Ad Placeholder Image

4 Manfaat Canola Oil untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

“Canola oil adalah minyak nabati yang diolah dari biji tanaman kanola. Beberapa manfaatnya yaitu menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan kesehatan jantung hingga menjaga kesehatan kulit.”

4 Manfaat Canola Oil untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh4 Manfaat Canola Oil untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

DAFTAR ISI


Minyak goreng merupakan salah satu bahan pokok yang hampir selalu ada di dapur masyarakat Indonesia. Namun, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat, banyak orang mulai beralih dari minyak kelapa sawit biasa ke alternatif yang dianggap lebih menyehatkan, salah satunya adalah minyak kanola atau canola oil. Minyak ini dikenal rendah lemak jenuh dan tinggi akan asam lemak tak jenuh yang baik untuk jantung.

Penting bagi kamu untuk memahami jenis lemak yang masuk ke dalam tubuh, karena kualitas minyak yang digunakan untuk memasak berdampak langsung pada kadar kolesterol dan kesehatan pembuluh darah. Mengabaikan pemilihan minyak goreng bisa meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti hipertensi, stroke, hingga penyakit jantung koroner. Oleh karena itu, mengenal lebih dalam tentang kanola menjadi langkah preventif yang bijak.

Minyak kanola tidak hanya bermanfaat untuk konsumsi internal melalui masakan, tetapi juga telah lama digunakan dalam industri kecantikan karena kandungan vitamin E dan antioksidannya yang tinggi. Fleksibilitas ini menjadikan minyak kanola sebagai salah satu “superfood” dalam kategori minyak nabati yang patut kamu pertimbangkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Nah, mau tahu apa saja pilihan manfaat minyak kanola bagi tubuh dan kecantikan? Berikut ulasannya!

Apa Itu Minyak Kanola?

Minyak kanola berasal dari biji tanaman kanola (Brassica napus), yang merupakan hasil pemuliaan tanaman dari keluarga rapa (rapeseed). Nama “Canola” sendiri sebenarnya merupakan singkatan dari “Canadian Oil, Low Acid”. Tanaman ini dikembangkan di Kanada pada tahun 1970-an untuk menciptakan minyak nabati yang lebih aman dikonsumsi manusia dengan kadar asam erukat yang sangat rendah.

Berbeda dengan minyak rapa tradisional yang mengandung asam erukat tinggi (yang jika dikonsumsi berlebih bisa berbahaya), minyak kanola diatur secara ketat agar mengandung kurang dari 2% asam erukat. Hal ini menjadikannya salah satu minyak goreng paling aman dan paling banyak dipelajari di dunia kesehatan. Proses ekstrasi biji kanola biasanya melibatkan pemanasan dan penghancuran biji hingga menghasilkan minyak yang jernih, ringan, dan memiliki rasa netral.

Kandungan Nutrisi Minyak Kanola

Kelebihan utama minyak kanola terletak pada profil lemaknya. Minyak ini memiliki persentase lemak jenuh terendah dibandingkan minyak nabati populer lainnya, termasuk minyak zaitun dan minyak kedelai. Sebaliknya, kanola sangat kaya akan lemak tak jenuh tunggal (Monounsaturated Fatty Acids/MUFA) dan lemak tak jenuh ganda (Polyunsaturated Fatty Acids/PUFA).

Dalam satu sendok makan minyak kanola, kamu bisa mendapatkan asam alfa-linolenat (ALA), yang merupakan jenis asam lemak Omega-3 esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Selain itu, minyak ini mengandung Vitamin E dalam bentuk alfa-tokoferol yang berperan sebagai antioksidan kuat untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas. Kandungan Vitamin K di dalamnya juga membantu proses pembekuan darah dan kesehatan tulang.

Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

Mengonsumsi minyak kanola secara teratur sebagai pengganti lemak jenuh dapat memberikan berbagai dampak positif bagi kesehatan jangka panjang. Berikut adalah beberapa manfaat utamanya:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Minyak kanola membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Lemak tak jenuh tunggal di dalamnya berperan penting dalam menjaga elastisitas pembuluh darah dan mencegah penumpukan plak (aterosklerosis). Dengan pembuluh darah yang bersih, risiko serangan jantung dan stroke dapat diminimalisir secara signifikan.

2. Mengontrol Kadar Gula Darah

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi lemak tak jenuh tunggal, seperti yang ditemukan pada kanola, dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Bagi penderita diabetes tipe 2 atau mereka yang berisiko, penggunaan minyak kanola dalam masakan dapat membantu menstabilkan kadar glukosa setelah makan.

3. Mengurangi Peradangan

Kandungan Omega-3 (ALA) dalam kanola memiliki sifat anti-inflamasi alami. Peradangan kronis merupakan akar dari berbagai penyakit seperti radang sendi (arthritis) dan penyakit autoimun. Dengan rutin mengonsumsi sumber Omega-3, kamu membantu tubuh meredam reaksi peradangan yang berlebihan.

