Adakah Cara agar Bisa Hamil Anak Kembar?

Halodoc, Jakarta – Ternyata tidak hanya genetik, semua pasangan punya kemungkinan hamil anak kembar. Jika ingin meningkatkan peluang untuk mengandung anak kembar, penting untuk memahami proses terjadinya anak kembar.
Ada dua tipe kembar yaitu identik dan tidak identik. Kembar identik atau monozigot terbentuk ketika satu sel telur dibuahi oleh satu sperma yang kemudian membelah menjadi dua embrio terpisah. Masing-masing memiliki komponen genetik yang sama persis dan struktur genetik yang identik juga berbagi plasenta.
Baca juga: Lucunya Punya Bayi Kembar, Perhatikan Ini saat Hamil
Kembar non-identik atau dizygotic terbentuk dari dua telur terpisah yang dibuahi oleh dua sperma terpisah. Kembar ini memiliki komposisi genetik yang tidak lebih dari saudara kandung dengan orangtua yang sama. Setiap bayi dalam pasangan kembar non-identik akan memiliki plasenta sendiri.
Peluang untuk Hamil Anak Kembar
Kehamilan anak kembar memang cenderung genetik. Kecenderungan genetik untuk memiliki anak kembar hanya berlaku untuk ibu. Selain faktor internal, ada pemicu eksternal yang dapat meningkatkan peluang hamil anak kembar. Apa sajakah itu?
1. Hamil di Usia Lebih Tua
Sebelum seorang wanita memasuki masa perimenopause, ovariumnya melepaskan lebih dari satu sel telur setiap bulan. “Lonjakan kesuburan” ini juga dipengaruhi oleh lonjakan estrogen. Penelitian mengenai kesuburan telah membuktikan bahwa kehamilan kembar jauh lebih sering terjadi pada wanita yang hamil di atas 35 tahun. Tetapi ini hanya berlaku untuk kembar non-identik.
2. Dapatkan Bantuan Kesuburan
Kamu bisa mendapatkan bantuan kesuburan untuk mendapatkan kehamilan anak kembar, seperti fertilisasi in vitro atau minum obat kesuburan. Metode ini dapat merangsang ovarium untuk mendukung lebih dari satu folikel ovarium setiap bulan menuju kematangan. Hasilnya adalah lebih dari satu telur dilepaskan.
3. Pernah Hamil Sebelumnya
Wanita yang sebelumnya memiliki satu atau dua bayi memiliki peluang lebih tinggi untuk hamil dengan anak kembar.
4. Punya Keluarga dalam Jumlah Besar
Teori ini didasarkan pada matematika murni; semakin sering hamil semakin besar kemungkinan hamil kembar.
Baca juga: Mengenal Bahaya Hipertensi saat Hamil
5. Hamil saat Sedang Minum Pil KB
Terkadang ada saja peluang lebih tinggi wanita hamil dengan anak kembar saat menggunakan kontrasepsi oral. Cobalah untuk langsung hamil setelah berhenti minum pil KB. Teorinya adalah bahwa untuk beberapa siklus pertama, tubuh wanita mengalami fase penyesuaian hormonal.
6. Konsumsi Suplemen Asam Folat sebelum Kehamilan
Rekomendasi umum bagi wanita yang berencana untuk hamil adalah mulai mengonsumsi suplemen asam folat satu bulan sebelum pembuahan.
7. Konsumsi Makanan Tinggi Seng
Tiram mengandung seng tinggi yang membantu produksi sperma. Semakin sehat dan lebih banyak sperma, semakin besar kemungkinan untuk bisa membuahi satu atau dua sel telur. Sayuran berdaun hijau, sereal, roti, biji-bijian dan gandum merupakan sumber seng yang sangat baik.
8. Makan Lebih Banyak Ubi atau Ubi Jalar
Disebutkan bahwa lebih banyak wanita hamil dengan anak kembar yang tinggal di daerah di mana ubi merupakan komponen utama makanannya. Disinyalir ada kandungan tertentu pada ubi jalar yang terbentuk secara alami membantu mendukung fungsi ovarium.
Baca juga: Calon Ibu Harus Tahu Bahaya Hipertensi yang Mengancam
9. Menyusui Bayi Lebih Lama
Wanita yang memproduksi prolaktin dan menyusui lebih lama memiliki kemungkinan besar untuk hamil dengan anak kembar.
Informasi selengkapnya mengenai kemungkinan hamil kembar bisa ditanyakan langsung di Halodoc. Butuh buat janji pemeriksaan dokter di rumah sakit bisa juga lewat Halodoc. Download langsung aplikasinya dan dapatkan manfaat kesehatan langsung bersama Halodoc!



