Adakah Cara untuk Mencegah Penyakit Wilson?

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Adakah Cara untuk Mencegah Penyakit Wilson?

Halodoc, Jakarta - Apa kamu pernah mendengar penyakit Wilson? Kalau belum tak usah heran, sebab penyakit ini memang terbilang langka. Angka kejadiannya kira-kira hanya terjadi 1 dari 30 ribu orang di seluruh dunia. Jangan terlena dengan nama “Wilson”. Meski terdengar biasa saja, tetapi sesungguhnya penyakit ini sangat mematikan. 

Penyakit Wilson merupakan penyakit genetik alias keturunan yang bisa menyebabkan kerusakan pada organ hati dan otak. Kok bisa? Rusaknya kedua organ tersebut disebabkan akibat penumpukkan logam tembaga dalam tubuh. 

Di tahap awal, tubuh mendapatkan tembaga dari makanan yang kita makan. Tembaga Zat ini punya peran untuk membentuk sel darah dan memperbaiki jaringan tulang. Andaikan tak digunakan, zat ini akan dibuang dari tubuh lewat urine. Akan tetapi, kondisi di atas tidak berlaku bagi pengidap penyakit Wilson. Alasanya simpel, tubuh mereka tak bisa membuat kelebihan tembaga. 

Lantas, adakah cara untuk mencegah penyakit Wilson? 

Baca juga: Hati-Hati, Penyakit Wilson Dapat Picu Gangguan Kejiwaan

Temui Ahli, Konsultasi Genetik

Baik diwariskan, menurun, atau genetik, apa pun namanya, penyakit seperti ini sangat sulit dicegah, bahkan hampir tidak mungkin. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan? Salah satunya cara untuk meminimalkan dampak masalah kesehatan akibat penyakit Wilson, yaitu dengan mendiagnosisnya dengan cepat.

Oleh sebab itu, bila dirimu menemukan gejala-gejala penyakit ini, segeralah temui dokter untuk penanganan lebih lanjut. Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Alasannya jelas, untuk menghentikan atau menghambat penumpukan tembaga di dalam tubuh. Ingat bila penyakit Wilson dibiarkan berlarut-larut, maka bisa menyebabkan kerusakan otak, kegagalan fungsi hati, bahkan kematian. 

Di samping itu, kita juga bisa melakuan pemeriksaan pemetaan gen (gen mapping) atau konsultasi genetik untuk menemukan gen pembawa (carrier) dalam keluarga. Andaikan gen pembawa ini ditemukan, maka dokter akan memberikan berbagai macam saran agar kita mewaspadai dan menyiapkan kemungkinan yang terjadi pada anak. 

Lantas, bagaimana dengan gejalanya? 

Baca juga: Kenali Gangguan Hati karena Penyakit Wilson

Bergantung pada Area Penumpukan

Berbicara gejala penyakit Wilson, berarti kita juga membicarakan beragam tanda. Alasannya, penyakit ini bisa menimbulkan beragam gejala, bergantung dari area penumpukan tembaga di dalam tubuh. 

Masalahnya, dalam beberapa kasus gejala-gejala penyakit Wilson sering disalaharitikan sebagai gejala penyakit lain. Meski begitu, berikut ini beberapa gejala yang umumnya dialami oleh pengidap penyakit Wilson.

Gejala terkait organ hati:

  • Kelelahan;

  • Kelemahan otot;

  • Penurunan berat badan;

  • Mual;

  • Muntah;

  • Kehilangan nafsu makan;

  • Kekuningan pada kulit dan selaput mata;

  • Bengkak pada kaki dan perut;

  • Nyeri dan rasa tidak enak pada perut;

  • Kram otot;

  • Perut membesar;

  • Gatal-gatal; dan

  • Terlihatnya pembuluh darah pada kulit.

Lain hati, lain pula gejala bila penumpukan zat tembaga pada otak:

  • Gangguan daya ingat, berbicara, atau penglihatan;

  • Gangguan keseimbangan dan berjalan;

  • Migrain;

  • Insomnia;

  • Perubahan mood;

  • Gangguan daya pikir saat sekolah;

  • Depresi; dan

  • Perubahan kepribadian.

Dalam beberapa kasus, penyakit Wilson juga bisa menyebabkan katarak pada mata, kejang, dan batu ginjal. Hal yang perlu digarisbawahi, penyakit Wilson yang dibiarkan bisa memicu berbagai komplikasi. Mulai dari gangguan saraf permanen, sirosis, penyakit ginjal, anemia hemolitik, hingga gangguan jiwa. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Genetics Home Reference. Diakses pada 2019. Wilson disease.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Diseases and Conditions. Wilson’s Disease. 
National Organization for Rare Disorders. Diakses pada 2019. Wilson Disease.