Tips Mengolah Minyak Kanola agar Tetap Sehat
  1. Gunakan untuk menumis (sauteing) atau memanggang (baking) karena titik asapnya cukup tinggi (sekitar 204°C).
  2. Hindari memanaskan minyak berkali-kali (minyak jelantah) karena dapat merusak struktur asam lemaknya.
  3. Simpan di tempat sejuk dan gelap untuk mencegah oksidasi yang membuat minyak berbau tengik.

Manfaat untuk Kecantikan dan Kulit

Selain dikonsumsi, minyak kanola sering ditemukan dalam formulasi produk perawatan kulit (skincare) dan rambut karena kemampuannya yang luar biasa dalam melembapkan.

1. Melembapkan Kulit Kering

Sebagai emolien yang kaya akan asam lemak, minyak kanola mampu mengunci kelembapan di lapisan epidermis kulit. Ini sangat bermanfaat bagi kamu yang memiliki masalah kulit bersisik, pecah-pecah, atau eksim. Teksturnya yang ringan membuatnya lebih mudah menyerap dibandingkan minyak kelapa.

2. Mencegah Penuaan Dini

Vitamin E dan antioksidan dalam kanola melawan radikal bebas yang berasal dari polusi dan sinar UV. Nutrisi ini membantu menjaga kekenyalan kulit, menyamarkan garis halus, dan mencegah munculnya bintik hitam (age spots) akibat kerusakan sel.

3. Menjaga Kesehatan Rambut

Minyak kanola dapat digunakan sebagai masker rambut alami untuk mengatasi rambut kering dan bercabang. Kandungan sterolnya membantu memperkuat folikel rambut dan memberikan kilau alami tanpa membuat rambut terasa terlalu berminyak atau lepek.

Cara Menggunakan Minyak Kanola yang Sehat

Minyak kanola memiliki “smoke point” atau titik asap yang relatif tinggi, yaitu sekitar 204 derajat Celcius. Hal ini membuatnya lebih stabil dibandingkan minyak zaitun extra virgin jika digunakan untuk metode memasak suhu tinggi seperti menggoreng atau memanggang. Namun, untuk mendapatkan manfaat maksimal, sangat disarankan menggunakannya untuk menumis atau sebagai campuran salad dressing.

Penting juga untuk memperhatikan label saat membeli. Pilihlah minyak kanola yang diproses dengan metode cold-pressed jika ingin mendapatkan kandungan nutrisi yang lebih utuh. Meskipun lebih mahal, metode ini tidak melibatkan bahan kimia pelarut (seperti heksana) dalam proses ekstraksinya, sehingga kualitas antioksidannya tetap terjaga dengan baik.

Studi Mengenai Minyak Kanola

Nutrients Journal menerbitkan studi di tahun 2013 yang menjelaskan bahwa konsumsi minyak kanola secara konsisten dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL secara signifikan dibandingkan dengan diet tinggi lemak jenuh.

Studi tersebut menegaskan bahwa profil asam lemak kanola yang unik menjadikannya salah satu pilihan minyak nabati paling menyehatkan bagi jantung (heart-healthy oil). Selain itu, penelitian lain juga menyoroti peran ALA dalam kanola sebagai agen pelindung saraf yang berpotensi mengurangi risiko penurunan fungsi kognitif pada lansia.

Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu, seperti masalah metabolisme lemak atau sedang menjalani program diet khusus, sangat disarankan untuk berdiskusi dengan ahli gizi. Kamu juga bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan saran yang lebih personal sesuai kondisi kesehatanmu.

Untuk mendukung gaya hidup sehatmu, jangan lupa memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan suplemen vitamin atau produk kesehatan lainnya yang diantar langsung ke rumah dengan jaminan produk 100% asli.

Referensi:
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2026. Canola Oil: Does it Have More Health Benefits than Other Oils?.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Canola oil: Does it contain bad fats?.
Healthline. Diakses pada 2026. Is Canola Oil Good for You? Everything You Need to Know.
WebMD. Diakses pada 2026. Health Benefits of Canola Oil.
Journal of Food Science and Technology. Diakses pada 2026. Canola oil: composition, uses and health effects.

FAQ

1. Apakah minyak kanola lebih baik daripada minyak zaitun?

Keduanya sehat namun memiliki kegunaan berbeda. Kanola lebih baik untuk memasak suhu tinggi karena titik asapnya lebih tinggi, sementara minyak zaitun (terutama EVOO) lebih kaya akan polifenol untuk penggunaan suhu rendah atau salad.

2. Apakah minyak kanola aman untuk penderita kolesterol?

Sangat aman. Minyak kanola justru direkomendasikan karena rendah lemak jenuh dan tinggi lemak tak jenuh yang membantu menurunkan LDL.

3. Bisakah minyak kanola menyebabkan peradangan?

Tidak, justru sebaliknya. Kandungan Omega-3 di dalamnya bersifat anti-inflamasi, asalkan minyak disimpan dengan benar dan tidak dipanaskan berlebihan hingga rusak.

4. Apakah minyak kanola mengandung lemak trans?

Dalam proses pemurnian komersial, mungkin terdapat jumlah lemak trans yang sangat kecil, namun masih jauh di bawah batas yang dianggap berbahaya oleh otoritas kesehatan dunia.


## Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan terkait pola makan atau kondisi tubuh, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.