17 July 2018

Anak Migrain? Coba Atasi dengan Cara Ini

Anak migrain, atasi migrain pada anak, migrain pada anak, sakit kepala pada anak

Halodoc, Jakarta – Migrain bukan hanya penyakit orang dewasa. Sebab, menurut American Migrain Foundation (AMF), sekitar 6 persen anak-anak dan lebih dari 25 persen remaja berusia 15-17 tahun pernah mengalami migrain.

Baca juga: Belum Dewasa, Anak-Anak Juga Bisa Kena Migrain

Penyebab migraim memang belum diketahui secara pasti. Namun secara umum, para ahli menduga bahwa migrain pada anak disebabkan oleh faktor eksternal. Antara lain stres emosional, pola tidur, pola makan, dan rutinitas harian. Gejala yang dirasakan berupa rasa sakit atau nyeri pada salah satu bagian kepala. Meski banyak yang menganggap sepele, migrain bisa saja mengganggu aktivitas anak.

Baca juga: 5 Hal tentang Migrain yang Perlu Diketahui

Mengatasi Migrain pada Anak

1. Kenali Pemicu Migrain

Jika migrain yang dialami Si Kecil terjadi lebih dari sekali, ibu perlu mengamati pemicu migrain. Ini dilakukan untuk mencegah migrain Si Kecil kambuh, sehingga ia bisa tetap dalam kondisi fit dan bisa beraktivitas normal. Pada beberapa anak, migrain terjadi jika ia kurang istirahat, mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, dan stres. 

2. Kendalikan Gejala Migrain

Ada beberapa cara yang bisa ibu lakukan untuk mengendalikan gejala migrain pada Si Kecil. Antara lain:

  • Tempelkan kompres dingin pada dahi anak.
  • Minta Si Kecil untuk mengambil napas dalam-dalam dan membuangnya perlahan.
  • Minta Si Kecil untuk tidur agar gejala yang dirasakan berkurang. Matikan lampu saat Si Kecil tertidur, sebab ruangan yang gelap bisa menjadi solusi untuk mengurangi gejala migrain.

3. Berbicara pada Dokter

Jika gejala migrain yang alami Si Kecil tak kunjung sembuh, ibu perlu segera berbicara dengan dokter. Berikut adalah beberapa kondisi yang membuat migrain pada Si Kecil perlu segera diatasi:

  • Migrain bertahan lama (lebih dari 12 jam), sering kambuh, atau bertambah parah.
  • Migrain disertai gejala lain, seperti demam, muntah-muntah, dan kekakuan leher.
  • Migrain atau sakit kepala timbul setelah Si Kecil mengalami cedera sekitar kepala.

Saat pergi ke dokter, Si Kecil akan mendapatkan pemeriksaan untuk menentukan penyebab migrain yang dialaminya. Setelah diketahui, dokter akan meresepkan obat pereda nyeri atau obat lain yang bisa mengurangi gejala migrain yang dialami Si Kecil.

Mencegah Migrain pada Anak

  • Terapkan waktu makan yang teratur. Sebab, pola makan tidak teratur bisa membuat gula darah Si Kecil rendah dan memicu sakit kepala atau migrain.
  • Perbanyak pemberian cairan untuk Si Kecil. Sebab, migrain juga bisa terjadi akibat dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.
  • Pastikan Si Kecil cukup istirahat.
  • Bantu Si Kecil mengatasi stres yang dialaminya. Pada anak-anak, stres bisa disebabkan oleh masalah di sekolah, teman, atau keluarga.

Baca juga: Berapa Jam Waktu Tidur yang Ideal?


Itulah cara mengatasi migrain pada anak. Kalau Si Kecil mengalami tanda dan gejala migrain, jangan ragu untuk berbicara pada dokter. Sebab, migrain yang tidak segera diatasi bisa mengganggu aktivitas Si Kecil dan kondisi kesehatannya. Ibu bisa berbicara pada dokter anak yang ada di Halodoc. Cukup download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play, lalu ibu bisa menghubungi dokter kapan saja dan dimana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call.