• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Tanda Menjalani Hubungan Asmara yang Tidak Sehat

5 Tanda Menjalani Hubungan Asmara yang Tidak Sehat

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
5 Tanda Menjalani Hubungan Asmara yang Tidak Sehat

Halodoc, Jakarta – Kebutuhan dan keinginan untuk melimpahkan kasih sayang kadang membuat seseorang cenderung memertahankan hubungan yang tidak sehat. Perasaan tidak yakin untuk menjalani kehidupan asmara tanpa Si Dia inilah yang mendorong beberapa orang justru mempertahankan hubungan.

Menurut Gary W.Lewandowski Jr, pakar psikologi hubungan dari Monmouth University mengatakan, idealnya sebuah hubungan yang sehat adalah membuat kamu merasa menjadi sosok terbaik dirimu. Kamu dapat mengembangkan diri secara karier, passion dan menghargai diri sendiri. Jadi, ketika salah seorang dari sebuah hubungan sudah tidak lagi bisa merasa jadi sosok terbaik, bisa jadi sebuah hubungan asmara itu sudah tidak sehat. (Baca juga: Inilah 6 Arti Cairan Miss V yang Perlu Diketahui)

  1. Pasangan Senang Mengkritik

Tidak masalah dengan kritik yang membangun. Justru ini menjadi bahan introspeksi menjadikan diri lebih baik lagi. Tapi kalau kritik yang diberikan pasangan sifatnya menyerang, menyudutkan dan membuat kamu merasa menjadi pribadi yang “buruk”, ini yang perlu kamu waspadai. Contoh kritik yang menyudutkan seperti mengomentari bentuk badan, wajah, hal-hal fisik lainnya yang membuat kamu jadi minder.

  1. Memanipulasi Keadaan

Kamu sering berada dalam situasi sebagai orang yang harus bertanggungjawab atas keadaan yang salah. Sebenarnya kalau dipikir-pikir itu bukan salahnya kamu tapi pasangan selalu menempatkan kamu sebagai pihak yang disalahkan. Anehnya, kamu diam saja karena tidak mau memperburuk keadaan. Lebih baik mengalah ketimbang ribut, demikian pemikiran kamu. Padahal, mendiamkan situasi yang tidak benar justru akan membuat hubungan menjadi semakin tidak sehat. Akan ada yang “menjajah” dan “terjajah”, idealnya sebuah hubungan adalah seimbang saling mengisi dan mendukung.

  1. Ada Orang Ketiga

Tanda lainnya kalau kamu sedang menjalani hubungan tidak sehat adalah keberadaan orang ketiga, apakah itu dari kamu atau pasangan. Bisa jadi kamu menyangka mendiamkan perselingkuhan adalah cara menyelamatkan hubungan. Sambil berharap-harap cemas perselingkuhan tersebut akan berakhir. Tidak akan berakhir kalau tidak ada yang mengakhiri. Kalau memang harus berkonfrontasi untuk memperjelas hubungan, kenapa tidak?

Perselingkuhan dan berganti-ganti pasangan bisa menyebabkan penyakit kelamin dan gangguan fungsi seks. Kalau kamu punya pertanyaan lebih lanjut mengenai penyakit kelamin dan hal-hal terkait disfungsi seksual tanyakan saja langsung di Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

  1. Merasa Stres

Stres dan tidak bahagia adalah salah satu tanda kalau kamu sedang menjalani hubungan yang tidak sehat. Kalau hubungan kamu baik-baik saja dengan pasangan, pastilah tidak ada perasaan tertekan. Akan ada masalah, karena tidak ada hubungan yang lancar-lancar saja. Tapi setiap masalah sudah seharusnya diselesaikan dengan baik dan tidak membuat salah satu di antara kamu dan pasangan tertekan.

  1. Ada Pihak yang Selalu Dirugikan

Bukan dalam arti hubungan yang sehat adalah saling menguntungkan ya, tapi sudah seharusnya seimbang. Jika hanya hanya satu orang yang berkorban dalam sebuah hubungan, maka hubungan ini sudah tidak imbang. Mungkin saja orang yang berkorban tidak merasa pengorbanan itu adalah hal yang salah. Namun, dalam hubungan yang sehat sebaiknya pasangan harus memiliki keseimbangan. Tidak ada yang dirugikan, apalagi soal perasaan. Misalnya, saja ketika seorang istri harus bekerja dalam keadaan hamil dan menempuh jarak yang cukup jauh. Sedangkan sang suami mengacuhkan kondisi ini dan membuat istri melakukan pekerjaan rumah juga. Tentu kondisi ini tidak menguntungkan untuk istri, bukan?