• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 8 Tanda Lingkungan Kerja Tidak Baik untuk Kesehatan Mental

8 Tanda Lingkungan Kerja Tidak Baik untuk Kesehatan Mental

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Pada dasarnya, lingkungan kerja yang nyaman dan penuh aura positif berdampak baik bagi produktivitas, kesejahteraan, dan kebahagiaan orang-orang yang ada di dalamnya. Hal sebaliknya juga berlaku, lingkungan kerja yang tidak baik untuk kesehatan mental akan menimbulkan berbagai tekanan negatif.

Nah, tekanan negatif inilah yang akan memengaruhi produktivitas, memicu stres dan depresi, hingga menggerus kebahagiaan seseorang. Lantas, seperti apa sih tanda lingkungan kerja yang tidak baik untuk kesehatan mental?

Baca juga: Stres Karena Bekerja, Ini Cara Mengatasinya

1.Perilaku yang Menindas 

Banyaknya penindas atau pem-bully adalah salah satu tanda lingkungan kerja yang tidak baik untuk kesehatan mental. Para penindas ini sering kali meremehkan dan merendahkan orang lain di sekitarnya.

Memiliki rekan kerja yang suka menindas saja sudah amat meresahkan, apalagi bila ditambah dengan bos yang gemar mem-bully. Makin meresahkan dan amat mengganggu, bukan?

2.Menjelek-jelekan Reputasi 

Banyaknya rekan kerja atau bos yang suka menjelek-jelekan reputasimu, merupakan salah satu tanda lingkungan kerja yang tidak baik untuk kesehatan mental. Tak sedikit drama kantor yang dipicu oleh peristiwa ini. Mereka yang gemar menyerang reputasimu biasanya suka membicarakan hal buruk di belakangmu, bergosip, atau bahkan, memperlakukan dirimu seolah-olah sakit jiwa. 

Mereka juga mungkin akan meniru gerak tubuh, suara, cara berjalan, mengejek, hingga menyindir hal-hal yang berbau seksual. Nah bagi dirimu yang berada di situasi ini, berarti kamu berada di tengah-tengah lingkungan kerja yang sangat beracun.

3.Bos yang Selalu Meremehkan

Bos atau manajer yang suka meremehkan seringkali membuat kamu merasa kesal atau bahkan kecewa. Padahal, meski posisinya lebih tinggi, bukan berarti mereka berhak untuk meremehkan bawahannya.

Bos dan para manajer mungkin memiliki lebih banyak gelar atau pengalamanan, tapi bukan berarti mereka lebih baik dari bawahannya. Ingat, bila bos atau manajermu memperlakukan kamu tidak sederajat dan tidak profesional, maka ini saatnya untuk mempertimbangkan kembali pilihan pekerjaanmu.

Baca juga: Hati-Hati, Ini 9 Tipe "Karyawan Racun" di Kantor

4.Tidak Profesional

Tanda lingkungan kerja yang tidak baik untuk kesehatan mental lainnya adalah lingkungan kantor yang dipenuhi dengan orang-orang yang tidak profesional. Bos atau rekan kerja yang tak profesional sering kali membuat kamu merasa risih atau penat.

Contohnya selalu terlambat menghadiri rapat, suka bergosip, bersikap kasar, atau bahkan tak menganggap serius pekerjaanya. Awas, karyawan atau bos beracun seperti ini bisa memengaruhi produktivitas dan kebahagiaanmu.

5.Rekan-Rekan yang Selalu Mengeluh

Terkadang kamu mungkin merasa ragu mana apakah benar pekerjaan telah ‘menyedot’ waktu, tenaga, atau bahkan kebahagiaan. Namun, bila rekan-rekan kerjamu juga suka mengeluh, dan mengalami hal yang serupa mengenai pekerjaannya, maka jelas pekerjaan di kantor yang beracun. Singkat kata, tidak ada yang salah dengan dirimu. 

6.Sering Jatuh Sakit

Stres dan tekanan mental yang terus-menerus bisa berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan psikis. Nah, bila kamu bekerja di lingkungan yang beracun, jangan heran bila stres sering kali menyerang. Kondisi inilah yang ujung-ujungnya bakal membuatmu jatuh sakit. Parahnya lagi, lingkungan kerja yang beracun biasanya tak memberikan dirimu waktu untuk beristirahat atau pulih dari sakit. 

Baca juga: Hati-Hati, Tertekan Deadline juga Bisa Bikin Stres

Nah, bagi kamu yang mengalami tekanan batin, stres, atau bahkan depresi akibat pekerjaan di kantor, cobalah tanyakan pada psikolog mengenai kondisi tersebut. Awas, stres atau depresi yang dibiarkan bisa berdampak buruk bagi fisik dan psikismu. 

Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter atau psikolog melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 



Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2020. How to Recognize a Toxic Work Environment and Get Out Alive
Psychology Today. Diakses pada 2020. When Work Is Toxic
Psychology Today. Diakses pada 2020. The 5 Warning Signs of a Toxic Work Environment