Ad Placeholder Image

20 Minuman Tradisional Indonesia: Enak, Segar, Sehat!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   04 Juni 2026

Yuk Coba 20 Minuman Tradisional Indonesia Paling Favorit

20 Minuman Tradisional Indonesia: Enak, Segar, Sehat!20 Minuman Tradisional Indonesia: Enak, Segar, Sehat!

DAFTAR ISI


Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati, terutama tanaman herbal yang telah lama digunakan sebagai bahan dasar minuman tradisional. Sejak zaman nenek moyang, minuman tradisional atau yang sering kita kenal dengan istilah jamu, dipercaya mampu menjaga kebugaran, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga menyembuhkan berbagai penyakit ringan.

Kekuatan utama dari minuman tradisional Indonesia terletak pada penggunaan bahan-bahan alami seperti jahe, kunyit, kencur, temulawak, serai, hingga kayu manis. Selain memberikan rasa yang unik—mulai dari pedas hangat hingga manis segar—minuman ini juga kaya akan senyawa aktif seperti kurkumin, gingerol, dan antioksidan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk melawan radikal bebas.

Mengonsumsi minuman tradisional bukan hanya soal melestarikan budaya, tetapi juga tentang memilih gaya hidup sehat yang selaras dengan alam. Apalagi di tengah cuaca yang tidak menentu, asupan cairan yang menyehatkan sangat penting untuk menjaga sistem imun agar tidak mudah terserang virus atau bakteri.

Nah, mau tahu apa saja pilihan minuman tradisional yang tidak hanya enak dan segar, tetapi juga punya segudang manfaat untuk kesehatanmu? Berikut ulasannya!

Manfaat Minuman Tradisional untuk Tubuh

Sebelum kita membahas daftar minumannya, penting bagi kamu untuk memahami mengapa minuman tradisional ini begitu istimewa. Bahan utama seperti rimpang (jahe-jahean) mengandung minyak atsiri yang berfungsi sebagai anti-inflamasi alami. Ini artinya, minuman tradisional sangat efektif untuk meredakan peradangan di dalam tubuh, seperti saat kamu merasa pegal-pegal atau nyeri sendi.

Selain itu, minuman tradisional sering kali membantu sistem pencernaan. Kandungan kencur atau jahe dapat membantu meredakan perut kembung, mual, dan memperlancar pembuangan sisa makanan. Dengan pencernaan yang sehat, penyerapan nutrisi dari makanan harianmu pun akan menjadi lebih maksimal.

20 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyehatkan

1. Wedang Jahe

Wedang jahe adalah minuman paling klasik yang bisa kamu temukan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Bahan utamanya adalah jahe merah atau jahe emprit yang dimemarkan lalu diseduh air panas. Kandungan gingerol di dalamnya memberikan efek termogenik (menghangatkan), membantu meredakan mual, serta mengatasi gejala flu ringan.

2. Kunyit Asam

Kunyit asam merupakan primadona bagi kaum wanita. Paduan kunyit dan asam jawa ini kaya akan kurkumin. Manfaat utamanya adalah sebagai antioksidan, melancarkan siklus menstruasi, serta mengurangi nyeri haid. Kunyit asam juga dikenal baik untuk mencerahkan kulit dari dalam karena sifat detoksifikasinya.

3. Beras Kencur

Beras kencur memiliki rasa yang manis dan sedikit pedas khas kencur. Minuman ini sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak maupun dewasa karena dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan. Selain itu, beras kencur efektif untuk meredakan pegal linu setelah seharian beraktivitas berat.

4. Temulawak

Temulawak adalah tanaman asli Indonesia yang merupakan “saudara” dari kunyit. Minuman temulawak sangat direkomendasikan untuk menjaga kesehatan fungsi hati (liver). Temulawak merangsang produksi empedu sehingga membantu pencernaan lemak dan melindungi sel-sel hati dari kerusakan.

5. Bir Pletok

Meski namanya “bir”, minuman khas Betawi ini sama sekali tidak mengandung alkohol. Bir pletok terbuat dari campuran jahe, serai, kayu manis, dan kayu secang yang memberikan warna merah alami. Minuman ini kaya akan antioksidan dan sangat efektif untuk melancarkan sirkulasi darah.

