• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Adakah Pilihan Pengobatan Kanker Kelenjar Air Liur?

Adakah Pilihan Pengobatan Kanker Kelenjar Air Liur?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Kanker kelenjar air liur merupakan gangguan kesehatan yang harus ditangani dengan tepat. Sayangnya, pengobatan penyakit ini sering terlambat diberikan karena kanker kelenjar air liur sering muncul tanpa gejala spesifik. Hal itu membuat penyakit kanker kelenjar air liur sering terlambat dideteksi dan sering diabaikan. 

Kabar buruknya, kanker kelenjar air liur yang diabaikan bisa berakibat fatal dan membuat kondisi menjadi lebih buruk, bahkan memicu komplikasi. Kanker kelenjar air liur terjadi karena muncul tumor pada salah satu atau beberapa kelenjar ludah. Pada awal kemunculannya, tumor bersifat jinak namun akan terus berkembang dan bisa menjadi ganas. Lantas, bagaimana cara penyakit ini diobati?

Baca juga: Ada Benjolan di Bawah Dagu, Ini Cara Atasi Sialolithiasis

Jenis Pengobatan Kanker Kelenjar Air Liur yang Perlu Diketahui 

Kelenjar ludah memiliki tugas memproduksi air liur dan mengalirkannya ke mulut. Bersama air liur tersebut, terkandung enzim yang dibutuhkan untuk memproses makanan. Selain itu, enzim ini juga berperan sebagai antibodi yang melindungi mulut serta tenggorokan dari serangan infeksi. Kanker kelenjar air liur bisa mengacaukan proses tersebut. 

Pada mulanya, penyakit ini terjadi karena muncul tumor yang bersifat jinak. Namun, seiring berjalannya waktu tumor akan semakin berkembang dan berubah menjadi ganas. Tumor yang bersifat ganas pun berubah menjadi tumor dan bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Jika dilihat dari jenisnya, kanker kelenjar air liur dibedakan ke dalam tiga kelompok. 

Jenis pertama adalah karsinoma mukoepidermoid, yaitu kanker kelenjar air liur yang paling sering terjadi. Karsinoma mukoepidermoid biasanya timbul pada kelenjar parotis. Selain itu, ada karsinoma Kistik yang umumnya tumbuh secara perlahan. Semakin lama, jenis kanker kelenjar air liur yang satu ini menyebar sepanjang araf. Jenis ketiga adalah adenokarsinoma. Kanker ini mulanya muncul pada sel-sel kelenjar air liur, tetapi jarang terjadi alias jenis kanker kelenjar air liur yang langka. 

Baca juga: Orang Lanjut Usia dan Mulut Kering, Apa Hubungannya?

Penyakit ini harus diobati dengan tepat. Pengobatan kanker kelenjar air liur tergantung pada jenis kanker, tingkat penyebaran, serta kondisi tubuh pengidapnya. Metode pengobatan juga dipilih berdasarkan pengaruh obat ke tubuh serta kemampuan orang tersebut dalam beraktivitas. Ada berbagai pilihan pengobatan yang bisa dilakukan untuk kanker kelenjar air liur, di antaranya: 

  • Operasi 

Prosedur operasi dilakukan untuk mengangkat sel kanker. Pada beberapa kondisi, kanker mungkin sudah menyebar ke kelenjar getah bening. Kalau itu yang terjadi, operasi juga dilakukan untuk mengangkat kelenjar getah bening. 

  • Radioterapi 

Prosedur pengobatan ini dilakukan untuk membunuh sel kanker dan mencegahnya berkembang menjadi lebih ganas. Radioterapi dilakukan dengan menggunakan sinar khusus yang menghentikan pertumbuhan sel kanker. Ada dua jenis terapi radiasi yang dilakukan, yaitu terapi radiasi eksternal dan terapi radiasi internal. 

  • Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan untuk menghentikan pertumbuhan kanker dan mencegahnya membelah diri, Metode pengobatan ini dilakukan dengan menggunakan obat yang diminum atau disuntik. 

Baca juga: Penyebab Mulut Terasa Kering Meskipun Sudah Cukup Minum

Cari tahu lebih lanjut seputar kanker kelenjar air liur dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2019. Salivary Gland Cancer.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2019. Salivary Gland Cancer: Management and Treatment.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Salivary Gland Tumors.