Aha Singkatan Dari Apa? Bikin Kulit Glowing!

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Skincare dengan Kandungan AHA
- Jenis-Jenis AHA dan Manfaatnya untuk Kulit
- Cara Tepat Menggunakan AHA Agar Kulit Tidak Iritasi
- Studi Terkait Keampuhan AHA
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Bagi kamu yang sangat peduli dengan perawatan kulit atau skincare, istilah AHA pasti sudah tidak asing lagi terdengar di telinga. Namun, tahukah kamu sebenarnya AHA adalah singkatan dari apa dan bagaimana cara kerjanya secara medis? AHA adalah singkatan dari Alpha Hydroxy Acid atau asam alfa hidroksi. Ini merupakan sekelompok asam alami yang bersumber dari hewan maupun tumbuhan, terutama buah-buahan, susu, dan gula tebu. Senyawa ini bersifat larut dalam air dan telah menjadi standar emas (gold standard) dalam dunia dermatologi untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit, mulai dari kulit kusam, tekstur kasar, hiperpigmentasi, hingga tanda-tanda penuaan dini.
Secara farmakologis, cara kerja AHA adalah dengan melemahkan desmosom, yaitu semacam “lem” seluler yang mengikat sel-sel kulit mati pada permukaan epidermis (lapisan kulit teratas). Dengan melemahnya ikatan ini, sel-sel kulit mati yang menumpuk akan lebih mudah terkelupas dan luruh secara alami. Proses yang disebut eksfoliasi kimiawi ini merangsang regenerasi sel kulit baru yang lebih sehat, cerah, dan halus. Selain itu, pada konsentrasi tertentu, AHA juga mampu menembus lapisan dermis untuk merangsang produksi kolagen dan elastin, yang sangat penting untuk menjaga kekenyalan kulit dan menyamarkan garis halus.
Pentingnya penggunaan AHA dalam rutinitas perawatan kulit tidak bisa dipandang sebelah mata. Seiring bertambahnya usia, siklus pergantian sel kulit manusia (cell turnover) akan melambat. Jika saat usia 20-an siklus ini memakan waktu sekitar 28 hari, pada usia 40-an prosesnya bisa memakan waktu hingga 45 hari. Keterlambatan inilah yang menyebabkan sel kulit mati menumpuk, membuat wajah tampak kusam, pori-pori tersumbat, dan penyerapan produk skincare lainnya menjadi tidak optimal. Di sinilah AHA hadir sebagai solusi eksfoliasi yang efektif dan terukur.
Meski memiliki segudang manfaat, penggunaan produk eksfoliasi yang mengandung senyawa asam seperti AHA membutuhkan ketelitian. Jika digunakan secara berlebihan (over-exfoliation) atau dicampur dengan bahan aktif yang tidak kompatibel, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada skin barrier (pelindung kulit), iritasi, kemerahan, hingga peradangan. Oleh karena itu, jika kamu memiliki kondisi kulit sensitif, masalah jerawat yang meradang hebat, atau keluhan hiperpigmentasi yang tak kunjung memudar, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter spesialis kulit terlebih dahulu. Dokter dapat memberikan diagnosis yang akurat serta rekomendasi konsentrasi bahan aktif yang paling aman untuk kondisi kulit wajahmu.
Memilih produk dengan kandungan AHA yang tepat di pasaran memang bisa membingungkan, mengingat banyaknya variasi konsentrasi dan formulasinya. Nah, mau tahu apa saja pilihan produk skincare berbahan dasar AHA yang aman, berkualitas, dan sudah terdaftar di BPOM? Berikut ulasannya yang bisa kamu jadikan referensi!
Rekomendasi Skincare dengan Kandungan AHA yang Ampuh
Berikut adalah beberapa rekomendasi produk eksfoliasi wajah berbahan dasar AHA (Alpha Hydroxy Acid) yang aman digunakan secara mandiri di rumah. Produk-produk ini tergolong ke dalam kategori kosmetik dan perawatan kulit yang dijual bebas (OTC), sehingga kamu tidak memerlukan resep dokter untuk membelinya. Kamu bisa dengan mudah menemukan dan beli produk kesehatan dan skincare yang terjamin keasliannya melalui aplikasi Halodoc.
1. Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution 20 ml
Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution adalah serum eksfoliasi bilas (wash-off peeling serum) yang diformulasikan khusus untuk membersihkan pori-pori tersumbat, mengangkat sel kulit mati, dan menjaga tingkat kelembapan kulit. Produk ini mengandung kombinasi tiga jenis senyawa asam eksfoliator utama, yaitu AHA (Glycolic Acid) 3%, BHA (Salicylic Acid) 1%, dan PHA (Lactobionic Acid) 2%. Kandungan AHA bekerja di lapisan luar kulit untuk mencerahkan, BHA menembus ke dalam pori-pori untuk melarutkan sebum penyebab komedo dan jerawat, sementara PHA bertindak sebagai eksfoliator lembut sekaligus agen penghidrasi (humektan).
Manfaat spesifik dari produk ini adalah membantu mencerahkan kulit wajah yang kusam, meratakan tekstur kulit yang bruntusan, menyamarkan noda bekas jerawat (PIE dan PIH), serta membuat wajah tampak lebih glowing. Karena merupakan produk kosmetik bebas, penggunaannya cukup aman untuk pemula asalkan sesuai dengan instruksi yang tertera pada kemasan.
Dosis dan aturan pakai:
- Gunakan hanya 1-2 kali dalam seminggu, aplikasikan secara merata pada kulit wajah yang sudah dibersihkan dan dalam kondisi benar-benar kering.
- Biarkan selama maksimal 10 menit.
- Bilas hingga bersih menggunakan air hangat, lalu lanjutkan dengan penggunaan hydrating toner atau moisturizer. Hindari area mata dan bibir saat pengaplikasian.
Peringatan: Tidak disarankan untuk digunakan bersamaan dengan produk yang mengandung Retinol, Vitamin C, atau Niacinamide konsentrasi tinggi dalam satu waktu. Wajib menggunakan sunscreen (tabir surya) keesokan harinya karena AHA meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution 20 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Avoskin Miraculous Refining Toner 100 ml
Avoskin Miraculous Refining Toner adalah cairan penyegar wajah (toner eksfoliasi) yang dikembangkan untuk mengeksfoliasi kulit dengan lembut namun tetap menghidrasi. Produk ini memiliki bahan aktif utama AHA 5%, BHA 1%, dan PHA 2%. Keunggulan utama dari produk Avoskin ini adalah diperkaya dengan Niacinamide (Vitamin B3) sebanyak 2%, Ceramide, Pomegranate extract, dan Raspberry, Tea Tree, serta Aloe Vera. Kombinasi eksfoliator kimiawi dengan kandungan botani dan pencerah ini membuat kulit tidak hanya bersih dari sel mati, tetapi lapisan skin barrier-nya tetap terjaga.
Kandungan AHA sebesar 5% pada toner ini dinilai cukup moderat sehingga dapat digunakan untuk memudarkan hiperpigmentasi, mengecilkan tampilan pori-pori, dan mencegah timbulnya jerawat baru tanpa menyebabkan kekeringan ekstrem pada wajah.
Dosis dan aturan pakai:
- Untuk pemula: Gunakan 2-3 kali seminggu, sebaiknya diaplikasikan pada malam hari saja.
- Untuk kulit yang sudah terbiasa dengan chemical exfoliant: Dapat digunakan setiap hari di malam hari.
- Tuangkan secukupnya pada kapas steril atau telapak tangan, lalu usapkan atau tepuk-tepuk perlahan ke seluruh area wajah dan leher. Tunggu hingga meresap sempurna sebelum melanjutkan ke tahapan skincare berikutnya.
Peringatan: Jika terjadi kemerahan atau sensasi perih (stinging) yang berkepanjangan, kurangi frekuensi penggunaan atau hentikan sementara. Selalu lindungi kulit wajah dengan tabir surya di pagi harinya.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Avoskin Miraculous Refining Toner 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
3. Wardah Crystal Secret Exfoliating Toner 125 ml
Wardah Crystal Secret Exfoliating Toner merupakan pilihan chemical exfoliator dengan harga yang cukup terjangkau namun memiliki formulasi dermatologis yang sangat baik. Toner ini mengandalkan Natural AHA dipadukan dengan PHA (Polyhydroxy Acid) yang memiliki ukuran molekul lebih besar sehingga penetrasinya ke dalam kulit jauh lebih lambat dan meminimalisir risiko iritasi. Selain itu, produk ini juga mengandung ekstrak bunga Edelweiss dan Allantoin.
