Ad Placeholder Image

6 Gerakan Tabata Workout untuk Tubuh Ideal

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

“Tabata adalah metode olahraga latihan interval intensitas tinggi atau HIIT yang terdiri dari serangkaian gerakan yang seseorang lakukan dalam waktu singkat."

6 Gerakan Tabata Workout untuk Tubuh Ideal6 Gerakan Tabata Workout untuk Tubuh Ideal

DAFTAR ISI


Di tengah kesibukan masyarakat urban saat ini, waktu seringkali menjadi kendala utama untuk menjalani gaya hidup sehat. Banyak orang merasa tidak memiliki cukup waktu untuk pergi ke pusat kebugaran selama satu jam atau lebih. Di sinilah metode latihan intensitas tinggi seperti Tabata mulai mendapatkan popularitas yang masif. Tabata workout adalah salah satu bentuk latihan interval intensitas tinggi (HIIT) yang dirancang untuk memberikan hasil maksimal dalam waktu yang sangat singkat, yakni hanya empat menit.

Metode ini pertama kali dikembangkan oleh Dr. Izumi Tabata di Jepang pada tahun 1996. Awalnya, penelitian ini dilakukan pada atlet speed skating elit untuk melihat apakah ledakan energi dalam waktu singkat dapat meningkatkan performa anaerobik dan aerobik secara bersamaan. Hasilnya sangat mengejutkan; latihan singkat ini terbukti lebih efektif meningkatkan kebugaran kardiovaskular dibandingkan latihan kardio intensitas sedang yang dilakukan dalam durasi lama. Bagi kamu yang ingin membakar lemak dengan cepat namun memiliki jadwal yang padat, memahami prinsip dasar Tabata adalah langkah awal yang tepat.

Namun, perlu diingat bahwa karena intensitasnya yang sangat tinggi, Tabata tidak boleh dilakukan sembarangan. Dibutuhkan kondisi fisik yang prima atau persiapan yang matang agar tidak terjadi cedera otot atau gangguan jantung. Jika kamu memiliki riwayat medis tertentu, sangat disarankan untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna memastikan keamanan program latihan yang akan kamu jalani.

Selain persiapan fisik, dukungan nutrisi dan suplemen juga memegang peranan penting untuk menjaga stamina selama latihan intensitas tinggi. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk memenuhi kebutuhan vitamin atau suplemen pendukung metabolisme tubuhmu. Nah, mau tahu apa saja detail mengenai gerakan dan manfaat Tabata? Berikut ulasannya!

Apa Itu Tabata Workout?

Secara definisi, tabata workout adalah metode latihan yang terdiri dari delapan set latihan intensitas tinggi yang dilakukan dalam waktu 20 detik untuk setiap set, diikuti dengan 10 detik istirahat. Total waktu yang dibutuhkan hanya 4 menit. Meskipun durasinya terdengar sangat singkat, tujuan utamanya adalah mendorong tubuh hingga mencapai batas maksimal (maximal aerobic capacity) dalam durasi 20 detik tersebut.

Dalam dunia kebugaran, metode ini dikenal sebagai “latihan yang efisien secara waktu.” Prinsip kerjanya adalah menciptakan “hutangan oksigen” dalam tubuh, yang memaksa tubuh bekerja ekstra keras untuk pulih bahkan setelah latihan selesai. Fenomena ini sering disebut sebagai Excess Post-exercise Oxygen Consumption (EPOC) atau efek afterburn, di mana pembakaran kalori tetap berlangsung hingga beberapa jam setelah kamu berhenti berolahraga.

Manfaat Tabata bagi Kesehatan

Olahraga Tabata menawarkan berbagai manfaat yang sangat luas, mulai dari kesehatan fisik hingga kesehatan mental. Berikut adalah beberapa manfaat utamanya:

1. Meningkatkan Metabolisme dan Membakar Lemak

Karena intensitasnya yang ekstrem, Tabata mampu meningkatkan laju metabolisme basal (BMR) kamu. Hal ini membuat tubuh lebih efisien dalam membakar lemak, bahkan saat kamu sedang beristirahat. Ini adalah solusi efektif bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam di atas treadmill.

2. Meningkatkan Kapasitas Aerobik dan Anaerobik

Kapasitas aerobik berkaitan dengan kemampuan tubuh menggunakan oksigen, sedangkan anaerobik berkaitan dengan kemampuan tubuh menghasilkan energi tanpa oksigen (saat melakukan aktivitas berat). Tabata adalah sedikit dari jenis olahraga yang mampu meningkatkan kedua kapasitas ini secara signifikan dalam satu sesi latihan.

3. Menjaga Massa Otot

Banyak latihan kardio durasi lama justru berisiko mengikis massa otot jika tidak dibarengi dengan asupan protein yang cukup. Sebaliknya, Tabata cenderung menjaga massa otot karena durasinya yang singkat namun beban kerjanya tinggi, yang merangsang pelepasan hormon pertumbuhan.

4. Efisiensi Waktu

Hanya dengan 4 hingga 20 menit (jika melakukan beberapa sirkuit), kamu sudah mendapatkan manfaat kesehatan yang setara dengan lari selama satu jam. Ini sangat cocok bagi pekerja kantoran yang sibuk.

Prinsip Dasar Latihan Tabata

Untuk mendapatkan hasil maksimal, kamu harus mengikuti rumus asli dari Dr. Izumi Tabata:

  • Latihan intensitas maksimal selama 20 detik.
  • Istirahat total selama 10 detik.
  • Ulangi sebanyak 8 siklus (total 4 menit).

