• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Faktor yang Tingkatkan Risiko Alami Neuritis
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Faktor yang Tingkatkan Risiko Alami Neuritis

5 Faktor yang Tingkatkan Risiko Alami Neuritis

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 21 Desember 2022

“Selain multiple sclerosis, ada faktor lain yang bisa memicu neuritis optik. Beberapa di antaranya adalah usia, ras, hingga jenis kelamin.”

5 Faktor yang Tingkatkan Risiko Alami Neuritis5 Faktor yang Tingkatkan Risiko Alami Neuritis

Halodoc, Jakarta – Dengan memiliki mata yang sehat, tentunya berbagai aktivitas bisa kamu jalani dengan baik. Namun, serupa dengan bagian tubuh yang lain, mata juga berisiko mengalami gangguan. Salah satunya adalah neuritis atau neuritis optik.

Neuritis adalah gangguan penglihatan yang terjadi akibat adanya peradangan pada saraf optik. Kondisi ini dapat menyebabkan pengidapnya tidak nyaman dengan berbagai keluhan kesehatan yang terjadi. Untuk itu, ketahui penyebab dan faktor yang bisa meningkatkan neuritis pada kesehatan mata berikut ini!

Penyebab dan Faktor Risiko Neuritis

Saraf optik dilapisi oleh dengan zat lemak yang disebut dengan mielin. Zat lemak ini membantu impuls listrik bergerak cepat dari mata menuju otak untuk berubah menjadi informasi visual.

Namun, saat saraf optik mengalami peradangan atau pembengkakan, kondisi ini juga akan memengaruhi mielin sehingga tidak dapat bekerja secara optimal. Gangguan proses visual yang dikirim serabut saraf menuju otak dapat menyebabkan gangguan penglihatan.

Hingga saat ini penyebab neuritis belum diketahui secara pasti. Namun, penyakit ini dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang mielin, sehingga bagian tersebut mengalami kerusakan dan peradangan.

Kondisi ini juga dikaitkan dengan perkembangan neuritis, seperti:

  • Multiple Sclerosis

Penyakit ini dapat menyerang selubung mielin yang menutupi serabut saraf pada otak. Seseorang yang mengidap neuritis optik berisiko mengalami multiple sclerosis, begitu sebaliknya. Risiko multiple sclerosis akan lebih meningkat ketika hasil MRI menunjukkan adanya lesi pada bagian otak.

  • Neuromyelitis Optica

Pada kondisi ini, peradangan dapat memengaruhi saraf optik dan sumsum belakang. Penyakit ini hampir serupa dengan multiple sclerosis, tetapi tidak menyebabkan kerusakan pada otak separah multiple sclerosis.

Selain penyakit tersebut, neuritis juga bisa disebabkan akibat adanya beberapa faktor pemicu lainnya, seperti:

  • Infeksi. Infeksi bakteri, seperti lyme disease dan sifilis berisiko menyebabkan neuritis. Selain itu, penyakit ini juga bisa terjadi akibat infeksi virus, seperti campak, HIV, hingga herpes.
  • Penggunaan Obat-Obatan dan Racun. Penyakit ini juga bisa disebabkan akibat penggunaan obat-obatan tertentu. Selain itu, paparan bahan-bahan kimia, seperti cat dan pelarut juga berisiko meningkatkan risiko penyakit ini.
  • Usia. Neuritis optik rentan terjadi pada usia 20-40 tahun.
  • Jenis Kelamin. Wanita lebih rentan mengalami neuritis optik dibandingkan pria.
  • Ras. Penyakit ini rentan terjadi pada orang dengan kulit putih.

Itulah berbagai faktor yang dapat memicu neuritis optik. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan mata agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.

Pemeriksaan untuk Neuritis 

Neuritis dapat didiagnosis dengan beberapa pemeriksaan, salah satunya adalah pemeriksaan fisik. Pemeriksan ini juga dilakukan untuk memastikan tidak ada penyakit lain yang bisa memicu keluhan pada fungsi penglihatan.

Dokter juga akan memeriksa berbagai keluhan penglihatan yang kamu alami. Ada beberapa gejala yang terjadi pada pengidap neuritis, seperti:

  • Nyeri pada mata, apalagi saat mata bergerak.
  • Penurunan kualitas penglihatan.
  • Munculnya flashing light.
  • Penglihatan yang memburuk saat malam hari.

Selain itu, pemeriksaan oftalmologi juga membantu untuk menunjukkan kelainan pada bagian belakang mata. Dokter juga akan memastikan kemampuan penglihatan dengan melakukan pemeriksaan pengujian bidang visual, penglihatan warna, hingga pengujian ketajaman visual.

Segera tanyakan langsung pada dokter menggunakan Halodoc jika kamu mengalami keluhan yang terkait dengan penyakit ini. Caranya download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Optic Neuritis.
Healthline. Diakses pada 2022. Optic Neuritis.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Optic Neuritis.