi bukan topi biasa. Namun, topi dengan pinggiran setidaknya 2 inci (5 sentimeter) yang melindungi telinga. 

  8. Ingatlah bahwa cahaya dari mataharilah yang bisa berbahaya. Bukan panas atau teriknya. Jadi, kita tetap bisa berisiko meski suhunya ringan.

Nah, sudah tahu kan cara mencegah actinic keratosis. Yuk, ikuti tips-tips di atas agar terhindar dari actinic keratosis

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa kapan dan di mana saja mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Actinic keratosis.
Web MD. Diakses pada 2019. Understanding Actinic Keratosis -- the Basics.