• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Sulit Berteman, Orangtua Harus Apa?

Anak Sulit Berteman, Orangtua Harus Apa?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Anak Sulit Berteman, Orangtua Harus Apa?

Halodoc, Jakarta - Orangtua pasti ingin anaknya bisa bersosialisasi dengan baik. Namun, ada beberapa anak yang justru menunjukkan jika ia lebih suka menyendiri ketimbang berinteraksi dengan sebayanya. Saat anak mulai bersekolah, ia cenderung lebih senang bergaul karena memiliki banyak teman. Nah, apa yang harus dilakukan orangtua untuk mengatasi anak sulit berteman? Lakukan beberapa langkah berikut ini ya, bu.

Baca juga: Cara Mendidik Anak Perempuan agar Lebih Mandiri

1.Mencari Tahu Penyebabnya

Jika ibu sudah mengetahui penyebabnya, langkah selanjutnya yang dilakukan adalah membantu anak introspeksi diri. Ibu harus memberi pengertian jika ia tidak bisa hidup sendiri tanpa bersosialisasi dengan orang lain. Ibu juga bisa mengoreksi sikap dan sifat anak yang kurang baik. Lain hal jika anak lebih suka menyendiri karena ketergantungan gadget.

Jika anak ketergantungan gadget, ibu perlu menjadwalkan dan membatasi pemakaian gadget. Selain itu, ibu perlu memantau apa yang dimainkannya hingga ia lebih memilih bermain gadget ketimbang berinteraksi sosial. Batasi dengan tegas, agar anak dapat memahami jika yang ia lakukan adalah hal yang salah.

2.Ajari Anak Berpikir

Jika anak tidak berinteraksi dengan sebayanya karena dijauhi, ibu bisa mengoreksi sikapnya atau teman sebayanya. Mengajari anak untuk berpikir menjadi langkah selanjutnya dalam mengatasi anak sulit berteman. Ajari anak untuk berempati. Jika memang ia dijauhi karena sikap dan sifatnya yang tidak baik, bilang padanya bahwa orang lain juga memiliki perasaan, sama halnya dengan dirinya.

Baca juga: Haruskah Melarang Anak untuk Punya Media Sosial?

3.Tenangkan Diri

Orangtua yang menghadapi kenyataan jika anaknya mengalami kesulitan berinteraksi sosial tentu akan merasa sedih, kecewa, bahkan marah. Langkah selanjutnya dalam mengatasi anak sulit berteman adalah menenangkan diri ibu terlebih dulu. Mengapa? Hal tersebut dikarenakan ibu harus melihat permasalahan dari berbagai sisi.

4.Dampingi Anak, jangan Menghakimi

Jika anak sudah mulai terbuka dengan apa yang ia rasakan, ibu cukup menjadi pendengar yang baik, tanpa menghakimi. Setelah anak bercerita, bantu anak menemukan jalan keluarnya. Tanyakan pula bagaimana pandangannya, dan apa yang harus diubah untuk mengatasi masalah.

5.Pola Asuh yang Salah

Sikap anak yang tidak suka berinteraksi bisa saja terbentuk dari pola asuh yang kurang tepat di rumah. Hal tersebut bisa saja terjadi karena ibu atau ayah terlalu sibuk bekerja atau selalu memegang gadget saat bersama anak. 

Baca juga: 6 Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan oleh Anak

Itulah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi anak sulit berteman. Ibu bisa memperhatikan gerak-gerik anak saat di rumah, apakah ia memiliki masalah dalam mengontrol diri atau selalu bersikap agresif? Jika anak memiliki sikap tersebut, ia akan cenderung menimbulkan masalah. Jika anak tidak memiliki teman karena pemalu, ia cenderung lebih suka menyendiri.

Jika sudah diketahui penyebabnya, ibu akan lebih mudah mengatasi anak sulit berteman. Namun, jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus dalam waktu yang panjang, ibu perlu mendiskusikan hal ini dengan psikolog atau psikiater di aplikasi Halodoc untuk mengetahui langkah apa yang harus ibu lakukan. Sebaiknya jangan dibiarkan, karena akan berpengaruh pada anak dalam jangka panjang.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. 8 Ways to Help Your Child Make Friends in School.
Parenting Science. Diakses pada 2020. How to help kids make friends: 12 evidence-based tips.
Child Mind. Diakses pada 2020. Kids Who Need a Little Help to Make Friends.