Anak Batita Suka Merengek Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Anak Batita Suka Merengek Ini Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta – Anak-anak khususnya batita memang sering sekali merengek, bahkan terkadang orangtua sampai kewalahan membuat bayi mereka berhenti merengek. Salah satu dokter anak di kawasan Bay Area, Laurel Schultz, mengatakan bahwa anak merengek seringkali karena meminta perhatian dari orangtuanya. Untuk menghindari anak merengek, sebaiknya berikan kasih sayang dan perhatian yang cukup kepada mereka. Kalau Si Kecil meminta bantuan atau menanyakan sesuatu sebaiknya segera berikan respon terhadap pertanyaan atau permintaan anak. Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk menghadapi batita yang suka merengek.

 

  • Tegas Berkata Tidak

 

Bagi orangtua yang sibuk dengan pekerjaan rumah, memiliki anak kecil yang terus merengek merupakan salah satu hal yang bisa menguji kesabaran. Tidak jarang, semua keinginan yang Si Kecil inginkan selalu dituruti agar tidak berbuntut panjang. Bagi Si Kecil yang suka merengek, sebaiknya orangtua mulai bersikap tegas untuk berkata tidak. Sebab, jika semua keinginannya dituruti, malah akan menjadi kebiasaan. Si Kecil beranggapan dengan merengek maka semua yang ia inginkan akan terpenuhi. Jadi mulai sekarang, orangtua harus belajar untuk mengatakan tidak dengan alasan yang jelas dan penjelasan yang baik, ya.

 

  • Ajarkan Si Kecil untuk Minta dengan Jelas

 

Ajarkan Si Kecil untuk bertindak sopan dan baik dalam meminta sesuatu, salah satunya meminta dengan tidak merengek. Ajarkan ia untuk mengkomunikasikan apa yang diinginkan dengan baik dan jelas, tanpa perlu merengek atau marah. Dengan begitu, keinginannya akan lebih jelas dimengerti oleh orangtua.

 

  • Jangan Berikan Hukuman

 

Untuk menghentikan anak yang sedang merengek di tempat umum, orangtua bisa memberikan pengertian bahwa yang dilakukan tidak baik. Jangan memberikan hukuman seperti mencubit atau memukul meskipun kesabaran sedang diuji karena tindakan ini malah bisa membuat anak trauma. Jika anak masih merengek, orangtua bisa membawa anak ke dalam mobil atau menjauh dari keramaian, berbicara dengan jelas dan tegas mampu membuat anak merasa lebih dihargai. Selain itu, jelaskan dengan baik apa yang dilakukan tidak akan membuat Si Kecil mendapatkan apa yang mereka mau. Buat ia mengerti bahwa kebiasaan merengek tidak membuatnya lantas mendapatkan keinginannya.

 

  • Berikan Apresiasi Saat Si Kecil Berhenti Merengek

 

Jika semua cara telah dilakukan dan Si Kecil berhasil berhenti merengek, berikan pelukan dan sapaan hangat terlebih dahulu. Ini sebagai  bentuk apresiasi karena ia berhenti menangis dan merengek. Setelahnya, tanyakan apa yang sebenarnya ia inginkan. Jika orangtua tetap harus menolak keinginan Si Kecil, sebaiknya bicarakan secara baik dengan melakukan komunikasi yang lebih mudah dimengerti. Misalnya, jika anak meminta mainan dan orangtua harus menolak maka ingatkan bahwa ia sudah memiliki jenis mainan yang sama.

(Baca juga: Ketahui Tahapan Perkembangan Bahasa pada Bayi)

Membesarkan buah hati memang perlu kesabaran dan perhatian yang ekstra. Untuk itu, dengan usaha orangtua maka perlahan kebiasaan merengek Si Kecil pun bisa diatasi. Nah, jika ibu memiliki masalah mengenai perkembangan anak, bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Ibu bisa bertanya melalui Voice Call atau pun Video Call kapan pun dan dimana saja melalui fitur Contact Doctor. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga.