Ad Placeholder Image

Ada Berapa Jenis Coklat? Ketahui Selengkapnya

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   26 Februari 2026

Jenis cokelat utama meliputi dark, milk, white, dan ruby, yang dibedakan berdasarkan kadar massa kakao serta nutrisinya.

Ada Berapa Jenis Coklat? Ketahui SelengkapnyaAda Berapa Jenis Coklat? Ketahui Selengkapnya

DAFTAR ISI


Cokelat bukan sekadar camilan manis, melainkan produk seni kuliner yang berasal dari proses panjang biji kakao pilihan. Mulai dari cita rasa pahit yang intens pada dark chocolate hingga kelembutan milk chocolate yang meleleh di lidah, setiap jenisnya menawarkan karakteristik tekstur dan profil rasa unik yang ditentukan oleh komposisi bahan utamanya.

Memahami berbagai klasifikasi cokelat sangat penting, baik untuk memuaskan selera pribadi maupun kebutuhan pembuatan kue. Yuk, kenali perbedaan mendasar antara jenis cokelat utama dan panduan memilih cokelat yang tepat berdasarkan profil nutrisi dan kegunaannya.

Definisi Coklat dan Komponen Utamanya

Coklat merupakan produk olahan dari biji kakao (Theobroma cacao) yang telah difermentasi, dikeringkan, dipanggang, dan digiling. Proses ini menghasilkan massa kakao yang menjadi dasar berbagai jenis coklat.

Komponen utama yang menentukan karakteristik coklat adalah massa kakao (cocoa solids), mentega kakao (cocoa butter), gula, dan susu. Perbandingan komposisi bahan-bahan ini akan menghasilkan variasi rasa, tekstur, dan warna yang berbeda pada setiap jenis coklat.

Ketahui juga informasi lain mengenai, Diet dan Nutrisi Kebutuhan Tubuh – Informasi Lengkapnya berikut ini.

Berapa Jenis Coklat?

Secara umum, jenis coklat bisa dibagi berdasarkan bahan utama dan cara pembuatannya. Pertanyaan mengenai berapa jenis coklat seringkali muncul karena keberagaman produk olahan kakao di pasaran.

Ada empat jenis coklat utama yang paling dikenal, ditambah beberapa variasi lain berdasarkan penggunaan atau proses khusus. Mengenali perbedaannya membantu memilih coklat sesuai selera dan kebutuhan.

1. Dark Chocolate (Coklat Hitam)

Coklat hitam adalah jenis coklat yang paling minim tambahan bahan lain selain kakao. Terbuat dari massa coklat dan mentega kakao, dengan sedikit atau tanpa penambahan susu. Cita rasanya cenderung pahit dan kuat, yang intensitasnya meningkat seiring dengan tingginya persentase kakao.

Varian seperti bittersweet dan semisweet termasuk dalam kategori coklat hitam, dibedakan berdasarkan kadar gulanya. Coklat hitam kaya akan antioksidan, yang telah banyak diteliti manfaatnya untuk kesehatan kardiovaskular.

2. Milk Chocolate (Coklat Susu)

Coklat susu dibuat dengan menambahkan susu (baik dalam bentuk bubuk maupun cair) ke dalam campuran massa coklat dan mentega kakao. Penambahan susu dan gula memberikan rasa yang lebih manis dan tekstur yang lebih lembut dibandingkan coklat hitam.

Jenis coklat ini sangat populer karena rasanya yang ramah di lidah dan teksturnya yang meleleh lembut. Kadar kakao pada coklat susu umumnya lebih rendah, berkisar antara 10% hingga 50%.

3. White Chocolate (Coklat Putih)

Coklat putih secara teknis bukanlah coklat murni karena tidak mengandung cocoa solids (zat coklat hitam). Bahan utamanya adalah mentega kakao, gula, susu bubuk, dan vanila. Rasanya sangat manis dan krimi dengan warna pucat khas.

Karena ketiadaan cocoa solids, coklat putih tidak memiliki manfaat antioksidan yang serupa dengan coklat hitam. Namun, ia tetap populer sebagai bahan baku kue, dekorasi, atau camilan.

4. Ruby Chocolate (Coklat Ruby / Coklat Merah Muda)

Coklat ruby adalah varietas baru yang menarik perhatian dengan warna merah muda alami dan rasa sedikit fruity tanpa tambahan pewarna atau perisa buah.

Coklat ini diperkenalkan oleh perusahaan coklat Barry Callebaut pada tahun 2017. Meskipun unik, belum semua negara mengakuinya sebagai jenis coklat resmi yang terpisah dari tiga jenis utama. Sumber biji kakao untuk coklat ruby berasal dari biji kakao khusus yang memiliki pigmen alami ini.

Variasi Coklat Berdasarkan Penggunaan dan Proses Produksi

Selain empat jenis utama di atas, dalam dunia kuliner dan industri coklat juga dikenal beberapa variasi atau produk turunan lain.

Variasi ini dibedakan berdasarkan tujuan penggunaan, komposisi lemak, atau bentuk olahannya. Mengenali variasi ini sangat berguna terutama bagi para baker atau profesional makanan.

