6 Trik Aman Berpuasa bagi Pengidap Gangguan Lambung
“Kekambuhan gejala yang tidak dapat diprediksi terkadang menjadi penghalang untuk berpuasa bagi pengidap asam lambung. Konsumsi makanan tinggi serat, makanan bersifat basa, susu, teh jahe, dan air lemon dapat mencegah kekambuhan asam lambung saat puasa.”

Halodoc, Jakarta – Meski tidak mudah melakukannya, semua pengidap gangguan lambung diperbolehkan berpuasa. Agar puasa dapat berjalan dengan lancar, kamu perlu mengetahui makanan dan minuman apa yang harus dan pantang dikonsumsi. Dalam kasus yang parah, kamu membutuhkan saran dokter sebelum berpuasa.




Mencegah Naiknya Asam Lambung saat Berpuasa
Mual adalah gejala umum dari penyakit asam lambung atau GERD. Bukan itu saja, pengidap mungkin akan mengalami sensasi terbakar di perut atau dada setelah konsumsi makanan tertentu. GERD juga dapat menyebabkan muntah atau regurgitasi saat asam lambung bergerak ke kerongkongan.
Bukan itu saja, berikut ini beberapa gejala lainnya:
- Batuk kering.
- Sakit tenggorokan.
- Perut kembung.
- Bersendawa atau cegukan.
- Kesulitan menelan.
- Benjolan di tenggorokan.
Mencegah naiknya asam lambung saat puasa perlu dilakukan agar ibadah dapat berjalan dengan lancar. Ini beberapa tips yang dapat kamu lakukan:
1. Konsumsi Makanan Tinggi Serat
Langkah pertama mencegah naiknya asam lambung saat puasa adalah mengonsumsi makanan tinggi serat. Jenis makanan ini membuat orang merasa kenyang lebih lama dan tidak mengonsumsi makanan berlebihan saat berbuka. Kandungan tinggi serat dapat diperoleh dari beberapa jenis makanan ini:
- Biji-bijian utuh, seperti oatmeal dan beras merah.
- Sayuran akar, seperti ubi jalar, wortel, dan buah bit.
- Sayuran hijau, seperti asparagus, brokoli, dan kacang hijau.
- Kacang-kacangan.
2. Konsumsi Makanan Bersifat Basa
Tips mencegah naiknya asam lambung saat puasa selanjutnya dilakukan dengan mengonsumsi makanan bersifat basa. Jenis makanan ini dapat membantu mengimbangi kadar asam lambung dalam perut. Sejumlah makanan bersifat basa, meliputi:
- Pisang.
- Melon.
- Kembang kol.
- Buah semangka.
3. Konsumsi Makanan dengan Tinggi Kadar Air
Selanjutnya, kamu bisa mengonsumsi makanan dengan kadar air yang tinggi. Makanan jenis ini dapat mengencerkan dan melemahkan asam lambung. Beberapa makanan tersebut, termasuk:
- Seledri.
- Mentimun.
- Selada.
- Semangka.
- Sup kaldu.
- Teh herbal.
4. Minum Susu
Konsumsi susu saat sahur atau berbuka dinilai dapat mencegah naiknya asam lambung saat puasa. Namun, susu yang dikonsumsi adalah susu murni, susu dengan kandungan rendah lemak, susu skim, atau susu tanpa lemak. Kandungan lemak dalam susu justru dapat memperburuk refluks asam.
Dalam mencegah naiknya asam lambung saat puasa, susu berperan sebagai penyangga sementara antara lapisan lambung dan isi lambung yang asam. Sifatnya sama dengan yoghurt rendah lemak, yang berperan dalam menunjang kesehatan organ pencernaan.
5. Konsumsi Teh Jahe
Mencegah naiknya asam lambung saat puasa selanjutnya dapat dilakukan dengan konsumsi teh jahe. Jahe bersifat basa dan antiinflamasi, yang dapat meringankan masalah pada saluran pencernaan. Teh jahe bisa kamu konsumsi saat sahur atau berbuka untuk meringankan GERD saat sedang berpuasa.
6. Konsumsi Air Lemon
Langkah terakhir dapat dilakukan dengan mengonsumsi air lemon. Lemon memang sangat asam, tetapi dalam jumlah kecil dapat menetralkan asam lambung. Caranya dengan mencampur air hangat, lemon, dan madu. Kamu juga bisa menambah madu sebagai antioksidan alami, yang melindungi tubuh dari kerusakan sel.
Jika sejumlah langkah tersebut tidak mampu mencegah naiknya asam lambung saat puasa, silahkan periksakan diri di rumah sakit terdekat untuk melakukan perawatan. Jika kamu membutuhkan informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup, dan pola hidup sehat lainnya, silahkan download Halodoc sekarang juga!
Referensi: