Ad Placeholder Image

Ada Benjolan di Paha Kiri Dekat Selangkangan, Kenapa Ya?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Kenapa Ada Benjolan di Paha Kiri Dekat Selangkangan?

Ada Benjolan di Paha Kiri Dekat Selangkangan, Kenapa Ya?Ada Benjolan di Paha Kiri Dekat Selangkangan, Kenapa Ya?

Benjolan di Paha Kiri Dekat Selangkangan: Ketahui Penyebab dan Penanganannya

Benjolan yang muncul di paha kiri dekat selangkangan seringkali menimbulkan kekhawatiran. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari yang umum seperti pembengkakan kelenjar getah bening, hingga kondisi yang lebih serius seperti tumor atau infeksi. Penting untuk memahami potensi penyebabnya agar dapat mengambil langkah yang tepat.

Benjolan tersebut bisa terasa nyeri atau tidak, keras atau lunak, dan ukurannya bervariasi. Karena penyebabnya yang beragam, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter guna mendapatkan diagnosis akurat dan penanganan yang sesuai.

Apa Itu Benjolan di Paha Kiri Dekat Selangkangan?

Benjolan di paha kiri dekat selangkangan adalah massa atau tonjolan yang terbentuk di area pertemuan antara paha dan perut bagian bawah. Area selangkangan mengandung banyak struktur penting, termasuk kelenjar getah bening, pembuluh darah, dan jaringan otot, yang semuanya berpotensi menjadi lokasi munculnya benjolan. Karakteristik benjolan bisa berbeda-beda tergantung pada penyebabnya.

Penyebab Umum Benjolan di Paha Kiri Dekat Selangkangan

Beberapa kondisi umum sering menjadi penyebab munculnya benjolan di area paha kiri dekat selangkangan. Memahami kondisi ini dapat memberikan gambaran awal, meskipun diagnosis pasti tetap memerlukan pemeriksaan medis.

  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening (Limfadenopati)

    Ini adalah penyebab paling umum. Kelenjar getah bening di selangkangan dapat membengkak sebagai respons terhadap infeksi di kaki, area genital, atau bahkan infeksi sistemik. Infeksi virus atau bakteri, termasuk penyakit menular seksual (PMS) seperti herpes, klamidia, atau gonore, seringkali memicu pembengkakan ini.

  • Hernia (Inguinal/Femoral)

    Hernia terjadi ketika sebagian jaringan, seperti usus, menonjol keluar melalui titik lemah pada otot di area paha atau perut. Benjolan hernia seringkali membesar saat batuk, mengejan, atau berdiri, dan dapat terasa nyeri.

  • Kista

    Kista adalah kantung berisi cairan, udara, atau zat semisolid yang terbentuk di bawah kulit. Kista seringkali terasa lunak dan dapat bergerak saat disentuh. Umumnya, kista tidak berbahaya, namun ukurannya bisa membesar dan kadang terinfeksi.

  • Lipoma

    Lipoma adalah benjolan lemak jinak yang tumbuh lambat di bawah kulit. Benjolan ini biasanya terasa lunak, kenyal, mudah digerakkan, dan umumnya tidak menimbulkan rasa nyeri.

  • Abses atau Bisul

    Abses adalah infeksi kulit yang berisi nanah. Benjolan ini terasa nyeri, berwarna kemerahan, dan hangat saat disentuh. Abses seringkali disebabkan oleh infeksi bakteri pada folikel rambut atau kelenjar keringat.

Penyebab Lain yang Lebih Jarang atau Serius

Selain penyebab umum, ada beberapa kondisi lain yang mungkin mendasari munculnya benjolan di area selangkangan, meskipun lebih jarang terjadi.

  • Infeksi Menular Seksual (IMS)

    Beberapa IMS seperti sifilis, klamidia, herpes genital, atau gonore tidak hanya menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, tetapi juga bisa menimbulkan lesi atau benjolan pada area genital yang berdekatan dengan selangkangan.

  • Kanker

    Meskipun lebih jarang, benjolan di selangkangan bisa menjadi tanda kanker, seperti limfoma (kanker kelenjar getah bening) atau melanoma (kanker kulit) yang menyebar ke kelenjar getah bening di area tersebut. Benjolan kanker seringkali keras, tidak nyeri, dan tidak bergerak.

  • Varises (Saphena Varix)

    Ini adalah pembengkakan pembuluh darah vena yang melebar, yang bisa tampak kebiruan dan terasa lunak saat disentuh. Kondisi ini terjadi akibat pelebaran vena safena di area selangkangan.

  • Testis Tidak Turun (Undescended Testis)

    Pada pria, jika testis gagal turun sempurna dari perut ke skrotum, terkadang dapat teraba sebagai benjolan di area selangkangan. Kondisi ini umumnya didiagnosis sejak masa kanak-kanak.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Sangat penting untuk tidak menunda pemeriksaan ke dokter jika mengalami benjolan di paha kiri dekat selangkangan, terutama jika disertai dengan gejala berikut:

  • Benjolan terasa nyeri hebat.
  • Mengalami demam atau menggigil.
  • Kulit di sekitar benjolan berubah warna menjadi merah, hangat, atau membengkak.
  • Ukuran benjolan bertambah besar dengan cepat.
  • Benjolan terasa sangat keras dan tidak dapat digerakkan.
  • Muncul gejala lain seperti penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas atau kelelahan.

Diagnosis dan Penanganan Benjolan di Paha Kiri Dekat Selangkangan

Diagnosis benjolan di selangkangan dimulai dengan pemeriksaan fisik oleh dokter. Dokter akan meraba benjolan, mengevaluasi ukuran, konsistensi, nyeri, dan apakah benjolan dapat digerakkan.

Untuk menegakkan diagnosis, dokter mungkin merekomendasikan pemeriksaan penunjang seperti ultrasonografi (USG), tes darah, atau biopsi (pengambilan sampel jaringan untuk diperiksa di laboratorium). Penanganan yang diberikan akan sangat bergantung pada hasil diagnosis, misalnya pemberian antibiotik untuk infeksi, tindakan operasi untuk hernia, atau pengangkatan kista/lipoma.

Pencegahan Benjolan di Paha Kiri Dekat Selangkangan

Meskipun tidak semua jenis benjolan dapat dicegah, beberapa langkah dapat membantu mengurangi risiko atau meminimalkan komplikasi:

  • Menjaga kebersihan pribadi, terutama area genital.
  • Mempraktikkan hubungan seksual yang aman untuk mencegah IMS.
  • Menghindari mengangkat beban terlalu berat untuk mengurangi risiko hernia.
  • Menjaga berat badan ideal dan menerapkan pola hidup sehat.

Rekomendasi Medis Praktis dari Halodoc

Mengalami benjolan di paha kiri dekat selangkangan memerlukan perhatian medis profesional. Jangan mencoba mendiagnosis atau mengobati sendiri. Segera konsultasikan kondisi ini dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan penanganan yang tepat.

Melalui Halodoc, dapat dengan mudah membuat janji temu dengan dokter spesialis atau melakukan konsultasi langsung dari rumah. Dokter ahli siap memberikan informasi akurat dan rekomendasi penanganan sesuai kondisi yang dialami.