Ad Placeholder Image

Apa Bedanya Bihun dan Soun? Biar Gak Keliru Lagi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   21 April 2026

Apa Bedanya Bihun dan Soun? Jangan Salah Pilih!

Apa Bedanya Bihun dan Soun? Biar Gak Keliru LagiApa Bedanya Bihun dan Soun? Biar Gak Keliru Lagi

Perbedaan Bihun dan Soun: Mana yang Paling Cocok untuk Masakan?

Bihun dan soun merupakan dua jenis mi non-gandum yang sangat populer dalam berbagai masakan Asia. Sekilas, keduanya tampak serupa dengan warna putihnya yang identik. Namun, bagi para pecinta kuliner atau individu yang memperhatikan asupan gizi, memahami perbedaan mendasar antara bihun dan soun sangatlah penting. Perbedaan ini tidak hanya terletak pada bahan baku, tetapi juga memengaruhi tekstur, rasa, dan aplikasi terbaik untuk setiap hidangan.

Mengenal Bihun Lebih Dekat

Bihun adalah jenis mi yang terbuat dari bahan dasar tepung beras. Proses pembuatannya menghasilkan mi dengan karakteristik khas yang membedakannya dari jenis mi lainnya.

Bahan Dasar Bihun

Bihun murni dibuat dari tepung beras. Bahan baku ini memberikan bihun rasa yang ringan dan netral, serta membuatnya cocok untuk berbagai bumbu dan saus. Kehadiran tepung beras juga memengaruhi tekstur akhir bihun.

Warna dan Tekstur Bihun

Bihun memiliki warna putih kusam atau sedikit kekuningan saat kering. Ketika belum dimasak, bihun terasa rapuh dan sangat mudah patah. Setelah melalui proses perebusan atau perendaman, bihun akan melunak menjadi sangat lembut dan kenyal. Tekstur lembut ini membuat bihun sangat mudah menyerap bumbu masakan. Namun, penting untuk tidak memasak bihun terlalu lama karena dapat membuatnya hancur dan menjadi terlalu lembek.

Penggunaan Kuliner Bihun

Karena kemampuannya menyerap bumbu dengan baik dan teksturnya yang lembut, bihun sangat ideal untuk hidangan tumisan seperti bihun goreng. Bihun juga sering digunakan sebagai pelengkap dalam sup, soto, atau bakso, di mana ia akan menyatu sempurna dengan kuah dan bumbu.

Mengenal Soun Lebih Jauh

Soun, atau yang juga dikenal sebagai mi bening atau mi kaca, memiliki karakteristik yang berbeda signifikan dari bihun. Perbedaan ini dimulai dari bahan baku hingga tekstur setelah dimasak.

Bahan Dasar Soun

Soun umumnya terbuat dari pati kacang hijau. Namun, beberapa varian soun juga dapat dibuat dari pati ubi jalar atau pati kentang. Penggunaan pati ini adalah kunci dari karakteristik soun yang unik.

Warna dan Tekstur Soun

Salah satu ciri khas soun yang paling menonjol adalah warnanya yang bening transparan. Baik saat kering maupun setelah dimasak, soun akan mempertahankan kejernihannya. Dalam kondisi kering, soun terasa lebih kuat dan elastis dibandingkan bihun, sehingga tidak mudah patah. Setelah dimasak, soun memiliki tekstur yang licin dan jauh lebih kenyal. Kekenyalan ini membuat soun tetap utuh dan tidak mudah lembek, bahkan setelah beberapa waktu.

Penggunaan Kuliner Soun

Dengan teksturnya yang kenyal dan licin, soun sangat cocok untuk hidangan berkuah seperti sup, tom yam, atau salad dingin. Soun juga populer dalam masakan Korea seperti Japchae, di mana kekenyalan mi sangat dihargai. Soun juga dapat menjadi bahan tambahan dalam tumisan yang membutuhkan tekstur mi yang lebih kuat.

Apa Bedanya Bihun dan Soun: Perbandingan Langsung

Untuk memudahkan pemahaman, berikut adalah perbandingan langsung antara bihun dan soun berdasarkan aspek-aspek kunci:

Bahan Dasar

  • Bihun: Terbuat dari tepung beras.
  • Soun: Terbuat dari pati kacang hijau, ubi, atau kentang.

Warna

  • Bihun: Putih kusam atau agak kekuningan.
  • Soun: Bening transparan.

Tekstur (Saat Kering)

  • Bihun: Rapuh dan mudah patah.
  • Soun: Lebih kuat dan elastis.

Tekstur (Setelah Dimasak)

  • Bihun: Lembut, kenyal, mudah menyerap bumbu, namun bisa hancur jika terlalu lama.
  • Soun: Licin, lebih kenyal, dan cenderung tetap utuh.

Daya Serap Bumbu

  • Bihun: Sangat mudah menyerap bumbu.
  • Soun: Kurang menyerap bumbu secara langsung, lebih mengandalkan lapisan luarnya.

Aplikasi Kuliner Umum

  • Bihun: Cocok untuk tumisan, bihun goreng, atau sebagai pelengkap soto dan bakso.
  • Soun: Cocok untuk sup, salad, dan hidangan berkuah lainnya.

Kesimpulan: Memilih Mi yang Tepat untuk Hidangan

Memahami apa bedanya bihun dan soun tidak hanya memperkaya pengetahuan kuliner, tetapi juga membantu dalam membuat pilihan yang tepat saat memasak. Pemilihan jenis mi yang sesuai akan sangat memengaruhi tekstur, rasa, dan keseluruhan pengalaman menikmati hidangan. Bihun menawarkan kelembutan dan kemampuan meresap bumbu, ideal untuk hidangan yang kaya rasa. Sementara itu, soun memberikan kekenyalan dan tampilan transparan yang menarik, cocok untuk hidangan berkuah atau salad.

Baik bihun maupun soun merupakan sumber karbohidrat yang dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Konsumsi keduanya harus disesuaikan dengan kebutuhan gizi individu. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut mengenai porsi yang tepat atau pilihan bahan makanan untuk kondisi kesehatan tertentu, konsultasi dengan ahli gizi dapat dilakukan melalui Halodoc untuk mendapatkan saran yang akurat dan personal.