6. Bajigur

Berasal dari Jawa Barat, bajigur terbuat dari santan, gula aren, dan sedikit jahe. Terkadang ditambahkan kolang-kaling atau potongan roti. Bajigur cocok diminum saat cuaca dingin untuk memberikan energi instan berkat kandungan glukosa alami dari gula aren.

7. Bandrek

Berbeda dengan bajigur yang cenderung manis gurih, bandrek memiliki rasa pedas yang lebih kuat karena penggunaan jahe dan lada hitam yang dominan. Minuman ini adalah andalan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menghangatkan tenggorokan saat mulai terasa radang.

8. Wedang Uwuh

Dalam bahasa Jawa, “uwuh” berarti sampah. Namun, jangan salah sangka, sebutan ini muncul karena tampilannya yang dipenuhi rempah-rempah yang tampak berantakan seperti dedaunan kering. Wedang uwuh mengandung jahe, kayu secang, cengkeh, kayu manis, dan pala. Manfaatnya sangat luar biasa untuk menurunkan kolesterol dan mengatasi masuk angin.

9. Sekoteng

Sekoteng adalah minuman jahe yang disajikan dengan berbagai isian seperti kacang hijau, kacang tanah goreng, pacar cina, dan potongan roti. Selain nikmat, jahe dalam sekoteng membantu meredakan perut kembung dan pusing kepala.

10. Wedang Ronde

Mirip dengan sekoteng, namun wedang ronde memiliki ciri khas bola-bola ketan berisi kacang tanah yang kenyal. Kuah jahenya yang manis hangat berfungsi untuk menenangkan saraf dan membantu kamu tidur lebih nyenyak jika diminum di malam hari.

11. STMJ (Susu Telur Madu Jahe)

Minuman ini adalah “booster” stamina yang populer. Kombinasi protein dari telur ayam kampung, nutrisi dari madu, kalsium susu, dan hangatnya jahe menjadikannya minuman pemulih energi yang sangat efektif setelah sakit atau saat merasa sangat lelah.

12. Es Kelapa Muda

Bukan hanya segar, air kelapa muda adalah sumber elektrolit alami terbaik. Kandungan kalium dan magnesiumnya sangat tinggi, sehingga sangat baik untuk rehidrasi tubuh setelah berolahraga atau saat cuaca sangat terik.

13. Es Lidah Buaya

Populer di daerah Pontianak, minuman ini menggunakan daging lidah buaya yang kaya serat. Lidah buaya memiliki sifat mendinginkan, sehingga sangat bagus untuk meredakan panas dalam dan melancarkan buang air besar.

14. Teh Talua

Minuman khas Sumatera Barat ini terbuat dari campuran teh, kuning telur (biasanya itik atau ayam kampung), dan perasan jeruk nipis. Teh talua mengandung protein tinggi dan dipercaya sebagai penambah stamina bagi para pekerja keras.

15. Loloh Cemcem

Minuman tradisional dari Bali ini terbuat dari daun kecemcem. Rasanya unik, perpaduan asam, manis, asin, dan sedikit pedas. Loloh cemcem dipercaya efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan memperbaiki metabolisme tubuh.

16. Sarabba

Sarabba adalah minuman khas Makassar yang terbuat dari jahe, kuning telur, santan, dan gula aren. Rasanya sangat kaya dan kental. Minuman ini sering digunakan sebagai obat alami untuk mencegah flu dan meningkatkan kekebalan tubuh.

17. Air Guraka

Berasal dari Halmahera, air guraka berbahan dasar jahe dan gula merah yang ditaburi kenari panggang di atasnya. Taburan kenari ini memberikan asupan lemak sehat dan mineral yang baik untuk kesehatan jantung.

18. Wedang Sereh

Minuman yang sederhana namun kaya manfaat. Rebusan batang serai ini berfungsi sebagai detoks alami untuk ginjal dan membantu mengurangi kecemasan karena aroma esensialnya yang menenangkan.

19. Jamu Pahitan

Meski rasanya sangat pahit karena mengandung brotowali dan sambiloto, jamu ini sangat dicari untuk membersihkan darah, mengatasi gatal-gatal pada kulit, hingga membantu mengontrol kadar gula darah.

