Ad Placeholder Image

AHA BHA untuk Ibu Menyusui: Aman Tetap Glowing

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

AHA BHA untuk Ibu Menyusui: Bolehkah Dipakai?

AHA BHA untuk Ibu Menyusui: Aman Tetap GlowingAHA BHA untuk Ibu Menyusui: Aman Tetap Glowing

Keamanan AHA dan BHA untuk Ibu Menyusui: Panduan Lengkap

Kekhawatiran terhadap penggunaan produk perawatan kulit selama masa menyusui seringkali muncul, terutama terkait bahan aktif seperti Alpha Hydroxy Acids (AHA) dan Beta Hydroxy Acids (BHA). Banyak ibu menyusui bertanya-tanya apakah penggunaan AHA dan BHA aman untuk kulit mereka tanpa memengaruhi kualitas ASI atau kesehatan bayi.

Secara umum, ibu menyusui aman menggunakan produk AHA dan BHA dengan kadar rendah. Penyerapan sistemik bahan-bahan ini ke dalam tubuh minimal ketika digunakan secara topikal. Namun, konsultasi dengan dokter kandungan atau spesialis kulit tetap sangat dianjurkan untuk memastikan keamanan produk spesifik dan menghindari potensi risiko.

Apa Itu AHA dan BHA?

AHA (Alpha Hydroxy Acids) dan BHA (Beta Hydroxy Acids) adalah jenis asam yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit. Keduanya bekerja sebagai eksfolian kimiawi, membantu mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki tekstur kulit.

AHA, seperti asam glikolat dan asam laktat, bersifat larut dalam air dan umumnya bekerja pada permukaan kulit. Bahan ini efektif untuk mengatasi masalah seperti kulit kusam, garis halus, dan noda di permukaan. Sementara itu, BHA, seperti asam salisilat, bersifat larut dalam minyak. Bahan ini dapat menembus pori-pori lebih dalam, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit berminyak, berjerawat, atau berkomedo.

AHA dan BHA Saat Menyusui: Apakah Aman?

Penyerapan AHA dan BHA ke dalam aliran darah saat diaplikasikan ke kulit cenderung sangat rendah. Ini berarti risiko bahan-bahan tersebut mencapai ASI dan memengaruhi bayi juga minimal. Namun, konsentrasi bahan aktif menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan.

AHA (Alpha Hydroxy Acids)

AHA umumnya dianggap aman untuk ibu menyusui, terutama jenis asam glikolat dan asam laktat dengan konsentrasi rendah. Produk yang mengandung AHA di bawah 10% biasanya bekerja hanya di lapisan terluar kulit. Penyerapan sistemik yang minimal ini membuat risiko efek samping pada bayi melalui ASI sangat kecil.

BHA (Beta Hydroxy Acids)

Penggunaan BHA, khususnya asam salisilat, dengan konsentrasi rendah juga dianggap aman. Produk yang mengandung BHA di bawah 2% memiliki penyerapan sistemik yang minimal. Asam salisilat dalam konsentrasi tinggi atau penggunaan BHA secara oral harus dihindari selama masa menyusui karena potensi risikonya yang lebih besar. Selalu pilih produk dengan konsentrasi yang direkomendasikan dan konsultasikan dengan tenaga medis.

Tips Memilih Skincare yang Tepat untuk Ibu Menyusui

Memilih produk skincare selama menyusui memerlukan kehati-hatian. Berikut beberapa tips praktis untuk ibu menyusui:

  • Pilih Konsentrasi Rendah: Batasi penggunaan AHA di bawah 10% (seperti asam glikolat, asam laktat) dan BHA di bawah 2% (asam salisilat).
  • Periksa Daftar Bahan: Selalu baca label produk dengan cermat dan hindari bahan lain yang berpotensi berbahaya seperti retinoid (turunan vitamin A), merkuri, dan hidrokuinon.
  • Lakukan Patch Test: Aplikasikan produk pada area kecil kulit (misalnya belakang telinga atau di lengan) selama beberapa hari sebelum digunakan secara luas untuk memastikan tidak ada reaksi alergi atau iritasi.
  • Prioritaskan Produk Topikal: Pilih produk yang diaplikasikan langsung ke kulit daripada yang memiliki potensi penyerapan sistemik lebih tinggi.

Kapan Harus Konsultasi Dokter Kulit atau Kandungan?

Meskipun AHA dan BHA konsentrasi rendah umumnya aman, konsultasi dengan dokter kandungan atau spesialis kulit sangat disarankan. Hal ini penting untuk beberapa alasan:

  • Mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai dengan kondisi kulit dan riwayat medis.
  • Memastikan tidak ada interaksi dengan obat-obatan lain yang sedang dikonsumsi.
  • Memahami potensi risiko individual dan cara menghindarinya.
  • Menentukan apakah ada kondisi kulit tertentu yang memerlukan penanganan khusus.

Pendapat ahli akan memberikan kepastian dan ketenangan pikiran selama masa menyusui.

Kesimpulan: Rekomendasi Halodoc

Ibu menyusui dapat menggunakan produk AHA dan BHA dengan kadar rendah, seperti <10% untuk AHA (asam glikolat, asam laktat) dan <2% untuk BHA (asam salisilat), karena penyerapan sistemiknya minimal. Namun, kehati-hatian dan konsultasi medis adalah kunci. Hindari konsentrasi tinggi atau BHA oral karena berpotensi berbahaya. Untuk mendapatkan panduan yang lebih personal dan memastikan keamanan produk skincare, ibu menyusui sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan atau dokter spesialis kulit. Jika ada pertanyaan lebih lanjut atau kekhawatiran tentang penggunaan produk skincare saat menyusui, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter melalui aplikasi Halodoc.