Ad Placeholder Image

100 Gram Putih Telur: Berapa Proteinnya?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

100 Gram Putih Telur: Berapa Proteinnya? Cek Disini!

100 Gram Putih Telur: Berapa Proteinnya?100 Gram Putih Telur: Berapa Proteinnya?

DAFTAR ISI


Putih telur telah lama dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani terbaik, terutama bagi mereka yang sedang menjalani program pembentukan otot atau diet penurunan berat badan. Kandungan protein putih telur 100 gram sering menjadi standar hitungan bagi para atlet dan penggiat kebugaran untuk memenuhi kebutuhan makronutrisi harian tanpa harus khawatir akan asupan lemak yang berlebih.

Secara medis, putih telur atau albumin adalah cairan bening yang membungkus kuning telur. Fungsi utamanya adalah melindungi kuning telur dan menyediakan nutrisi tambahan untuk pertumbuhan embrio. Bagi manusia, putih telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang mengandung asam amino esensial lengkap yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki jaringan yang rusak.

Penting untuk memahami porsi dan kandungan nutrisi yang tepat agar kamu bisa memaksimalkan manfaatnya. Selain itu, mengetahui cara mengolahnya dengan benar sangat krusial untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri. Jika kamu memerlukan suplemen tambahan untuk menunjang aktivitas fisik, kamu bisa beli obat online di Halodoc yang menyediakan berbagai pilihan vitamin dan suplemen protein terpercaya.

Nah, mau tahu apa saja informasi mendalam mengenai kandungan protein putih telur 100 gram? Berikut ulasannya!

Kandungan Nutrisi dalam 100 Gram Putih Telur

Ketika kita berbicara tentang protein putih telur 100 gram, kita merujuk pada porsi yang setara dengan sekitar 3 butir telur ukuran besar. Dalam porsi tersebut, putih telur menawarkan profil nutrisi yang sangat bersih dibandingkan dengan sumber protein hewani lainnya seperti daging merah atau bahkan kuning telurnya sendiri.

Berdasarkan data nutrisi umum, dalam 100 gram putih telur mentah terdapat:

  • Energi: Sekitar 52 kkal.
  • Protein: Kurang lebih 10,8 hingga 11 gram.
  • Lemak: Hampir 0 gram (kurang dari 0,2 gram).
  • Karbohidrat: Sekitar 0,7 gram.
  • Kalium: 163 mg.
  • Natrium: 166 mg.
  • Magnesium: 11 mg.

Kandungan protein yang mencapai 11 gram per 100 gram menjadikannya salah satu makanan dengan densitas protein tertinggi per kalori. Ini berarti kamu mendapatkan asupan asam amino yang besar dengan total kalori yang sangat rendah. Hal ini sangat menguntungkan bagi individu yang sedang berada dalam fase defisit kalori namun ingin mempertahankan massa otot.

Keunggulan Protein Albumin
  1. Mengandung semua 9 asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh.
  2. Memiliki bioavailabilitas tinggi, artinya protein ini sangat mudah diserap dan digunakan oleh tubuh.
  3. Bebas kolesterol, sehingga aman bagi pengidap dislipidemia atau masalah kardiovaskular.

Manfaat Protein Putih Telur bagi Kesehatan

Mengonsumsi protein putih telur 100 gram secara rutin dalam diet seimbang memberikan berbagai manfaat kesehatan yang signifikan. Berikut adalah beberapa manfaat utamanya:

1. Mendukung Pertumbuhan dan Pemulihan Otot

Protein adalah blok pembangun otot. Putih telur kaya akan asam amino rantai cabang (BCAA), terutama leusin, yang berperan penting dalam merangsang sintesis protein otot setelah berolahraga. Bagi kamu yang aktif secara fisik, konsumsi putih telur dapat mempercepat proses pemulihan otot yang mengalami mikrotrauma selama latihan beban.

2. Membantu Manajemen Berat Badan

Karena kandungan kalorinya yang rendah dan proteinnya yang tinggi, putih telur memberikan efek kenyang (satiety) yang lebih lama. Protein memicu pelepasan hormon yang mengirimkan sinyal kenyang ke otak, sehingga dapat mengurangi keinginan untuk ngemil di antara waktu makan utama. Ini adalah strategi yang sangat efektif untuk menurunkan berat badan tanpa merasa kelaparan.

3. Aman untuk Kesehatan Jantung

Berbeda dengan kuning telur yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol, putih telur murni bebas dari komponen tersebut. Hal ini menjadikannya sumber protein ideal bagi individu yang memiliki risiko penyakit jantung koroner atau hipertensi. Namun, jika kamu ragu mengenai batasan konsumsinya, sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan saran diet yang dipersonalisasi.

