Ad Placeholder Image

37.8 pada Bayi: Demam atau Bukan? Ini Jawabannya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   27 April 2026

37 8 Apakah Demam pada Bayi? Yuk, Cari Tahu!

37.8 pada Bayi: Demam atau Bukan? Ini Jawabannya!37.8 pada Bayi: Demam atau Bukan? Ini Jawabannya!

37.8 Apakah Demam pada Bayi? Memahami Suhu Tubuh Si Kecil Berdasarkan Cara Pengukuran

Memantau suhu tubuh bayi adalah salah satu hal krusial bagi setiap orang tua. Saat angka termometer menunjukkan 37.8°C, pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah ini sudah termasuk demam pada bayi? Penilaian suhu ini sangat bergantung pada metode pengukuran yang digunakan.

Secara umum, suhu 37.8°C pada bayi dapat dianggap sebagai demam ringan atau mendekati demam, tergantung titik pengukuran. Pemahaman yang akurat mengenai ambang batas demam berdasarkan cara pengukuran penting untuk menentukan langkah selanjutnya.

Definisi Demam pada Bayi dan Ambang Batasnya

Demam pada bayi adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau kondisi lain. Ini menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh bayi sedang bekerja melawan sesuatu. Namun, ambang batas “demam” dapat bervariasi.

Suhu tubuh normal bayi berkisar antara 36.5°C hingga 37.5°C, meskipun ini bisa sedikit berfluktuasi. Kenaikan suhu di atas rentang normal memerlukan perhatian khusus.

Mengenali Suhu 37.8°C: Kapan Dianggap Demam pada Bayi?

Ketika termometer menunjukkan angka 37.8°C, status demam pada bayi ditentukan oleh lokasi pengukuran:

  • Pengukuran di Ketiak (Aksila): Jika suhu diukur dari ketiak, 37.8°C sudah termasuk demam. Batas normal suhu ketiak umumnya adalah di bawah 37.2°C. Jadi, suhu 37.8°C merupakan indikasi demam.
  • Pengukuran di Mulut (Oral): Jika suhu diukur dari mulut, 37.8°C sudah masuk kategori demam ringan atau awal. Batas demam oral adalah 37.5°C atau lebih.
  • Pengukuran di Dubur (Rektal): Suhu 37.8°C yang diukur dari dubur masuk kategori demam ringan. Namun, perlu diketahui bahwa bayi secara resmi dianggap demam jika suhu duburnya 38°C atau lebih. Meskipun 37.8°C belum mencapai ambang 38°C rektal, suhu ini tetap memerlukan observasi dan kewaspadaan.

Penting untuk selalu mencatat cara pengukuran suhu saat memberitahukan kondisi bayi kepada profesional medis.

Faktor Lain yang Memengaruhi Suhu Tubuh Bayi

Beberapa faktor selain penyakit dapat mempengaruhi suhu tubuh bayi:

  • Pakaian yang terlalu tebal.
  • Suhu ruangan yang terlalu panas.
  • Setelah aktivitas fisik yang intens atau menangis lama.
  • Setelah imunisasi, demam ringan merupakan reaksi normal.

Gejala Demam Selain Suhu Tubuh

Selain peningkatan suhu, demam pada bayi sering disertai gejala lain yang perlu diperhatikan:

  • Reaksi bayi menjadi lebih rewel atau lesu.
  • Kulit kemerahan atau terasa hangat saat disentuh.
  • Nafsu makan berkurang atau menolak menyusu.
  • Pernapasan yang lebih cepat.
  • Mengalami menggigil atau berkeringat.

Perhatikan kombinasi gejala ini bersama dengan suhu tubuh untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai kondisi bayi.

Kapan Harus Khawatir dan Segera ke Dokter?

Tidak semua demam memerlukan kunjungan ke dokter secara langsung, tetapi ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis segera:

  • Bayi di bawah 3 bulan dengan suhu rektal 38°C atau lebih, atau suhu ketiak 37.8°C atau lebih.
  • Bayi tampak sangat sakit, lesu, atau tidak responsif.
  • Bayi kesulitan bernapas.
  • Kulit bayi tampak ruam yang tidak hilang saat ditekan.
  • Bayi menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, seperti frekuensi buang air kecil berkurang.
  • Demam disertai kejang.
  • Demam tidak mereda setelah 24-48 jam penanganan di rumah.

Penanganan Awal Demam pada Bayi di Rumah

Jika demam bayi tergolong ringan dan tidak disertai gejala serius, beberapa langkah awal dapat dilakukan di rumah:

  • Pastikan bayi mengenakan pakaian tipis dan tidak terlalu membungkusnya.
  • Jaga suhu ruangan agar tetap nyaman dan sejuk.
  • Berikan cairan yang cukup, seperti ASI atau susu formula, untuk mencegah dehidrasi.
  • Kompres hangat di dahi atau lipatan tubuh bayi dapat membantu menurunkan suhu. Hindari kompres dingin atau alkohol.
  • Berikan obat penurun panas khusus bayi, seperti parasetamol atau ibuprofen, sesuai dosis anjuran dokter atau petunjuk pada kemasan.

Selalu konsultasikan penggunaan obat-obatan dengan tenaga medis, terutama untuk bayi di bawah usia tertentu.

Pencegahan Demam pada Bayi

Beberapa upaya dapat dilakukan untuk membantu mencegah demam pada bayi:

  • Pastikan bayi mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal.
  • Jaga kebersihan lingkungan rumah dan rutin mencuci tangan, terutama sebelum memegang bayi.
  • Hindari kontak bayi dengan orang yang sakit.
  • Pastikan bayi mendapatkan nutrisi yang cukup untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Kesimpulan: Rekomendasi Medis dari Halodoc

Suhu 37.8°C pada bayi merupakan indikator yang perlu diwaspadai dan dimonitor secara cermat, dengan mempertimbangkan metode pengukuran. Jika diukur dari ketiak atau mulut, ini sudah masuk kategori demam. Untuk pengukuran dubur, suhu ini adalah ambang demam ringan yang memerlukan perhatian.

Memahami perbedaan ambang batas demam berdasarkan lokasi pengukuran adalah kunci untuk penanganan yang tepat. Jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika demam tidak membaik atau disertai gejala mengkhawatirkan. Layanan konsultasi dokter profesional melalui Halodoc dapat diakses dengan mudah untuk mendapatkan saran medis yang akurat dan tepat waktu.