• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 10 Penyakit yang Bisa Memicu Terjadinya Gagal Jantung

10 Penyakit yang Bisa Memicu Terjadinya Gagal Jantung

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Jantung adalah salah satu organ vital tubuh yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Ketika organ vital ini tidak berfungsi dengan baik, tentu akan ada berbagai masalah kesehatan yang muncul bahkan bisa mengancam nyawa. Gagal jantung merupakan kondisi yang terjadi ketika otot jantung tidak memompa darah sebagaimana mestinya. 

Kondisi ini sering disebabkan oleh kondisi tertentu atau penyakit jantung yang sudah ada, sehingga membuat jantung bekerja terlalu keras. Berikut berbagai macam jenis penyakit jantung yang bisa memicu timbulnya gagal jantung. 

Baca juga: Hati-Hati, Ini Gejala Penyakit Jantung yang Mesti Diwaspadai

Penyakit yang Memicu Gagal Jantung

Beberapa jenis penyakit jantung di bawah ini muncul tanpa disadari dan bisa terdeteksi ketika kondisinya sudah parah. Nah, gagal jantung adalah salah satu komplikasi penyakit jantung yang cukup parah dan harus segera ditangani. Bukan hanya penyakit jantung saja, bahkan ada beberapa kondisi lain yang juga bisa memicu terjadinya gagal jantung. Berikut sejumlah kondisi yang bisa memicu terjadinya gagal jantung:

1. Penyakit Arteri Koroner

Penyakit arteri koroner umumnya dipicu oleh kolesterol dan timbunan lemak yang menumpuk di arteri jantung. Penumpukan ini juga dikenal sebagai aterosklerosis. Akibatnya hanya sedikit darah yang bisa mencapai otot jantung. Penyakit arteri koroner biasanya ditandai dengan nyeri dada (angina) atau serangan jantung jika aliran darah terhambat total. Penyakit arteri koroner juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, sehingga berisiko menyebabkan gagal jantung.

2. Serangan Jantung

Serangan jantung masa terjadi ketika arteri yang memasok darah ke otot jantung mengalami penyumbatan. Kurangnya pasokan oksigen dan nutrisi kemudian mampu merusak jaringan otot jantung yang melemahkan kemampuan jantung untuk memompa darah.

3. Hipertensi

Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol merupakan faktor risiko utama terjadinya gagal jantung. Ketika tekanan di pembuluh darah terlalu tinggi, jantung harus memompa lebih keras dari biasanya untuk menjaga sirkulasi darah. Kondisi ini pastinya akan membebani kerja jantung dan bilik menjadi lebih besar dan melemah seiring waktu. 

4. Masalah Katup Jantung

Masalah katup jantung dapat disebabkan oleh penyakit, infeksi (endokarditis), atau cacat sedari lahir. Ketika katup tidak membuka atau menutup sepenuhnya setiap kali jantung berdetak, otot jantung harus memompa lebih keras agar darah tetap bergerak. Jika beban kerja menjadi terlalu berat, akibatnya adalah gagal jantung.

5. Penyakit Otot Jantung

Penyakit otot jantung, seperti kardiomiopati dilatasi, kardiomiopati hipertrofik atau peradangan (miokarditis) bisa disebabkan oleh penggunaan narkoba atau alkohol, infeksi virus, atau alasan yang tidak diketahui. Kondisi ini juga bisa meningkatkan risiko gagal jantung.

Baca juga: 5 Kebiasaan yang Sebabkan Serangan Jantung di Usia Muda

6. Cacat Jantung

Cacat jantung biasanya muncul saat lahir atau sebagai penyakit jantung bawaan. Ketika jantung dan biliknya tidak terbentuk dengan benar, bagian yang sehat harus bekerja lebih keras untuk mengimbanginya.

7. Penyakit Paru-Paru

Ketika paru-paru tidak bekerja dengan baik, jantung harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan oksigen yang tersedia ke seluruh tubuh.

8. Diabetes

Orang dengan diabetes cenderung mengembangkan hipertensi dan aterosklerosis akibat peningkatan kadar lipid dalam darah. Baik hipertensi dan aterosklerosis telah dikaitkan dengan gagal jantung.

9. Obesitas

Obesitas dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras karena banyaknya lemak yang menumpuk dalam aliran darah. Obesitas juga merupakan penyebab sleep apnea dan dapat menyebabkan kardiomiopati.

10. Sleep Apnea

Sleep apnea adalah gangguan tidur yang berpotensi mengancam nyawa dan merupakan faktor risiko berbagai masalah medis seperti tekanan darah tinggi, gagal jantung, diabetes, dan stroke. 

Baca juga: Penanganan Terbaik untuk Serangan Jantung

Apabila kamu mengidap salah satu dari kondisi tersebut, sebaiknya rutin memeriksakan diri dan terapkan pola hidup sehat guna mencegah terjadinya gagal jantung. Tanyakan lebih lanjut mengenai pencegahan gagal jantung dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Kamu bisa bertanya kapan dan di mana saja via Chat atau Voice/Video Call.

Referensi:
American Heart Association. Diakses pada 2020. Causes of Heart Failure.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Heart Failure.