Ad Placeholder Image

Ada Benjolan di Bawah Dagu, Ini Cara Mengatasi Sialolithiasis

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Kenali gejalanya sejak dini dan pelajari langkah perawatan yang aman agar tidak berlanjut serius.

Ada Benjolan di Bawah Dagu, Ini Cara Mengatasi SialolithiasisAda Benjolan di Bawah Dagu, Ini Cara Mengatasi Sialolithiasis

DAFTAR ISI


Menemukan benjolan di bawah dagu secara tiba-tiba tentu bisa memicu rasa khawatir. Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi dan bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari yang ringan hingga kondisi medis yang memerlukan penanganan khusus. Benjolan tersebut mungkin terasa keras, lunak, nyeri saat ditekan, atau bahkan tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali.

Penting bagi kamu untuk mengenali karakteristik benjolan tersebut. Sebagian besar benjolan di area ini berkaitan dengan kelenjar getah bening yang membengkak akibat infeksi di area sekitar mulut, tenggorokan, atau telinga. Namun, ada juga kemungkinan lain seperti kista, lipoma, atau masalah pada kelenjar ludah yang dikenal sebagai sialolithiasis (batu kelenjar ludah). Memahami penyebabnya adalah langkah awal yang krusial sebelum menentukan tindakan pengobatan yang tepat.

Penanganan benjolan di bawah dagu sangat bergantung pada diagnosis dokter. Jika benjolan disebabkan oleh infeksi bakteri, maka kebersihan rongga mulut dan penggunaan antiseptik atau antibiotik mungkin diperlukan. Sebaliknya, jika penyebabnya adalah penyumbatan kelenjar ludah, langkah-langkah untuk merangsang produksi air liur seringkali disarankan untuk membantu mengeluarkan sumbatan tersebut secara alami.

Untuk membantu merawat kesehatan area mulut dan tenggorokan yang mungkin menjadi sumber atau dampak dari munculnya benjolan tersebut, ada beberapa produk kesehatan yang bisa kamu gunakan. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan mudah.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang bisa mendukung pemulihan kamu? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk untuk Kesehatan Mulut dan Tenggorokan

Menjaga kebersihan rongga mulut adalah hal yang sangat penting ketika terdapat benjolan atau peradangan di sekitar dagu dan leher. Berikut adalah daftar produk pilihan yang dapat membantu kamu menjaga higienitas mulut dan meredakan gejala infeksi ringan:

1. Betadine Mouthwash & Gargle 190 ml

Betadine Mouthwash & Gargle mengandung zat aktif Povidone-iodine 1%. Produk ini bekerja sebagai antiseptik spektrum luas yang efektif membunuh bakteri, jamur, dan virus di dalam rongga mulut. Povidone-iodine bekerja dengan cara merusak dinding sel mikroorganisme sehingga pertumbuhan kuman penyebab infeksi dapat dihentikan.

Manfaat utamanya adalah untuk mengatasi infeksi mulut seperti sariawan, gusi bengkak, serta membantu meringankan sakit tenggorokan yang seringkali menyertai pembengkakan kelenjar di bawah dagu. Dengan rutin berkumur menggunakan cairan ini, kamu dapat memastikan area mulut tetap bersih dan meminimalkan risiko infeksi lebih lanjut.

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan sekitar 15 ml cairan untuk berkumur (gargle) selama 30 detik.
  • Dapat digunakan 3-5 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
  • Tuang ke tutup botol, berkumur di tenggorokan (gargle), lalu buang. Jangan ditelan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Mouthwash & Gargle 190 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Degirol 0.25 mg 20 Tablet

Degirol adalah tablet hisap yang mengandung Dequalinium Chloride. Zat ini memiliki sifat antiseptik dan desinfektan yang kuat untuk melawan bakteri gram positif dan gram negatif serta jamur yang menyerang selaput lendir mulut dan tenggorokan.

