Ad Placeholder Image

4 Jamu Tradisional Indonesia dengan Segudang Manfaat

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Jamu tradisional Indonesia kaya rempah alami, bermanfaat untuk kesehatan bila dikonsumsi dengan bijak.

4 Jamu Tradisional Indonesia dengan Segudang Manfaat4 Jamu Tradisional Indonesia dengan Segudang Manfaat

DAFTAR ISI


Beras kuning adalah salah satu elemen yang tidak bisa dilepaskan dari budaya dan tradisi masyarakat Indonesia. Secara kuliner, kita mengenalnya dalam bentuk nasi kuning yang sering hadir dalam perayaan seperti ulang tahun atau syukuran. Namun, dalam kacamata kesehatan dan pengobatan tradisional, istilah “beras kuning” merujuk pada perpaduan antara beras putih dan ekstrak kunyit (serta rempah lainnya) yang diolah menjadi jamu, minuman herbal, hingga lulur atau bedak dingin untuk perawatan kulit.

Kunci dari manfaat beras kuning terletak pada bahan utamanya, yaitu kunyit (Curcuma longa). Kunyit mengandung senyawa aktif bernama kurkumin yang telah lama diteliti secara medis karena sifat antioksidan dan anti-inflamasinya yang sangat kuat. Sementara itu, beras sendiri kaya akan vitamin B, mineral, dan allantoin yang sangat menenangkan ketika diaplikasikan pada kulit. Kombinasi keduanya menciptakan sinergi yang luar biasa, baik untuk dikonsumsi dari dalam tubuh maupun digunakan sebagai perawatan luar.

Meskipun bahan alami ini sangat bermanfaat, penting bagi kamu untuk mengetahui takaran yang pas dan cara pengolahan yang higienis agar nutrisinya tidak hilang. Mengandalkan bahan alami sebagai langkah preventif memang sangat baik, namun jika kamu memiliki keluhan kesehatan tertentu yang tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk mencari pertolongan medis. Kamu bisa dengan mudah konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Nah, mau tahu apa saja manfaat luar biasa dari beras kuning untuk kesehatan tubuh dan kulitmu? Mari kita ulas secara mendalam di bawah ini!

Manfaat Beras Kuning untuk Kesehatan

Kombinasi antara karbohidrat kompleks dari beras dan fitonutrien dari kunyit memberikan dampak positif yang luas bagi organ-organ vital. Berikut adalah rincian manfaat yang bisa kamu dapatkan:

1. Meredakan Peradangan Tubuh

Peradangan (inflamasi) sebenarnya adalah respons alami tubuh untuk melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan jaringan. Namun, peradangan tingkat rendah yang kronis diyakini menjadi cikal bakal berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, kanker, sindrom metabolik, hingga Alzheimer. Di sinilah beras kuning yang kaya akan kunyit memainkan peran pentingnya.

Kurkumin dalam kunyit memiliki sifat anti-inflamasi yang sangat kuat, bahkan beberapa studi membandingkan efektivitasnya dengan obat anti-inflamasi medis. Kurkumin bekerja dengan cara memblokir NF-kB, yaitu sebuah molekul yang masuk ke dalam inti sel dan mengaktifkan gen yang terkait dengan peradangan. Dengan mengonsumsi olahan beras kuning (seperti jamu beras kencur yang ditambah kunyit), kamu membantu tubuh menekan proses peradangan tersebut secara alami.

2. Mencerahkan dan Merawat Kulit

Dalam tradisi kecantikan keraton Jawa, lulur atau bedak dingin beras kuning sudah digunakan selama berabad-abad. Beras yang ditumbuk halus bertindak sebagai eksfoliator fisik yang lembut untuk mengangkat sel-sel kulit mati tanpa merusak skin barrier. Selain itu, air cucian beras mengandung asam ferulic dan allantoin yang berfungsi menenangkan kulit yang teriritasi.

Penambahan kunyit dalam lulur beras kuning memberikan efek pencerah alami. Kunyit mampu menghambat produksi melanin berlebih yang menyebabkan hiperpigmentasi atau noda hitam bekas jerawat. Sifat antibakteri pada kunyit juga efektif membunuh bakteri Propionibacterium acnes yang menjadi pemicu utama timbulnya jerawat. Penggunaan masker beras kuning secara rutin dapat membuat kulit wajah tampak lebih bersih, bercahaya, dan awet muda.

3. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Bagi kamu yang sering mengalami masalah perut kembung, begah, atau dispepsia, ramuan beras kuning bisa menjadi penawar yang menenangkan. Dalam pengobatan Ayurveda dan jamu tradisional, kunyit dikenal sebagai agen karminatif yang membantu mengeluarkan gas berlebih dari saluran cerna.

Selain itu, kurkumin merangsang kantung empedu untuk memproduksi lebih banyak empedu, yang sangat penting untuk memecah lemak dari makanan dan melancarkan pencernaan. Pati dari beras yang direbus hingga menjadi tajin juga sangat lembut bagi lambung, sehingga membantu melapisi dinding lambung dan mencegah iritasi akibat naiknya asam lambung (GERD).

4. Meningkatkan Fungsi Otak

Menurunnya fungsi kognitif dan memori sering kali dikaitkan dengan berkurangnya kadar Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF), sejenis hormon pertumbuhan yang beroperasi di otak. Alzheimer dan depresi adalah dua kondisi yang sangat terkait dengan penurunan hormon ini.

