Ad Placeholder Image

Aduh, Kenapa Mata Kaki Sakit? Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Kenapa Mata Kaki Sakit? Begini Lho Faktanya.

Aduh, Kenapa Mata Kaki Sakit? Ini PenyebabnyaAduh, Kenapa Mata Kaki Sakit? Ini Penyebabnya

Mengungkap Penyebab Kenapa Mata Kaki Sakit dan Cara Mengatasinya

Mata kaki sakit merupakan keluhan umum yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa nyeri ini seringkali disertai dengan pembengkakan, memar, atau kesulitan bergerak. Pemahaman tentang berbagai penyebab dan gejala yang menyertainya penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan efektif.

Apa Itu Mata Kaki Sakit?

Mata kaki sakit adalah kondisi ketika muncul rasa nyeri atau tidak nyaman pada area sendi pergelangan kaki. Sendi ini terdiri dari tulang, ligamen, tendon, dan otot yang bekerja sama untuk menopang berat badan serta memungkinkan gerakan kaki. Nyeri bisa terasa ringan hingga parah, bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan kondisi.

Penyebab Kenapa Mata Kaki Sakit

Nyeri pada mata kaki dapat timbul dari berbagai kondisi, mulai dari cedera ringan hingga masalah kesehatan yang lebih serius. Berikut adalah beberapa penyebab umum kenapa mata kaki sakit:

1. Cedera

Cedera adalah penyebab paling sering dari nyeri mata kaki. Jenis cedera yang umum meliputi:

  • Terkilir (Keseleo): Terjadi ketika ligamen (jaringan yang menghubungkan tulang) meregang atau robek akibat gerakan memutar atau menekuk pergelangan kaki secara tiba-tiba.
  • Otot/Ligamen Tertarik (Strain): Mirip dengan keseleo, tetapi melibatkan peregangan atau robekan pada otot atau tendon (jaringan yang menghubungkan otot ke tulang).
  • Patah Tulang: Retakan atau patah pada salah satu tulang di area mata kaki atau kaki. Kondisi ini biasanya menyebabkan nyeri hebat, bengkak, dan kesulitan menumpu berat badan.

2. Aktivitas Berlebih atau Posisi Statis Terlalu Lama

Melakukan aktivitas fisik yang intens atau berdiri dalam posisi yang sama untuk waktu yang lama dapat membebani sendi mata kaki dan menyebabkan nyeri. Kondisi ini sering dialami oleh atlet atau individu dengan pekerjaan yang membutuhkan berdiri lama.

3. Infeksi

Infeksi bakteri atau jamur pada kulit atau jaringan lunak di sekitar mata kaki dapat menyebabkan kondisi seperti selulitis. Selulitis adalah infeksi kulit yang menimbulkan nyeri, kemerahan, bengkak, dan terasa hangat saat disentuh.

4. Radang Sendi (Artritis)

Beberapa jenis radang sendi dapat memengaruhi mata kaki, antara lain:

  • Gout (Asam Urat): Disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di sendi, seringkali menyerang jempol kaki namun juga bisa terjadi di mata kaki, menyebabkan nyeri hebat, bengkak, dan kemerahan.
  • Rheumatoid Arthritis: Penyakit autoimun kronis yang menyebabkan peradangan pada lapisan sendi, termasuk mata kaki, mengakibatkan nyeri, bengkak, dan kekakuan.

5. Masalah Pembuluh Darah atau Saraf

Kondisi yang memengaruhi pembuluh darah atau saraf di area kaki juga bisa menyebabkan nyeri mata kaki. Contohnya adalah neuropati perifer, di mana saraf rusak dan menimbulkan sensasi nyeri, kesemutan, atau mati rasa.

6. Faktor Lain

Beberapa kondisi lain yang dapat memicu nyeri mata kaki meliputi:

  • Kehamilan: Berat badan tambahan dan perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada pergelangan kaki.
  • Efek Samping Obat-obatan: Beberapa jenis obat dapat memiliki efek samping yang menyebabkan nyeri sendi atau pembengkakan di area mata kaki.

Gejala Mata Kaki Sakit yang Menyertai

Selain nyeri, mata kaki sakit juga bisa disertai dengan beberapa gejala lain, seperti:

  • Pembengkakan atau edema.
  • Memar atau perubahan warna kulit.
  • Kemerahan dan rasa hangat di area yang nyeri.
  • Kesulitan menggerakkan pergelangan kaki.
  • Kekakuan atau keterbatasan rentang gerak.
  • Rasa lemah atau ketidakstabilan pada kaki.
  • Sensasi berdenyut atau terbakar.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Sangat penting untuk mencari pertolongan medis jika mengalami mata kaki sakit disertai gejala berikut:

  • Nyeri hebat yang tidak membaik dengan istirahat.
  • Tidak mampu menumpu berat badan pada kaki yang sakit.
  • Deformitas atau perubahan bentuk pada mata kaki.
  • Mata kaki terlihat sangat bengkak atau berubah warna menjadi kebiruan.
  • Demam atau tanda-tanda infeksi lainnya.
  • Nyeri mata kaki yang tidak mereda setelah beberapa hari pengobatan rumahan.

Pengobatan Mata Kaki Sakit

Pengobatan nyeri mata kaki bervariasi tergantung pada penyebabnya. Beberapa penanganan umum meliputi:

  • Metode R.I.C.E.: Istirahat (Rest), Kompres Es (Ice), Penekanan (Compression) dengan perban, dan Elevasi (Elevation) kaki.
  • Obat Pereda Nyeri: Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang dijual bebas dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan.
  • Fisioterapi: Latihan khusus untuk memperkuat otot dan ligamen di sekitar mata kaki serta meningkatkan fleksibilitas.
  • Alat Bantu: Penggunaan kruk atau penyangga kaki dapat membantu mengurangi beban pada mata kaki yang sakit.
  • Pembedahan: Dalam kasus cedera parah atau kondisi kronis yang tidak merespons pengobatan lain, pembedahan mungkin diperlukan.

Pencegahan Mata Kaki Sakit

Mencegah nyeri mata kaki melibatkan beberapa langkah sederhana:

  • Menggunakan sepatu yang nyaman dan pas.
  • Melakukan pemanasan sebelum berolahraga.
  • Meregangkan otot secara teratur.
  • Mempertahankan berat badan ideal.
  • Berhati-hati saat berjalan di permukaan yang tidak rata.
  • Memperkuat otot kaki dan pergelangan kaki dengan latihan.

Memahami kenapa mata kaki sakit dan mengenali gejalanya adalah langkah awal untuk penanganan yang tepat. Jika mengalami nyeri mata kaki yang persisten atau parah, penting untuk berkonsultasi dengan profesional medis. Tim ahli di Halodoc siap memberikan saran dan rekomendasi pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.