Manfaat Degirol adalah untuk membantu meredakan radang tenggorokan, radang gusi (gingivitis), dan infeksi selaput lendir mulut. Tablet ini sangat praktis digunakan saat kamu merasakan ketidaknyamanan atau nyeri di area mulut yang mungkin memicu sensitivitas pada benjolan di bawah dagu.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Hisap 1 tablet setiap 3-4 jam.
  • Maksimum penggunaan adalah 8 tablet per hari.
  • Biarkan tablet melarut perlahan di dalam mulut seperti menghisap permen.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Degirol 0.25 mg 20 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengurangi Ketidaknyamanan pada Benjolan
  1. Kompres hangat pada area benjolan untuk membantu melancarkan aliran darah dan meredakan nyeri.
  2. Hindari memencet atau menekan benjolan terlalu keras karena dapat memicu peradangan atau penyebaran infeksi.
  3. Perbanyak minum air putih untuk menjaga hidrasi kelenjar ludah.

3. Adem Sari 5 Sachet

Adem Sari merupakan minuman penyegar yang mengandung ekstrak jeruk nipis, pulosari, kayu manis, dan vitamin C dosis tinggi. Produk ini bekerja dengan cara memberikan efek dingin (cooling effect) pada tenggorokan dan meningkatkan daya tahan tubuh melalui kandungan Vitamin C-nya.

Manfaat Adem Sari sangat terasa bagi kamu yang mengalami gejala panas dalam, tenggorokan kering, atau bibir pecah-pecah yang terkadang muncul bersamaan dengan reaksi sistem imun terhadap infeksi penyebab benjolan. Vitamin C di dalamnya juga membantu proses pemulihan jaringan tubuh.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 sachet, diminum 2-3 kali sehari.
  • Anak-anak: 1/2 sachet, diminum 2-3 kali sehari.
  • Larutkan 1 sachet ke dalam 200 ml air, tunggu hingga buihnya mereda (jika diinginkan), lalu segera diminum.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Adem Sari 5 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

4. FG Troches Meiji 10 Tablet

FG Troches Meiji mengandung dua jenis antibiotik topikal, yaitu Fradiomycin Sulfate dan Gramicidin. Kombinasi kedua zat ini bekerja secara lokal di area mulut dan tenggorokan untuk membunuh bakteri penyebab infeksi seperti Staphilococcus dan Streptococcus.

Manfaat utamanya adalah mengobati radang tenggorokan (faringitis), radang amandel (tonsilitis), dan infeksi gusi yang parah. Jika benjolan di bawah dagu kamu disebabkan oleh infeksi bakteri di area orofaringeal, dokter mungkin akan meresepkan obat ini untuk menekan pertumbuhan bakteri tersebut.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Hisap 1-2 tablet, 4-5 kali sehari.
  • Anak-anak: Hisap 1 tablet, 4-5 kali sehari.
  • Hisap perlahan di dalam mulut hingga habis.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan FG Troches Meiji 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Cooling 5 Mouth Spray Menthol 15 ml

Cooling 5 adalah obat semprot mulut yang mengandung Phenol crystal 1.4%. Phenol bekerja sebagai antiseptik sekaligus analgesik lokal yang memberikan efek mati rasa ringan pada area yang disemprotkan, sehingga nyeri dapat berkurang dengan cepat.

Manfaat Cooling 5 adalah untuk meredakan sakit tenggorokan, sariawan, serta rasa nyeri pada gusi. Format spray membuatnya sangat efektif menjangkau area belakang mulut yang sulit dijangkau oleh tablet hisap, sehingga sangat membantu meredakan peradangan lokal yang berhubungan dengan pembengkakan kelenjar.

Dosis dan aturan pakai:

  • Semprotkan 2-3 kali ke arah tenggorokan atau area yang sakit.
  • Dapat diulang setiap 3 jam sampai gejala mereda.
  • Semprotkan tepat pada titik yang terasa nyeri atau meradang.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cooling 5 Mouth Spray Menthol 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Umum Benjolan di Bawah Dagu

Munculnya benjolan di bawah dagu tidak selalu berarti kondisi yang serius. Namun, kamu tetap perlu waspada terhadap beberapa kemungkinan penyebab berikut:

1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening (Limfadenopati)

Ini adalah penyebab paling umum. Kelenjar getah bening berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh. Saat terjadi infeksi (seperti flu, sakit gigi, atau radang tenggorokan), kelenjar ini akan membengkak sebagai tanda bahwa sistem imun sedang bekerja melawan kuman.

