• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Gaya Hidup Orangtua Dapat Memengaruhi Kesehatan Anak

Alasan Gaya Hidup Orangtua Dapat Memengaruhi Kesehatan Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Mengapa gaya hidup orangtua dapat memengaruhi perkembangan anak? Jawabannya adalah karena anak meniru perilaku orangtua. Kesehatan anak ditularkan dari orangtua melalui genetik serta kebiasaan dan gaya hidup.

Para peneliti dari University of Leeds di Inggris, mempelajari lebih dari 21.000 peserta, berusia 50 tahun ke atas. Tim membandingkan kebiasaan merokok, masalah obesitas, dan intensitas olahraga para partisipan dengan kebiasaan sama pada orangtua masing-masing saat partisipan masih anak-anak. 

Ditemukan bahwa jika ayah seseorang merokok ketika mereka berusia 12 tahun, mereka dua kali lebih mungkin untuk merokok daripada orang yang ayahnya tidak merokok sama sekali. Jika para ibu merokok, itu meningkatkan risiko anak perempuan mereka merokok.

Peran Orangtua Terhadap Perkembangan Kesehatan Anak

Orangtua adalah penjaga gerbang utama kesehatan anak-anaknya. Keputusan orangtua berperilaku serta pilihan-pilihan yang dilakoninya dapat memengaruhi kesehatan anak. Faktor-faktor ini tidak semata terkait dengan status sosial dan ekonomi saja, tetapi karakteristik keluarga dan pola asuh orangtua.

Status kesehatan bayi saat lahir dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kesehatan dan status gizi ibu, perawatan medis yang mereka terima selama kehamilan, dan penggunaan zat-zat yang memengaruhi perkembangan janin. 

Faktor perilaku selama kehamilan juga memengaruhi kesehatan anak saat dilahirkan. Ini terkait dengan bagaimana ibu menjaga kesehatannya melalui pola makan serta paparan lingkungan. Butuh informasi lebih detail bagaimana cara menjaga kehamilan sehat, bisa ditanyakan lewat aplikasi Halodoc.   

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Gaya Hidup Sehat untuk Perkembangan Anak

Karenanya, menyadari betapa erat kaitan antara gaya hidup yang diadopsi orangtua terhadap kesehatan anak, alangkah baiknya orangtua mempertimbangkan suatu perilaku untuk kepentingan anak.

Misalnya membatasi makanan fast food, mengurangi minuman berperasa, ikut makan sayur, menerapkan olahraga secara teratur. Anak akan menyontoh apa yang dilakukan orangtua, makanya orangtua harus ekstra hati-hati guna menghindari menjadi model yang tidak baik untuk anak.

Anak-anak kecil belajar banyak tentang bagaimana bertindak dengan memperhatikan orangtuanya. Sebelum marah-marah di depan anak, coba pikirkan apakah itu yang orangtua inginkan agar anak juga bersikap demikian ketika marah? 

Teladankan sifat-sifat yang ingin orangtua inginkan ada pada anak. Mulai dari rasa hormat, keramahan, kejujuran, kebaikan, dan toleransi. Tunjukkan perilaku tidak egois. Lakukan sesuatu untuk orang lain tanpa mengharapkan imbalan. Sampaikan terima kasih dan berikan pujian. Hal yang terpenting, perlakukan anak-anak seperti yang orangtua harapkan orang lain berperilaku.

Ketika berbicara soal kesehatan anak, tentu saja tidak terbatas pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan psikis. Hal-hal yang diuraikan tadi adalah bagaimana supaya orangtua memberikan contoh yang baik kepada anak-anak, supaya anak-anak mendapatkan perkembangan psikis yang baik di masa tumbuh kembangnya. 

Bantu anak-anak untuk mengembangkan keterampilan mandiri setiap harinya. Buatlah pilihan yang aman dan sehat setiap harinya dan tunjukkan kepada anak-anak bagaimana cara melakukannya. 

Referensi:
Encyclopedia on Early Childhood Development. Diakses pada 2020. Parents’ Attitudes and Beliefs: Their Impact on Children’s Development.
The Conversation. Diakses pada 2020. Your parents’ lifestyles can determine your health – even as an adult.
News18.com. Diakses pada 2020. Parents' Lifestyle Can Affect Your Health Even In Adulthood.