Cara kerja toner ini terbilang mild (ringan) di mana Natural AHA akan meluruhkan ikatan sel kulit mati di lapisan stratum korneum secara bertahap. Manfaat utamanya adalah merangsang regenerasi sel, memudarkan flek hitam, serta membuat kulit wajah tampak sejernih kristal (crystal clear radiant skin). Kandungan Allantoin-nya berperan sebagai agen soothing yang meredakan kemerahan pada kulit sensitif.
Dosis dan aturan pakai:
- Gunakan secara rutin pada malam hari, 2 hingga 3 kali seminggu sesuai dengan toleransi kulit.
- Aplikasikan setelah wajah dibersihkan menggunakan sabun pencuci muka (facial wash).
- Tuangkan pada kapas lalu usapkan secara lembut dengan gerakan ke arah luar dan atas pada wajah.
Peringatan: Meski tergolong sangat lembut, pastikan kamu tidak sedang mengalami luka terbuka atau jerawat yang pecah saat mengaplikasikan produk ini agar tidak menimbulkan rasa perih.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Wardah Crystal Secret Exfoliating Toner 125 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Cosrx AHA 7 Whitehead Power Liquid 100 ml
Cosrx AHA 7 Whitehead Power Liquid diformulasikan dari perpaduan unik antara 75% Pyrus Malus (Apple) Fruit Water dan 7% Glycolic Acid (AHA). Penggunaan air buah apel sebagai pengganti air biasa (purified water) berfungsi untuk memberikan eksfoliasi ekstra yang natural sekaligus memaksimalkan asupan vitamin dan hidrasi ke dalam kulit. Glycolic Acid (Asam Glikolat) adalah jenis AHA dengan ukuran molekul paling kecil, sehingga efektivitasnya untuk masuk ke celah sel sangat tinggi.
Manfaat utama dari produk exfoliating liquid ini adalah sangat ampuh dalam membasmi whiteheads (komedo putih yang tertutup), meratakan tekstur kulit bopeng (gradakan), serta mencerahkan rona kulit wajah secara signifikan. Adanya kandungan Panthenol dan Hyaluronic Acid di dalam liquid ini memastikan kelembapan kulit tetap terkunci meski sedang menjalani proses peeling.
Dosis dan aturan pakai:
- Bagi yang belum terbiasa, gunakan 1 kali seminggu, lalu tingkatkan bertahap menjadi 2-3 kali seminggu pada malam hari.
- Pompa cairan (sekitar 1-2 kali pump) ke atas kapas tipis, usapkan secara merata di kulit wajah dengan menghindari area kontur mata.
- Bisa juga diaplikasikan langsung dengan telapak tangan, diamkan selama 5-10 menit agar asamnya bekerja secara optimal, lalu tumpuk dengan serum hidrasi.
Peringatan: Pemilik kulit sangat sensitif atau rosacea harap berhati-hati karena konsentrasi Glycolic Acid 7% tergolong cukup poten (kuat). Selalu gunakan pelembap setelah pengaplikasian produk ini untuk memulihkan kelembapan alami kulit.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cosrx AHA 7 Whitehead Power Liquid 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Aturan Emas (DOs and DON’Ts) Saat Menggunakan AHA
- Lakukan Patch Test: Selalu tes produk di belakang telinga atau rahang selama 24 jam sebelum diusapkan ke seluruh wajah untuk mengecek reaksi alergi.
- Jangan Digabung dengan Retinol atau Vitamin C Murni: Penggabungan bahan aktif yang sama-sama kuat secara bersamaan dapat merusak pH kulit dan memicu iritasi hebat. Pisahkan jadwal pemakaiannya (misal: AHA di malam Senin, Retinol di malam Selasa).
- Wajib Tabir Surya (Sunscreen): Eksfoliasi AHA mengangkat lapisan atas kulit yang menebal, sehingga sel kulit baru di bawahnya lebih sensitif terhadap sinar UV. Jangan pernah keluar rumah tanpa SPF 30 atau lebih.