4. Sumber Nutrisi untuk Pengidap Gangguan Ginjal

Dalam beberapa kasus penyakit ginjal kronis, pasien seringkali diminta untuk membatasi asupan fosfor. Putih telur mengandung fosfor yang jauh lebih rendah dibandingkan sumber protein lain seperti susu atau daging, namun tetap menyediakan protein kualitas tinggi yang dibutuhkan tubuh.

Perbandingan Putih Telur dan Telur Utuh

Sering muncul perdebatan apakah lebih baik mengonsumsi putih telur saja atau telur utuh. Jawabannya sangat bergantung pada tujuan kesehatan individu. Telur utuh mengandung lemak sehat, vitamin A, D, E, K, dan kolin di dalam kuningnya. Namun, bagi mereka yang memprioritaskan volume makanan dengan kalori rendah, putih telur adalah pemenangnya.

Dalam 100 gram telur utuh, terdapat sekitar 13 gram protein, namun dengan lemak mencapai 10-11 gram dan kalori sekitar 150 kkal. Bandingkan dengan protein putih telur 100 gram yang hanya mengandung 52 kkal. Jika targetmu adalah menekan asupan lemak serendah mungkin, maka memisahkan putih telur adalah pilihan yang logis.

Keamanan dan Efek Samping Konsumsi Putih Telur Berlebih

Meskipun sehat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi putih telur:

1. Risiko Salmonella

Mengonsumsi putih telur mentah sangat tidak dianjurkan karena risiko infeksi bakteri Salmonella. Pastikan putih telur dimasak hingga matang sempurna (tekstur padat) untuk membunuh bakteri patogen.

2. Defisiensi Biotin (Avidin)

Putih telur mentah mengandung protein bernama avidin. Avidin dapat mengikat biotin (vitamin B7) dan mencegah penyerapannya dalam tubuh. Jika dikonsumsi mentah dalam jumlah banyak dalam jangka panjang, hal ini bisa menyebabkan defisiensi biotin yang berdampak pada kesehatan kulit, rambut, dan kuku. Proses memasak akan menonaktifkan avidin sehingga biotin dapat diserap dengan normal.

3. Alergi Telur

Sebagian orang memiliki alergi terhadap protein telur. Gejalanya bisa berupa gatal-gatal, ruam, hingga sesak napas. Jika kamu mengalami gejala setelah mengonsumsi putih telur, segera cari bantuan medis.

Studi Mengenai Protein Putih Telur

The Journal of Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa protein telur memiliki nilai biologis yang hampir sempurna (skor 100). Studi tersebut menemukan bahwa penyerapan protein dari telur yang dimasak mencapai 90-91%, jauh lebih tinggi dibandingkan telur mentah yang hanya terserap sekitar 50%.

Penelitian lain menunjukkan bahwa konsumsi albumin telur dapat membantu menstabilkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes tipe 2 karena respon insulin yang minimal dibandingkan dengan karbohidrat. Hal ini menegaskan bahwa putih telur adalah komponen diet yang sangat stabil bagi metabolisme tubuh.

Punya Pertanyaan Seputar Kebutuhan Nutrisi dan Protein? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan atau bingung menghitung kebutuhan protein harian? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Jika kamu merasa memerlukan tambahan asupan nutrisi, kamu bisa mencari berbagai pilihan vitamin di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, jika muncul keluhan setelah mengubah pola makan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. Egg Whites Nutrition: High in Protein, Low in Calories.
Medical News Today. Diakses pada 2026. Are egg whites healthy?
PubMed – National Institutes of Health. Diakses pada 2026. Digestibility of Cooked and Raw Egg Protein in Humans.
WebMD. Diakses pada 2026. Health Benefits of Egg Whites.

FAQ

1. Berapa gram protein dalam 100 gram putih telur?

Dalam 100 gram putih telur, terkandung sekitar 10,8 hingga 11 gram protein berkualitas tinggi. Jumlah ini setara dengan sekitar 3-4 butir putih telur ukuran sedang.

2. Apakah aman makan putih telur 100 gram setiap hari?

Secara umum sangat aman, asalkan dimasak dengan matang. Putih telur rendah lemak dan kolesterol sehingga tidak memberikan dampak negatif pada profil lemak darah bagi kebanyakan orang.

3. Mengapa putih telur harus dimasak matang?

Memasak putih telur bertujuan untuk membunuh bakteri Salmonella dan menonaktifkan avidin, protein yang dapat menghambat penyerapan biotin (vitamin B7) dalam tubuh.

4. Bisakah putih telur menggantikan whey protein?

Bisa. Putih telur adalah sumber protein utuh (whole food) yang memiliki bioavailabilitas tinggi. Banyak atlet menggunakan putih telur cair sebagai alternatif alami untuk suplemen protein bubuk.