20. Teh Kayu Manis

Seduhan kayu manis memberikan aroma yang manis menenangkan. Kayu manis memiliki sifat antimikroba dan membantu sensitivitas insulin, sehingga baik bagi mereka yang ingin menjaga kadar gula tetap stabil.

Tips Mengolah Minuman Tradisional di Rumah
  1. Gunakan bahan segar, cuci bersih rimpang sebelum dikupas atau dimemarkan.
  2. Gunakan gula aren atau madu sebagai pemanis alami daripada gula pasir putih.
  3. Hindari merebus bahan terlalu lama agar minyak atsiri tidak hilang menguap.

Tips Aman Mengonsumsi Minuman Herbal

Walaupun minuman tradisional berasal dari bahan alami, kamu tetap perlu memperhatikan beberapa hal agar manfaatnya maksimal. Pertama, perhatikan kebersihan air dan bahan yang digunakan. Jika kamu membelinya di pinggir jalan, pastikan penjualnya menjaga sanitasi dengan baik.

Kedua, jangan berlebihan. Konsumsi jahe atau kunyit yang terlalu banyak dalam satu waktu terkadang bisa menyebabkan iritasi lambung pada orang yang sensitif. Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu seperti gangguan ginjal atau sedang hamil, sebaiknya konsultasi ke dokter Halodoc sebelum rutin mengonsumsi jenis jamu tertentu.

Ketiga, imbangi dengan pola makan sehat dan olahraga. Minuman tradisional adalah pendukung kesehatan, bukan pengganti nutrisi utama. Jika kamu merasa butuh dukungan suplemen kesehatan untuk melengkapi asupan harian, kamu bisa beli obat online di Halodoc dengan mudah dan produknya dijamin asli.

Studi Mengenai Minuman Tradisional

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa kurkumin dalam kunyit memiliki potensi sebagai agen anti-kanker dan anti-inflamasi yang kuat. Studi tersebut menyoroti bagaimana penyerapan kurkumin dapat meningkat drastis jika dikonsumsi bersama sedikit lemak (seperti dalam santan bajigur atau sarabba).

Selain itu, penelitian pada jahe menunjukkan bahwa senyawa gingerol dan shogaol efektif dalam meredakan gejala dismenore (nyeri haid) setara dengan obat pereda nyeri non-steroid dalam dosis tertentu. Hal ini memperkuat alasan mengapa minuman tradisional seperti kunyit asam dan wedang jahe sangat efektif bagi kesehatan sistem reproduksi wanita.

Pastikan kamu selalu menjaga kesehatan dengan cara-cara yang alami dan aman. Jika gejala keluhan kesehatan yang kamu alami tidak kunjung membaik meski sudah mengonsumsi minuman tradisional, jangan ragu untuk menghubungi tenaga medis profesional.

Kamu bisa mendapatkan berbagai produk kesehatan pendukung lainnya dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc kapan pun dibutuhkan.

Referensi:
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Mengenal Jenis-Jenis Jamu dan Manfaatnya.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Turmeric: Can it improve health?.
Healthline. Diakses pada 2026. 11 Proven Health Benefits of Ginger.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Traditional Medicine Strategy 2014-2023.

FAQ

1. Apakah minuman tradisional aman diminum setiap hari?

Sebagian besar minuman tradisional seperti wedang jahe atau kunyit asam aman diminum setiap hari dalam jumlah wajar (1-2 gelas). Namun, untuk jamu yang sangat pahit (seperti pahitan), sebaiknya tidak dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang.

2. Bolehkah ibu hamil minum kunyit asam?

Ibu hamil sebaiknya membatasi konsumsi kunyit karena dalam dosis besar dapat merangsang rahim. Sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu.

3. Apa minuman tradisional yang paling cepat meredakan masuk angin?

Wedang jahe merah, bandrek, atau wedang uwuh adalah pilihan terbaik karena mengandung rempah-rempah yang memberikan efek hangat dan membantu mengeluarkan gas dari perut.

4. Apakah anak-anak boleh minum beras kencur?

Ya, beras kencur sangat aman untuk anak-anak di atas usia 2 tahun. Minuman ini sering digunakan secara tradisional untuk membantu meningkatkan nafsu makan anak yang sulit makan.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.