Jenis-Jenis AHA dan Manfaatnya untuk Kulit
Perlu kamu ketahui bahwa AHA bukanlah satu zat tunggal, melainkan merupakan kelompok senyawa asam. Di industri kosmetik dan dermatologi medis, terdapat beberapa turunan AHA yang paling sering digunakan, masing-masing memiliki karakteristik molekuler dan manfaat yang spesifik. Berikut penjelasannya:
1. Glycolic Acid (Asam Glikolat)
Asam glikolat merupakan jenis AHA yang paling populer dan paling banyak diteliti secara ilmiah. Zat ini diekstraksi dari gula tebu. Dibandingkan dengan turunan AHA lainnya, Glycolic Acid memiliki ukuran struktur molekul yang paling kecil. Keunggulan ini memungkinkannya untuk menembus lapisan kulit epidermis dengan sangat cepat dan dalam. Karena penetrasinya yang kuat, asam glikolat diandalkan untuk mengatasi masalah tekstur kulit, memudarkan sun spots (noda akibat paparan matahari), dan menstimulasi produksi kolagen (protein anti-penuaan). Namun, daya penetrasinya yang tinggi juga menjadikannya lebih rentan menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.
2. Lactic Acid (Asam Laktat)
Jika kamu memiliki kulit yang cenderung kering atau sensitif, asam laktat adalah pilihan AHA terbaik untukmu. AHA jenis ini secara alami ditemukan di dalam susu asam (sour milk). Lactic acid memiliki ukuran molekul yang sedikit lebih besar dibanding glycolic acid, sehingga penetrasinya lebih lambat dan bekerja lebih banyak di permukaan kulit luar. Selain berfungsi sebagai agen keratolitik (pengelupas sel kulit mati), asam laktat dikenal karena sifatnya sebagai humektan yang sangat baik, yang berarti mampu menarik air dan mengikat kelembapan ke dalam kulit.
3. Mandelic Acid (Asam Mandelic)
Asam mandelic diekstrak dari kacang almond pahit (bitter almonds). Ukuran molekulnya lebih besar daripada asam laktat, menjadikannya jenis AHA yang paling “lembut” (gentle) di antara yang lain. Penyerapan yang lambat ke dalam kulit mengurangi drastis risiko terjadinya kemerahan atau peradangan. Uniknya, berbeda dengan AHA lainnya yang larut dalam air, mandelic acid memiliki sifat tambahan yaitu sedikit larut dalam lemak (lipofilik), menjadikannya sangat ideal untuk pemilik kulit rentan berjerawat (acne-prone skin) karena dapat membantu memecah sebum di pori-pori sekaligus memudarkan bekas kemerahan (PIE).
Cara Tepat Menggunakan AHA Agar Kulit Tidak Iritasi
Manfaat menakjubkan dari AHA hanya bisa didapatkan jika digunakan dengan teknik yang tepat dan tidak merusak keutuhan skin barrier. Banyak pemula yang mengalami breakout atau wajah menjadi perih semata-mata karena kurangnya pengetahuan dalam mengaplikasikan AHA. Berikut adalah panduan cara menggunakannya dengan aman:
1. Menerapkan Metode “Start Low, Go Slow”
Pilihlah produk yang memiliki persentase AHA rendah untuk pemakaian pertama (di bawah 5% hingga maksimal 7%). Jangan tergiur menggunakan AHA 10% atau lebih jika kulitmu belum pernah beradaptasi dengan asam sebelumnya. Selain itu, jangan langsung memakainya setiap hari. Mulailah dengan 1-2 kali pemakaian dalam seminggu pada dua minggu pertama. Apabila kulit merespons dengan baik dan tidak ada tanda-tanda sensasi terbakar (stinging) atau terkelupas parah (peeling), frekuensi penggunaan dapat ditingkatkan secara bertahap menjadi 3 kali seminggu. Perhatikan terus bagaimana reaksi kulitmu keesokan harinya.
