• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Kiat Mengatasi Ketergantungan Dot Pada Anak

6 Kiat Mengatasi Ketergantungan Dot Pada Anak

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
6 Kiat Mengatasi Ketergantungan Dot Pada Anak

Halodoc, Jakarta – Ketika usia kamu sudah mencapai enam bulan ke atas, kamu perlu membatasi atau menjauhkan si kecil dari dot untuk mengurangi risiko anak kamu terkena infeksi telinga. Membiarkannya terlalu lama mengisap dot sampai usianya balita juga memicu gigi atasnya maju ke arah bibir. Kebiasaan memakai dot dalam jangka waktu yang lama bisa juga menghambat kemampuannya berbicara. Hal ini karena mengisap dot bisa mengunci mulutnya pada posisi yang tidak normal, sehingga membuatnya kesulitan untuk mengembangkan otot-otot lidah dan bibirnya secara normal. Dengan adanya dot di mulutnya, anak kamu jadi malas untuk berlatih bicara. Untuk mengatasi ketergantungan dot pada anak berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

Cara Mengatasi Ketergantungan Dot Pada Anak
Dalam praktIknya mungkin kamu akan mengalami kesulitan untuk mengatasi ketergantungan dot pada si buah hati, apalagi ia sudah berusia balita dan telah terbiasa  menggunakan dot sejak bayi. Kemungkinan anak kamu akan lebih rewel ketika tidak mengisap dot. Meskipun begitu sebagai orang tua, kamu harus membiasakan anak untuk minum tidak menggunakan dot. Berikut ada lima cara mengatasi ketergantungan dot pada anak yang bisa kamu ikuti:

  1. Agar si kecil mau melepaskan dotnya, kamu bisa mengatasinya dengan meceritakan sebuah kisah seperti dot tersebut diambil oleh peri untuk bayi yang lebih kecil darinya.
  2. Bila suatu waktu anak kamu ingin memakai dot, kamu bisa mengalihkan perhatiannya pada sesuatu yang bisa menarik perhatiannya seperti mengajaknya bermain, membacakan buku dongeng, atau melakukan hal-hal yang dia sukai.
  3. Apabila lama kelamaan anak kamu sudah terbiasa untuk tidak mengisap dot, khususnya di luar jam tidur, kamu bisa meningkatkan waktu untuk tidak menggunakan dot. Caranya dengan tidak memberikan dot saat tidur siang. Kemudian setelah dia sudah mulai terbiasa untuk tidak menggunakan dot saat tidur siang, kamu bisa menerapkannya saat tidur malam.
  4. Bila di tiap kesempatan si kecil selalu mengisap dot, batasilah kebiasaannya tersebut. Seperti mengizinkan si kecil menggunakan dot hanya saat tidur siang dan malam saja.
  5. Jikaanak kamu sudah mulai terlihat gelisah, kamu bisa menenangkannya dengan bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia rasakan lalu kamu bisa membelai, memeluk, dan menciumnya.
  6. Hal terpenting lainnya yakni pastikan seluruh anggota keluarga tahu bahwa si kecil sedang menjalani proses penyapihan pada dot agar perlakuan untuknya bisa sama dengan apa yang kamu lakukan, sekaligus tidak membuat si kecil bingung.


Bila kamu berniat untuk mengatasi ketergantungan dot pada anak, pastikan kondisi atau situasi di lingkungan rumah sedang dalam keadaan normal. Jangan menyapihnya ketika baru pindah rumah, si kecil sedang stres, kamu baru memiliki anak lagi, atau mengalami perubahan lainnya. Dengan memberikan dot akan lebih disarankan jika hal tersebut terjadi. Karena bisa membantu buah hati untuk lebih tenang.

Itu penjelasan tentang cara mengatasi ketergantungan dot pada anak yang bisa kamu ikuti. Bila masih ada hal yang ingin kamu tanyakan terkait cara mengatasi ketergantungan dot pada anak maupun masalah kesehatan lainnya kamu bisa  memanfaatkan aplikasi kesehatan Halodoc untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap dengan berdiskusi bersama berbagai dokter ahli yang terpercaya melalui metode chat, voice call, atau video call. Kamu pun bisa membeli kebutuhan medis seperti vitamin atau suplemen untuk anak atau pun kamu sampai hanya dalam 1 jam melalui layanan Pharmacy Delivery, sehingga tidak perlu lagi repot keluar rumah untuk pergi ke apotek. Download aplikasi Halodoc, di App Store atau Google Play sekarang.

LIHAT JUGA: 5 CARA MENGATASI CEGUKAN PADA BAYI BARU LAHIR