
6 Cara Menghilangkan Bau Ketiak yang Paling Efektif
Bau ketiak atau bromhidrosis dipicu bakteri pada keringat dan dapat diatasi dengan sabun antibakteri serta antiperspiran.

DAFTAR ISI
- Cara Menghilangkan Bau Ketiak
- Penyebab Utama Bau Ketiak (Bromhidrosis)
- Pencegahan Bau Ketiak Jangka Panjang
Bau ketiak disebabkan oleh keringat yang mengandung protein dan lemak. Kedua zat tersebut kemudian dipecah oleh bakteri dan menghasilkan bau tidak sedap.
Ini juga bisa disebabkan oleh area ketiak yang cenderung lembap dan kurang sirkulasi udara. Bau ketiak yang dibiarkan begitu saja dapat menurunkan rasa percaya diri seseorang.
Dalam intensitas ringan, bau ketiak dapat dengan mudah diatasi dengan langkah sederhana. Kamu hanya perlu langkah di bawah ini dan mempraktikkannya secara konsisten, agar bau ketiak berangsur membaik.
Cara Menghilangkan Bau Ketiak
Apa saja yang harus dilakukan untuk menghilangkan bau ketiak?
1. Menjaga kebersihan diri
Mandi setidaknya dua kali sehari. Gosok seluruh area badan termasuk ketiak. Ini dapat menghilangkan keringat dan bakteri yang menempel di kulit. Lakukan secara teratur untuk hasil yang maksimal.
2. Gunakan sabun antibakteri
Gunakan sabun antibakteri yang dilengkapi dengan vitamin E, ekstrak lemon, tea tree oil, dan mint. Sabun ini bukan hanya ampuh menghilangkan bakteri, tapi juga menjaga kulit tetap lembut dan lembap.
3. Keringkan ketiak setelah mandi
Lap tubuh menggunakan handuk setelah mandi hingga benar-benar kering. Perhatikan area tubuh yang memiliki banyak keringat seperti ketiak. Ketiak yang kering akan menyulitkan bakteri untuk berkembangbiak.
4. Gunakan antiperspiran
Setelah mengeringkan tubuh, gunakan antiperspirant di ketiak. Antiperspirant mengandung aluminium klorida yang dapat membantu menekan produksi keringat di area ketiak. Gunakan dua kali sehari saat pagi dan malam.
5. Jaga pakaian tetap bersih
Jika kamu adalah orang yang gampang berkeringat, disarankan untuk mengganti pakaian sesering mungkin. Pakaian bersih dapat mencegah penumpukan bakteri yang berujung pada bau ketiak tidak sedap.
6. Hindari makanan atau minuman tertentu
Tips menghilangkan bau ketiak yang terakhir dilakukan dengan menghindari makanan pedas. Makanan jenis ini dapat memicu keringat keluar lebih banyak. Kamu juga disarankan untuk menghindari minuman berkafein dan beralkohol.
Apabila telah melakukan perawatan di atas tetapi kulit tidak membaik, Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Kulit di Halodoc yang bisa kamu hubungi.
Penyebab Utama Bau Ketiak (Bromhidrosis)
Bau ketiak, yang secara medis dikenal sebagai bromhidrosis, terutama disebabkan oleh aktivitas bakteri pada keringat apokrin. Keringat apokrin mengandung protein dan lipid yang menjadi substrat bagi bakteri.
1. Aktivitas Bakteri pada Kelenjar Apokrin
Kelenjar apokrin banyak terdapat di ketiak, menghasilkan keringat yang kaya protein, karbohidrat, dan lipid. Bakteri seperti Corynebacterium spp. dan Staphylococcus spp. yang hidup di permukaan kulit akan memecah senyawa ini menjadi asam lemak volatil berantai pendek yang memiliki bau menyengat. Proses inilah yang menjadi inti dari penyebab bau ketiak.
2. Faktor Genetik
Beberapa individu mungkin memiliki kecenderungan genetik terhadap bau badan yang lebih kuat atau jenis bakteri kulit tertentu yang lebih aktif dalam menghasilkan bau.
3. Hormon
Perubahan hormonal, seperti saat pubertas, kehamilan, atau menopause, dapat memengaruhi aktivitas kelenjar apokrin dan komposisi keringat, yang berpotensi memperburuk bau ketiak.
4. Pola Makan
Konsumsi makanan tertentu yang mengandung senyawa sulfur, seperti bawang putih, bawang merah, kari, rempah-rempah pedas, atau bahkan daging merah dan kafein, dapat memengaruhi aroma keringat dan bau badan.
5. Pakaian
Pakaian berbahan sintetis yang tidak menyerap keringat dengan baik dapat memerangkap kelembapan dan panas, menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri dan memperparah bau.
6. Higiene Pribadi yang Kurang Optimal
Kurangnya kebersihan diri, seperti jarang mandi atau tidak membersihkan area ketiak dengan benar, memungkinkan bakteri berkembang biak dengan cepat.
7. Kondisi Medis Tertentu
Dalam beberapa kasus, bau ketiak yang persisten atau sangat kuat dapat menjadi indikasi kondisi medis lain, seperti hyperhidrosis (keringat berlebih), diabetes, penyakit ginjal, atau masalah hati. Namun, kasus seperti ini memerlukan diagnosis dan penanganan medis lebih lanjut.
Ketahui juga informasi mengenai Perawatan Kulit – Cara dan Jenis Sesuai Tipe Kulit agar senantiasa terjaga kondisinya.
Pencegahan Bau Ketiak Jangka Panjang
Pencegahan bau ketiak adalah proses berkelanjutan yang memerlukan konsistensi dan perhatian terhadap gaya hidup. Selain langkah-langkah yang telah disebutkan di atas, penting untuk:
- Konsisten dengan Rutinitas Higiene: Jadikan mandi dan penggunaan produk ketiak sebagai bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian.
- Pantau Respons Tubuh: Perhatikan bagaimana tubuh bereaksi terhadap makanan tertentu atau perubahan dalam gaya hidup.
- Kelola Stres: Stres dapat memicu kelenjar apokrin lebih aktif, sehingga pengelolaan stres melalui meditasi, yoga, atau aktivitas relaksasi lainnya dapat membantu.
Itulah penjelasan seputar cara menghilangkan bau ketiak yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan lain terkait kondisi ini, hubungi dokter spesialis kulit di Halodoc saja!
Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:



