9 Cara Mencegah Infeksi Bakteri E. Coli

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
9 Cara Mencegah Infeksi Bakteri E. Coli

Halodoc, Jakarta – E. coli adalah jenis bakteri yang ditemukan di saluran pencernaan. Sebagian besar tidak berbahaya, namun beberapa jenis bakteri ini dapat menyebabkan infeksi dan penyakit. E. coli, biasanya disebarkan melalui makanan yang terkontaminasi dan juga dapat menular dari orang ke orang.

Bakteri ini juga dapat bertahan hidup pada permukaan dan benda yang terkontaminasi untuk waktu yang singkat, termasuk peralatan memasak. Bakteri E. coli dapat menyebar dari manusia dan hewan. Cara paling umum penyebarannya adalah:

  1. Makan daging mentah atau kurang matang

  2. Makan buah dan sayuran mentah yang terkontaminasi

  3. Minum susu yang tidak dipasteurisasi

  4. Berenang atau minum air yang terkontaminasi

  5. Kontak dengan orang yang kebersihannya buruk dan tidak mencuci tangan secara teratur

  6. Kontak dengan hewan yang terinfeksi

Siapa yang Berisiko Terkena Infeksi E. coli?

Siapa pun berpotensi mengembangkan infeksi E. coli jika terkena bakteri. Tapi, anak-anak dan orangtua lebih rentan terhadap infeksi ini. Mereka juga lebih mungkin mengalami komplikasi dari bakteri.

Faktor risiko lain untuk mengembangkan infeksi ini termasuk:

  1. Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih dari penyakit, steroid, atau pengobatan kanker kurang mampu melawan infeksi. Dalam hal ini, mereka lebih mungkin mengembangkan infeksi E. coli.

  1. Musim Infeksi E.coli pada Juni hingga September

  2. Kadar Asam Lambung

Jika kamu minum obat untuk mengurangi asam lambung, mungkin rentan terhadap infeksi ini. Asam lambung membantu memberikan perlindungan terhadap infeksi.

Baca juga: 4 Penyakit yang Disebabkan E.coli

Apa Saja Gejala Infeksi Ini?

Gejala dapat mulai 1–10 hari setelah terpapar. Gejala dapat berlangsung dari 5–10 hari. Meskipun mereka bervariasi dari satu orang ke orang lain, namun gejala paling umum termasuk:

  1. Kram perut

  2. Mual

  3. Muntah

  4. Diare

Jika seseorang memiliki infeksi E. coli yang lebih parah, maka akan sangat mungkin mengalami:

  • Diare berdarah

  • Dehidrasi

  • Demam

Cara Mencegah Infeksi E.coli

Mempraktikkan perilaku makanan yang aman dapat mengurangi peluang terkena infeksi usus karena E. coli. Ini termasuk:

  1. Mencuci buah dan sayuran sampai bersih

  2. Menghindari kontaminasi silang dengan menggunakan peralatan bersih, wajan, dan piring saji

  3. Menjauhkan daging mentah dari makanan lain dan dari barang bersih lainnya

  4. Tidak mencairkan daging di meja

  5. Selalu mencairkan daging di lemari es atau microwave

  6. Mendinginkan sisa makanan segera

  7. Hanya minum produk susu yang dipasteurisasi (menghindari susu mentah)

  8. Tidak menyiapkan makanan jika kamu diserang diare

  9. Memastikan bahwa semua daging dimasak dengan benar.

Baca juga: Kenali Gejala Infeksi E.coli

Salah satu hal termudah yang dapat kamu lakukan untuk mencegah infeksi E. coli adalah mencuci tangan secara teratur sebelum memegang, menyajikan, atau makan-makanan, terutama setelah menyentuh hewan, bekerja di lingkungan hewan, ataupun menggunakan kamar mandi. Selain itu, mempraktikkan kebersihan yang baik dan mengikuti pedoman keamanan makanan dapat membantu mengurangi risiko infeksi E.coli.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai pencegahan infeksi E.coli, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.