17 November 2017

Apakah Bumil Harus Minum Susu Hamil

Halodoc, Jakarta – Ibu hamil biasanya sering mendapatkan saran untuk minum susu hamil selama masa kehamilan. Alasannya karena ibu hamil harus memenuhi nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan bayinya. Tapi benarkah demikian? Apakah asupan gizi yang diperlukan ibu dan janin hanya bisa dipenuhi oleh susu hamil? Yuk, cek kebenarannya  di bawah ini.

Memang benar bahwa selama masa kehamilan, ibu perlu memenuhi berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Asupan yang penting bagi ibu hamil adalah kalori, protein, kalsium, vitamin dan mineral. Ibu hamil membutuhkan asupan kalori sebanyak 330 kkal perhari untuk kebutuhan energi tubuhnya. Sedangkan kebutuhan protein sebanyak kurang lebih 60 gr perhari harus dicukupi demi pertumbuhan janin, karena berguna untuk pertumbuhan jaringan dan plasenta, bahkan otak. Peran kalsium juga penting untuk pembentukan tulang dan gigi janin, serta meningkatkan metabolisme kalsium dalam tubuh ibu.  Asupan vitamin dan mineral berguna bagi ibu hamil untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan ibu dan janin, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Kebutuhan nutrisi tersebut dapat dipenuhi dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan sehat, salah satunya adalah susu.

Manfaat Susu untuk Ibu Hamil

Susu berperan penting dalam menyediakan zat gizi yang diperlukan janin, terutama susu sapi. Susu dapat memenuhi kebutuhan ibu hamil dan menyusui akan protein dan kalsium. Susu juga mengandung kalori, vitamin dan mineral, sehingga susu dianggap sebagai asupan tambahan yang ideal untuk dikonsumsi ibu hamil. Selain bermanfaat bagi kesehatan bayi selama masih berada di dalam kandungan, susu juga memberi keuntungan jangka panjang bagi si bayi ketika ia sudah lahir dan besar nanti. Menurut berbagai penelitian, jika ibu meminum susu selama hamil, anak yang dilahirkannya  nanti akan bertumbuh tinggi dan memiliki risiko diabetes yang kecil.

Kelemahan Susu

Walaupun susu memiliki banyak zat gizi dan berpengaruh baik terhadap kesehatan ibu dan janin, namun ibu hamil disarankan untuk tidak terlalu mengandalkan susu sebagai asupan utama. Karena susu juga memiliki  beberapa kelemahan, yaitu:

  • Kurangnya kandungan zat besi. Ternyata susu memiliki kandungan zat besi yang sangat rendah. Sedangkan ibu hamil membutuhkan zat besi untuk membentuk sel-sel darah merah. Kekurangan zat besi dapat membuat ibu hamil anemia dan meningkatkan risiko bayi lahir prematur. Zat besi bisa ibu dapatkan dengan mengonsumsi daging, sayur-sayuran, kacang-kacangan dan buah kering.
  • Dapat membuat ibu mengalami kelebihan berat badan. Jika ibu sudah mengonsumsi berbagai macam makanan sehat, yang sebenarnya sudah dapat mencukupi kebutuhan nutrisi ibu hamil, tapi masih menambahkan asupan dengan meminum susu, maka akan menyebabkan ibu mengalami kelebihan berat badan. Ibu hamil yang memiliki berat badan berlebih akan memicu timbulnya masalah kesehatan lainnya, seperti preeklampsia, beberapa bagian tubuh menjadi bengkak, dan diabetes. Jadi, jika ibu merasa sudah cukup banyak mengonsumsi makanan sehat dan bergizi dalam sehari, maka ibu tidak perlu lagi meminum susu.

Tips Minum Susu Saat Hamil

Ibu hamil tetap disarankan untuk memenuhi kebutuhan gizinya melalui mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Meminum susu hanya dilakukan sebagai asupan tambahan saja. Berikut tips bagi ibu hamil yang ingin mengonsumsi susu:

  • Ibu hamil cukup meminum susu 2 gelas saja sehari. Karena kandungan protein dalam susu lebih lama diserap oleh lambung, maka meminum susu membuat ibu menjadi cepat kenyang dan tidak berselera mengonsumsi makanan lain.
  • Meminum susu jangan dibarengi dengan makan makanan pokok. Nasi dan sayuran yang ibu makan dapat mengganggu penyerapan kalsium dari susu. Padahal tujuan meminum susu adalah untuk mendapatkan asupan kalsiumnya.
  • Ibu hamil disarankan memilih susu hamil yang juga mengandung asam folat, yang berguna untuk pertumbuhan otak bayi dan serabut-serabut sarafnya. Selain susu hamil, susu sapi juga baik dikonsumsi ibu hamil.

Untuk mengetahui lebih lanjut informasi seputar nutrisi untuk ibu hamil, ibu bisa menghubungi dokter di Halodoc. Tanpa perlu keluar rumah, ibu dapat berdiskusi dengan dokter dan meminta saran kesehatan melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Halodoc juga memudahkan ibu hamil untuk membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan. Caranya sangat praktis, ibu tinggal order lewat aplikasi, dan pesanan akan diantar dalam satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.