Kunci keberhasilan Tabata bukan pada jenis gerakannya, melainkan pada intensitasnya. Jika setelah 4 menit kamu masih merasa segar dan sanggap mengobrol dengan lancar, kemungkinan besar kamu tidak melakukannya dengan intensitas yang cukup tinggi.

Tips Keamanan Sebelum Mulai Tabata
  1. Lakukan pemanasan (warm-up) minimal 5-10 menit untuk menyiapkan jantung dan otot.
  2. Gunakan sepatu olahraga yang memiliki bantalan baik untuk meredam benturan.
  3. Jangan memaksakan diri jika merasa pusing, mual, atau nyeri dada yang tajam.

6 Gerakan Tabata untuk Pemula

Meskipun Tabata bisa menggunakan alat, bagi pemula disarankan menggunakan beban tubuh sendiri (bodyweight). Berikut adalah 6 gerakan yang bisa kamu kombinasikan:

1. Jumping Jacks

Gerakan klasik yang sangat efektif untuk meningkatkan detak jantung dengan cepat. Pastikan tangan menyentuh di atas kepala dan kaki terbuka lebar saat melompat.

2. Burpees

Ini adalah gerakan komposit yang melatih hampir seluruh otot tubuh. Dari posisi berdiri, turun ke posisi squat, lempar kaki ke belakang menjadi posisi push-up, tarik kembali kaki ke depan, dan melompat setinggi mungkin.

3. Mountain Climbers

Posisikan tubuh seperti akan push-up, lalu gerakkan lutut ke arah dada secara bergantian dengan cepat seolah-olah sedang mendaki gunung dalam posisi horizontal.

4. High Knees

Lari di tempat dengan mengangkat lutut setinggi pinggang. Fokus pada kecepatan dan koordinasi tangan.

5. Squat Jumps

Lakukan squat biasa, namun saat naik, tambahkan ledakan lompatan vertikal. Ini sangat bagus untuk membakar lemak di area paha dan bokong.

6. Push-ups

Untuk melatih kekuatan tubuh bagian atas. Jika belum kuat melakukan push-up standar, kamu bisa meletakkan lutut di lantai sebagai tumpuan.

Perbedaan Tabata dan HIIT

Banyak orang mengira Tabata dan HIIT adalah hal yang sama. Padahal, Tabata adalah bagian dari HIIT, namun dengan aturan yang lebih ketat. Pada HIIT tradisional, periode istirahat biasanya lebih lama (misalnya 1:2 antara kerja dan istirahat). Sedangkan pada Tabata, periode istirahat sangat singkat (2:1 antara kerja dan istirahat), yang memberikan tekanan lebih besar pada sistem kardiovaskular.

Studi Mengenai Tabata Workout

Medicine & Science in Sports & Exercise menerbitkan studi di tahun 1996 yang menjelaskan bahwa pelatihan interval intensitas tinggi (20 detik kerja, 10 detik istirahat) meningkatkan kapasitas anaerobik sebesar 28% dan VO2 max sebesar 14% hanya dalam 6 minggu.

Studi ini membandingkan kelompok yang melakukan olahraga intensitas sedang selama satu jam dengan kelompok Tabata. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok Tabata mendapatkan peningkatan kebugaran yang jauh lebih signifikan meskipun total waktu latihan mereka jauh lebih sedikit.

FAQ

1. Apakah tabata workout adalah olahraga yang aman untuk penderita jantung?

Penderita gangguan jantung wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai Tabata karena beban jantung akan meningkat sangat drastis dalam waktu singkat.

2. Berapa kali seminggu sebaiknya melakukan Tabata?

Disarankan tidak lebih dari 2-3 kali seminggu dengan jeda istirahat antar sesi minimal 48 jam agar otot dapat pulih dengan sempurna.

3. Apakah Tabata bisa mengecilkan perut?

Ya, Tabata sangat efektif membakar lemak visceral (lemak perut) melalui efek afterburn yang dihasilkan setelah latihan intensitas tinggi.

4. Bolehkah melakukan Tabata saat perut kosong?

Boleh, namun pastikan kamu tidak memiliki riwayat hipoglikemia (gula darah rendah) karena Tabata membutuhkan energi besar yang berasal dari glikogen otot.

Setelah memahami bahwa tabata workout adalah metode yang sangat intens, pastikan kamu selalu mendengarkan sinyal tubuhmu. Jika kamu merasa sangat lelah atau mengalami nyeri sendi yang tidak wajar setelah latihan, jangan ragu untuk beristirahat.

Kamu juga bisa mendapatkan berbagai produk pendukung kesehatan seperti balsem otot, suplemen sendi, atau vitamin untuk memulihkan energi setelah olahraga di Toko Kesehatan Halodoc. Selalu ingat bahwa konsistensi dan keamanan adalah kunci utama dalam mencapai tubuh ideal.

Referensi:
Tabata, I., et al. (1996). Effects of moderate-intensity endurance and high-intensity intermittent training on anaerobic capacity and VO2max. Medicine & Science in Sports & Exercise.
Mayo Clinic. (2024). Interval training: Is it right for you?.
American Council on Exercise (ACE). (2025). Is Tabata training appropriate for everyone?.
WebMD. (2024). Tabata Training: How It Works and Benefits.

## Punya Keluhan Otot atau Sendi Setelah Olahraga? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa nyeri otot atau bingung memilih suplemen yang tepat setelah mencoba Tabata? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.