2. Sialolithiasis (Batu Saluran Kelenjar Ludah)

Penyumbatan pada saluran kelenjar ludah oleh kristal kalsium dapat menyebabkan air liur terperangkap. Hal ini mengakibatkan pembengkakan di bawah dagu atau rahang, terutama setelah makan ketika produksi air liur sedang tinggi-tingginya.

3. Kista atau Lipoma

Kista adalah kantong berisi cairan, sedangkan lipoma adalah pertumbuhan jaringan lemak yang bersifat jinak. Keduanya biasanya terasa lunak, dapat digerakkan, dan seringkali tidak menimbulkan rasa nyeri kecuali jika ukurannya membesar secara signifikan.

Mengenal Sialolithiasis: Batu Kelenjar Ludah

Sialolithiasis adalah kondisi medis di mana terjadi pembentukan batu (calculi) di dalam kelenjar ludah atau salurannya. Kelenjar ludah submandibular, yang terletak di bawah rahang dan dagu, merupakan area yang paling sering terkena dampak kondisi ini. Gejala utamanya adalah benjolan yang membengkak secara berkala, rasa nyeri saat mengunyah, dan mulut terasa kering.

Faktor pemicu sialolithiasis meliputi dehidrasi, penggunaan obat-obatan tertentu yang mengurangi produksi liur (seperti antihistamin), atau kebersihan mulut yang kurang terjaga. Penanganannya bisa dimulai dengan cara alami seperti mengisap permen asam (untuk memicu liur) atau melakukan pijatan lembut pada area kelenjar untuk membantu batu keluar.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun banyak benjolan yang hilang dengan sendirinya, ada beberapa tanda bahaya yang mengharuskan kamu segera melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja:

  • Benjolan tidak mengecil setelah lebih dari dua minggu.
  • Benjolan terasa sangat keras, tidak bergerak, atau melekat pada jaringan dasar.
  • Terjadi penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Disertai demam tinggi atau kesulitan menelan dan bernapas.
  • Benjolan tumbuh dengan sangat cepat dalam waktu singkat.

Studi Mengenai Sialolithiasis

Journal of Oral and Maxillofacial Surgery menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa sialolithiasis bertanggung jawab atas lebih dari 50% penyakit kelenjar ludah mayor. Studi ini menekankan pentingnya hidrasi yang cukup sebagai langkah pencegahan utama.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa pemeriksaan ultrasonografi (USG) sangat efektif dalam mendeteksi batu kelenjar ludah berukuran kecil sebelum kondisi tersebut berkembang menjadi infeksi sekunder (sialadenitis) yang lebih parah.

Punya Keluhan Benjolan yang Mengganggu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti benjolan di dagu, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Jika benjolan yang kamu alami disertai nyeri hebat atau tidak kunjung kempis, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan fisik lebih lanjut.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Swollen lymph nodes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Salivary Stones (Sialolithiasis).
Healthline. Diakses pada 2026. What Causes a Lump Under the Chin?.
NCBI – StatPearls. Diakses pada 2026. Sialolithiasis.

FAQ

1. Kenapa ada benjolan di bawah dagu setelah sakit gigi?

Benjolan tersebut kemungkinan besar adalah pembengkakan kelenjar getah bening sebagai respon sistem imun terhadap infeksi pada gigi atau gusi kamu. Kelenjar akan mengecil seiring sembuhnya infeksi utama.

2. Apakah batu kelenjar ludah berbahaya?

Umumnya tidak berbahaya secara langsung, namun jika dibiarkan dapat menyebabkan rasa nyeri yang hebat, peradangan, dan infeksi bakteri pada kelenjar ludah yang memerlukan antibiotik.

3. Bolehkah memijat benjolan di bawah dagu?

Jika penyebabnya dicurigai sebagai batu kelenjar ludah, pijatan lembut ke arah depan mulut dapat membantu. Namun, jika benjolan terasa nyeri dan panas, sebaiknya hindari memijatnya agar infeksi tidak menyebar.

4. Bagaimana cara membedakan lipoma dan kista?

Lipoma biasanya terasa lebih empuk (seperti lemak) dan tidak nyeri, sedangkan kista seringkali terasa lebih padat dan bisa meradang jika terinfeksi. Diagnosis pasti memerlukan pemeriksaan dokter secara langsung.