2. Terapkan Teknik “Moisture Sandwich” Jika Perlu
Bagi pemilik kulit kering atau mereka yang takut akan efek samping AHA, teknik Moisture Sandwich bisa diaplikasikan. Caranya, gunakan pelembap ringan (lightweight moisturizer) terlebih dahulu setelah mencuci muka. Setelah pelembap meresap sempurna, barulah aplikasikan produk skincare AHA. Terakhir, tutup kembali atau lapisi dengan menggunakan pelembap yang teksturnya lebih kental (emollient/occlusive). Langkah ini berfungsi untuk memperlambat penyerapan asam ke dalam kulit sekaligus memastikan hidrasi dan kandungan air di bawah kulit tetap terkunci dengan baik.
Studi Terkait Keampuhan AHA
Journal of the American Academy of Dermatology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan topikal AHA secara rutin dapat meningkatkan ketebalan epidermis dermal, memperbaiki fragmentasi sel, serta secara signifikan meningkatkan sintesis kolagen dan asam hialuronat alami kulit.
Dari temuan studi medis ini, terbukti secara klinis bahwa AHA bukan hanya sekadar eksfoliator yang membersihkan kotoran di permukaan wajah, melainkan agen aktif yang merombak ulang struktur lapisan bawah kulit. Oleh karena itu, AHA sangat direkomendasikan tidak hanya untuk masalah jerawat, tetapi juga sebagai bagian dari rutinitas anti-aging (anti-penuaan dini) yang sangat efektif apabila dikombinasikan dengan penggunaan tabir surya.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Over-the-counter skin care: How to choose.
American Academy of Dermatology (AAD). Diakses pada 2024. How to safely exfoliate at home.
Food and Drug Administration (FDA). Diakses pada 2024. Alpha Hydroxy Acids.
NCBI / National Center for Biotechnology Information. Diakses pada 2024. Alpha Hydroxy Acids for Skin Care.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Aha (Alpha Hydroxy Acid): Benefits & How to Use.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. AHA adalah kandungan yang cocok untuk jenis kulit apa?
Kandungan AHA umumnya paling ideal dan sangat direkomendasikan untuk pemilik kulit normal, kering (dry skin), dan kulit yang mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan dini (aging skin). Sifat humektan alaminya mampu memberikan hidrasi ekstra pada kulit kering.
2. Apakah produk yang mengandung AHA boleh dipakai setiap hari?
Hal ini sangat bergantung pada konsentrasinya. Produk dengan persentase AHA yang sangat rendah (sekitar 1-2%) seperti sabun cuci muka atau toner harian yang lembut mungkin bisa digunakan tiap hari. Namun, untuk serum, liquid, atau toner eksfoliasi dengan konsentrasi 5% ke atas, sebaiknya dibatasi 2-3 kali seminggu untuk mencegah penipisan skin barrier.
3. Bolehkah skincare AHA dicampur pemakaiannya dengan Niacinamide?
Penggunaan gabungan antara AHA dan Niacinamide sebenarnya diperbolehkan dan dapat saling melengkapi fungsinya (eksfoliasi dan mencerahkan). Namun, untuk menghindari iritasi akibat perubahan pH, disarankan memberi jeda waktu sekitar 15-20 menit antara penggunaan AHA dengan Niacinamide, atau gunakan di waktu yang berbeda (AHA di malam hari, Niacinamide di pagi hari).
4. Apa bedanya kandungan AHA dan BHA dalam produk perawatan kulit?
Perbedaan utamanya terletak pada sifat kelarutannya. AHA larut dalam air (water-soluble) sehingga bekerja sangat baik di permukaan kulit untuk mengatasi kulit mati dan kusam. Sedangkan BHA (seperti Salicylic Acid) larut dalam minyak (oil-soluble), sehingga mampu masuk jauh ke dalam pori-pori untuk melarutkan sebum penyebab komedo dan mengontrol produksi minyak berlebih pada kulit berjerawat.
Itulah penjelasan mendalam mengenai AHA dan berbagai rekomendasinya. Jika setelah menggunakan produk skincare kamu justru mengalami breakout hebat yang diiringi rasa panas, kemerahan, atau pembengkakan ringan, segera hentikan pemakaian. Ini bisa menjadi tanda terjadinya kerusakan pada lapisan pelindung kulit atau skin barrier. Kamu bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit via Halodoc
Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.





