22 June 2018

Alasan Berat Badan Berubah Setelah Pakai Kontrasepsi Hormonal

kontrasepsi hormonal, berat badan naik setelah melahirkan, masalah berat badan setelah melahirkan, alat kontrasepsi hormonal

Halodoc, Jakarta - Pernah dengar kan, mitos kalau suntik KB atau pil KB bisa membuat berat badan bertambah? Akibatnya, banyak wanita yang sudah takut duluan bertambah gemuk tanpa mengetahui faktanya. Untuk mengetahui benar tidaknya, yuk kita simak penjelasan berikut ini!

Macam Kontrasepsi Hormonal
Pil KB dan KB suntik hanyalah dua dari sekian banyak alat kontrasepsi hormonal. Selain keduanya, terdapat IUD hormonal (KB spiral) dan implan (susuk KB). Meskipun sama-sama bersifat hormonal, IUD dan implan memiliki efektifitas lebih tinggi serta mampu melindungi lebih lama, yaitu hingga 10 tahun

Cara Kerja Alat Kontrasepsi Hormonal
Pada umumnya, alat kontrasepsi hormonal mengandung hormon estrogen dan progestin. Hormon ini adalah hormon buatan atau steroid sintetik. Ada juga kontrasepsi hormonal yang mengandung progestin saja karena tambahan estrogen ke dalam tubuh meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan. Ibu menyusui juga disarankan untuk menggunakan alat kontrasepsi yang hanya mengandung progestin agar tidak menghambat produksi ASI. Adapun cara kerja kontrasepsi hormonal adalah sebagai berikut:

  • Mencegah terjadinya ovulasi (proses pelepasan sel telur matang dari indung telur) sehingga tidak ada proses pembuahan jika sperma ada yang masuk sampai ke rahim.
  • Mencegah pembuahan dengan cara mengubah sifat cairan vagina sehingga bisa menghambat sperma mencapai rahim dan tidak dapat bertemu dengan sel telur.


Pengaruh Terhadap Berat Badan
Setiap wanita memiliki reaksi berbeda terhadap kontrasepsi hormonal. Namun, secara umum tidak ada pengaruh antara pil KB dengan kenaikan berat badan. Perubahan berat badan umumnya terjadi secara alami seiring dengan bertambahnya usia dan perubahan kondisi lingkungan. Misalnya, pergeseran makanan tradisional ke makanan cepat saji yang tinggi lemak, tinggi kalori, dan rendah serat merupakan salah satu bentuk perubahan kondisi lingkungan.

Bagi pengguna KB suntik progestin, kenaikan berat badan bisa saja terjadi. Berat badan bertambah sekitar 1-2 kilogram per tahun selama menggunakan KB suntik, tetapi penambahan tersebut dapat juga merupakan berat normal seiring dengan bertambahnya usia.

Wanita yang overweight berpotensi untuk mengalami penambahan lebih dari 2 kilogram per tahun. Sebaliknya, ada juga wanita yang berat badannya berkurang atau tidak ada perubahan sama sekali. Jika ada wanita yang mengalami kenaikan berat badan saat menggunakan alat kontrasepsi hormonal, ada kemungkinan hal tersebut disebabkan oleh faktor internal dan eksternal.

Faktor internal dapat berupa riwayat obesitas dari keluarga, sementara faktor eksternalnya adalah kandungan hormon pada alat kontrasepsi.

Penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kadar estrogen yang tinggi dapat menyebabkan pengendapan lemak pada jaringan tubuh. Sementara itu, hormon progesteron dapat merangsang pusat pengendali nafsu makan di hipotalamus yang menyebabkan akseptor makan lebih banyak dari biasanya. Progesteron mempermudah penumpukan karbohidrat dan gula menjadi lemak. Namun, jangan kuatir, wanita Asia umumnya tidak mengalami kenaikan berat badan selama menggunakan KB suntik, kok.


Agar Berat Badan Tidak Terus Bertambah

Dari penjelasan di atas, ternyata perubahan berat badan dapat disebabkan oleh banyak hal. Ada baiknya,  menjaga berat badan agar tetap ideal dengan cara menjalani gaya hidup sehat. Makan makanan yang bernutrisi dan memenuhi kebutuhan harian, menghindari makanan tinggi gula dan tinggi lemak, olahraga secara rutin, serta istirahat yang cukup.

Peningkatan nafsu makan tidak akan menyebabkan kegemukan jika yang kita konsumsi adalah makanan sehat, selama porsinya tidak berlebihan. Penumpukan lemak tidak akan berujung pada kenaikan berat badan selama kita rajin membakar lemak dengan berolahraga. Dengan mengatur apa yang kita konsumsi secara bijak, penggunaan alat kontrasepsi hormonal tidak akan membawa efek samping pada berat badan.

Nah, kalau punya pertanyaan seputar pemakaian kontrasepsi hormonal ini kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk bicara langsung dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play sekarang.

 

*artikel ini telah tayang di Skata pada 24 April 2018