1. Unsweetened Chocolate (Coklat Tanpa Gula)

Coklat tanpa gula, atau sering disebut baking chocolate atau pure chocolate, adalah coklat murni yang terbuat dari 100% massa kakao tanpa tambahan gula sama sekali. Rasanya sangat pahit dan intens.

Jenis ini biasanya digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan kue atau hidangan penutup yang membutuhkan rasa coklat kuat tanpa kemanisan berlebih, memungkinkan pengguna untuk mengatur sendiri kadar gula.

2. Couverture Chocolate

Couverture chocolate adalah coklat berkualitas tinggi yang memiliki kandungan mentega kakao (cocoa butter) lebih tinggi dibandingkan coklat biasa.

Kandungan mentega kakao yang lebih banyak ini memberikan tekstur yang sangat halus, kilap yang indah, dan kemampuan leleh yang superior. Karena karakteristiknya, coklat ini sangat disukai oleh para profesional coklat untuk dipping, molding, dan membuat praline.

3. Compound / Candy Coating

Compound chocolate atau candy coating adalah produk coklat yang dibuat dengan lemak nabati selain mentega kakao, seperti minyak sawit atau minyak kelapa. Penggunaan lemak alternatif ini membuatnya lebih mudah meleleh dan mengeras tanpa memerlukan proses temper seperti coklat asli.

Coklat compound sering digunakan sebagai lapisan permen, dekorasi kue, atau untuk membuat cetakan karena harganya yang lebih ekonomis dan kemudahan penggunaannya.

4. Cocoa Powder (Bubuk Kakao)

Bubuk kakao adalah bentuk bubuk kering dari biji kakao yang telah dipisahkan sebagian besar mentega kakaonya. Bubuk ini sering digunakan sebagai bahan dalam baking, minuman coklat, atau sebagai perasa.

Ada dua jenis utama bubuk kakao: natural cocoa powder (lebih asam) dan Dutch-processed cocoa powder (lebih netral dan gelap). Keduanya memberikan rasa coklat yang kaya pada berbagai resep.

Intip juga inspirasi Camilan – Rekomendasi, Tips, dan Informasi Lengkap berikut ini.

Manfaat dan Pertimbangan Kesehatan Berbagai Jenis Coklat

Meskipun coklat sering dikaitkan dengan kenikmatan, ada juga aspek kesehatan yang perlu diperhatikan, terutama pada jenis coklat tertentu. Coklat hitam, khususnya yang memiliki kadar kakao tinggi (70% ke atas), kaya akan antioksidan seperti flavonoid.

Senyawa ini berperan dalam melawan radikal bebas dan dapat mendukung kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi coklat hitam secara moderat dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.

Namun, jenis coklat seperti coklat susu dan coklat putih, meskipun lezat, cenderung memiliki kadar gula dan lemak jenuh yang lebih tinggi. Ini penting untuk diperhatikan dalam konteks diet seimbang.

Konsumsi gula berlebih dapat berkontribusi pada risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. Oleh karena itu, bagi yang memperhatikan asupan gula, memilih coklat hitam dengan persentase kakao lebih tinggi menjadi opsi yang lebih bijak.

Memahami komposisi nutrisi dari setiap jenis coklat dapat membantu dalam membuat pilihan yang lebih sehat. Coklat ruby, sebagai jenis baru, masih memerlukan penelitian lebih lanjut mengenai profil nutrisi dan potensi manfaat kesehatannya secara spesifik.

Apabila kamu sedang memulai pola makan sehat untuk menurunkan berat badan, optimalkan perjalanan sehatmu dengan program klinis yang diawasi langsung oleh dokter dan ahli gizi profesional. Yuk, coba Halofit sekarang dan mulai langkah sehatmu hari ini!

Cari tahu info lebih lanjut mengenai Halofit dengan baca artikel berikut:

Yuk, intip juga pengalaman para narasumber saat menjalani program Halofit dengan terapi GLP-1:

Kesimpulan

Ada setidaknya empat jenis coklat utama yang dikenal luas: coklat hitam, coklat susu, coklat putih, dan coklat ruby. Selain itu, terdapat berbagai variasi produk coklat yang digunakan dalam proses kuliner seperti coklat tanpa gula, couverture, compound, dan bubuk kakao.

Pilihan jenis coklat tidak hanya tergantung pada selera, tetapi juga pada pertimbangan kesehatan. Untuk mendapatkan manfaat antioksidan optimal, coklat hitam dengan kadar kakao tinggi adalah pilihan terbaik.

Sementara itu, coklat susu dan putih sebaiknya dikonsumsi dalam porsi moderat karena kandungan gula dan lemaknya yang lebih tinggi. Selalu perhatikan label nutrisi untuk membuat pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan diet dan kesehatan.

Jika kamu punya pertanyaan lain terkait pola makan sesuai kebutuhan tubuhmu, hubungi dokter spesialis gizi di Halodoc saja!

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Delish. Diakses pada 2026. All The Types Of Chocolate, Explained.
Parade. Diakses pada 2026. 13 Different Types of Chocolate—Everything to Know.