Menariknya, kurkumin yang terkandung dalam racikan beras kuning terbukti dapat meningkatkan kadar BDNF di otak. Dengan demikian, konsumsi rutin ekstrak kunyit dapat membantu menunda atau bahkan membalikkan banyak penyakit otak dan penurunan fungsi otak terkait usia. Ini juga membantu meningkatkan daya ingat dan membuat otak lebih cerdas dalam memproses informasi.

Tips Mengolah dan Menggunakan Beras Kuning Secara Sehat
  1. Tambahkan Lada Hitam: Kurkumin dalam kunyit sulit diserap oleh aliran darah. Menambahkan sedikit lada hitam dapat meningkatkan penyerapan kurkumin hingga 2.000% berkat kandungan piperin.
  2. Gunakan Sebagai Masker Malam Hari: Jika menggunakan lulur atau masker beras kuning, aplikasikan pada malam hari untuk menghindari sensitivitas kulit terhadap sinar matahari langsung.
  3. Perhatikan Campuran Makanan: Jika membuat nasi kuning, batasi penggunaan santan kental yang tinggi lemak jenuh. Kamu bisa menggantinya dengan fiber creme atau santan cair yang lebih ringan agar kolesterol tetap terjaga.

Kapan Harus ke Dokter?

1. Muncul Reaksi Alergi pada Kulit

Meskipun lulur atau masker beras kuning berbahan dasar alami, tidak semua jenis kulit bisa menoleransinya. Jika setelah mengoleskan masker beras kuning kamu mengalami kemerahan yang parah, rasa terbakar, gatal-gatal hebat, atau pembengkakan, segera bilas dengan air bersih dan hentikan penggunaan. Ini bisa menjadi tanda dermatitis kontak alergi. Untuk meredakan gejala kemerahan dan gatal yang ringan, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

2. Gangguan Kantung Empedu atau Lambung yang Memburuk

Walaupun kunyit baik untuk pencernaan, konsumsi dalam dosis yang sangat tinggi justru dapat memperburuk kondisi batu empedu karena sifatnya yang merangsang kontraksi empedu. Jika kamu merasakan nyeri perut kanan atas yang tajam setelah mengonsumsi herbal kunyit, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Studi Mengenai Kandungan Beras Kuning

Phytotherapy Research menerbitkan studi klinis yang menjelaskan efektivitas kurkumin (senyawa aktif pada kunyit) dalam mengatasi gejala depresi dan peradangan sendi. Penelitian tersebut menemukan bahwa pasien dengan rheumatoid arthritis yang mengonsumsi suplemen kurkumin mengalami peningkatan persentase pengurangan rasa sakit yang sebanding dengan penggunaan obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS), namun tanpa efek samping pada lambung.

Di samping itu, studi dermatologi terkait penggunaan air beras (ekstrak beras) menunjukkan bahwa pati beras mampu meningkatkan hidrasi kulit sebesar 10% dan mengurangi produksi sebum berlebih. Sinergi kedua bahan dalam beras kuning menjadikannya bukan sekadar mitos tradisional, melainkan terapi komplementer yang didukung oleh literatur medis modern.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Turmeric.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. 7 Health Benefits of Turmeric.
PubMed Central. Diakses pada 2024. Anti-Inflammatory Effects of Curcumin in the Inflammatory Diseases: Status, Limitations and Countermeasures.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Manfaat Tanaman Herbal Kunyit Bagi Kesehatan.
WHO. Diakses pada 2024. Traditional, Complementary and Integrative Medicine.

FAQ

1. Apa manfaat utama beras kuning untuk kesehatan tubuh?

Beras kuning yang mengandung kombinasi beras dan kunyit bermanfaat untuk meredakan peradangan, meningkatkan fungsi pencernaan, bertindak sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas, serta mencerahkan dan menghaluskan kulit jika digunakan sebagai lulur atau masker wajah secara teratur.

2. Apakah aman mengonsumsi air rebusan beras kuning setiap hari?

Umumnya aman jika dikonsumsi dalam jumlah wajar (1-2 gelas per hari) sebagai bagian dari minuman herbal atau jamu. Namun, bagi ibu hamil, penderita batu empedu, atau orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena kunyit dalam dosis tinggi dapat memicu interaksi medis.

3. Bagaimana cara membuat masker beras kuning yang benar?

Rendam beras putih semalaman, lalu tumbuk halus bersama ruas kunyit segar yang sudah dibersihkan (atau gunakan bubuk kunyit murni). Tambahkan sedikit air mawar atau air biasa hingga membentuk pasta kental. Oleskan pada wajah yang bersih, diamkan selama 15-20 menit hingga mengering, lalu bilas dengan air hangat sambil digosok perlahan.

4. Apakah penggunaan beras kuning pada wajah bisa meninggalkan noda kuning?

Ya, kunyit memiliki pigmen warna yang sangat kuat dan dapat meninggalkan stain atau noda kekuningan sementara pada kulit. Untuk meminimalisirnya, jangan biarkan masker terlalu lama di wajah (maksimal 20 menit), gunakan takaran kunyit secukupnya saja, dan bersihkan sisa warna menggunakan pembersih wajah bertekstur minyak (cleansing oil) atau susu pembersih.