Anak Yulia Balstchun Meninggal karena SIDS, Ini 3 yang Diwaspadai Ibu

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Anak Yulia Balstchun Meninggal karena SIDS, Ini 3 yang Diwaspadai Ibu

Halodoc, Jakarta  - Kabar duka datang dari Yulia Balstchun, seorang Youtuber, beberapa hari lalu karena kepergian sang anak yang berusia 6 bulan. Pemeriksaan dokter menyatakan bahwa anak Yulia Balscthun mengalami sindrom kematian mendadak atau dikenal dengan istilah SIDS.

Baca juga: 4 Faktor yang Meningkatkan Potensi Sindrom Kematian Bayi

Nyatanya, SIDS atau sindrom kematian mendadak menjadi salah satu penyebab terbanyak kematian bayi yang masih berusia di bawah 1 tahun. SIDS merupakan kondisi dimana bayi yang sehat mengalami kematian mendadak tanpa gejala apapun. Tidak ada salahnya ibu mengetahui lebih banyak mengenai sindrom kematian mendadak pada bayi agar dapat melakukan pencegahan.

Ibu Perlu Waspada Terhadap SIDS!

Nyatanya, kondisi SIDS sangat sulit untuk dicegah. Sindrom kematian mendadak pada bayi umumnya tidak menimbulkan gejala apapun pada bayi. Namun, diketahui ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan seorang bayi mengalami SIDS, seperti terjadinya mutasi gen pada bayi, adanya gangguan pada bagian otak, berat badan yang cukup rendah ketika bayi dilahirkan dan adanya penyakit infeksi paru.

Tidak hanya itu, ada beberapa faktor dari luar yang meningkatkan bayi mengalami SIDS, seperti:

1. Bayi Tidur dengan Posisi Tengkurap

Dalam perkembangannya, tengkurap adalah fase yang pasti akan dilalui oleh bayi. Namun sebaiknya ibu hindari menidurkan bayi dalam posisi tengkurap. Posisi ini nyatanya akan membuat bayi kesulitan bernapas. Bahkan kemungkinan bayi akan menghirup pembuangan napasnya kembali.

2. Suhu

Saat bayi akan tertidur, sebaiknya ibu atur suhu ruangan dan sesuaikan dengan kenyaman bayi. Sebaiknya hindari ruangan yang terlalu panas, karena suhu panas dapat meningkatkan risiko SIDS pada bayi.

3. Berbagi Tempat Tidur

Sebaiknya jika orangtua berbagi tempat tidur dengan bayi, beri ganjalan antara orangtua dan bayi agar tidak berpotensi tertindih atau pernapasannya terhalang oleh orangtua.

Baca juga: SIDS Terjadi pada Bayi Bisa Karena Sesak Napas

Ibu juga bisa menghindari risiko SIDS pada bayi semenjak bayi dalam kandungan. Jangan lupa untuk penuhi nutrisi dan gizi yang dibutuhkan oleh bayi ketika dalam kandungan agar perkembangan seluruh organ lebih optimal. Hindari kebiasaan merokok dan jangan lupa untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan pada rumah sakit terdekat.

Lakukan Pencegahan Terhadap SIDS

Namun ibu jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa ibu lakukan untuk mencegah kondisi SIDS pada bayi, seperti:

1. Penuhi Kebutuhan Nutrisi dan Gizi selama Kehamilan

Selama masa kehamilan, sebaiknya ibu penuhi nutrisi serta gizi yang dibutuhkan. Nyatanya kebiasaan ini dapat membantu perkembangan organ pada bayi bertumbuh dengan optimal. Nyatanya, kondisi SIDS berhubungan dengan kondisi kesehatan otak bayi. Buah alpukat dan ikan salmon nyatanya sangat baik untuk pertumbuhan otak bayi dalam kandungan, loh.

2. Posisikan Bayi Telentang

Hindari menidurkan bayi dengan posisi tengkurap. Tidur dengan posisi tengkurap membuat bayi berpotensi mengalami SIDS. Hindari juga posisi tidur miring, posisi ini dapat menyebabkan bayi tidur tengkurap.

3. Atur Posisi Tidur

Posisikan anak dengan nyaman ketika tidur. Hindari barang-barang yang dapat membuat tidur anak terganggu dan tidak berkualitas. Jangan lupa untuk mengatur suhu ruangan menjadi nyaman untuk anak tidur.

4. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Ketika anak akan tidur, pakaikan pakaian yang nyaman. Pakaikan anak pakaian yang tidak membuat anak harus tidur menggunakan selimut. Tidur dengan selimut nyatanya berpotensi membuat anak tertutup selimut dan menghalangi pernapasan.

Baca juga: SIDS Rentan Menyerang Bayi, Ini Alasannya