• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan‌ ‌High‌ ‌Impact‌ ‌Aerobik‌ ‌Efektif‌ ‌Turunkan‌ ‌Berat‌ ‌Badan‌

Alasan‌ ‌High‌ ‌Impact‌ ‌Aerobik‌ ‌Efektif‌ ‌Turunkan‌ ‌Berat‌ ‌Badan‌

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – High impact aerobik adalah semua jenis latihan aerobik yang dapat meningkatkan kebugaran fisik dengan risiko stres pada jaringan dan persendian muskuloskeletal. Contoh high impact aerobik adalah menari, basket, dan lari. 

High impact aerobik dinilai efektif untuk menurunkan berat badan karena dapat membakar kalori lebih banyak. Alasannya karena high impact aerobik dapat meningkatkan detak jantung saat kamu melompat ataupun bergerak dengan intensitas tinggi. Latihan jenis ini juga dapat memperkuat tulang. Membuat tulang stres melalui aktivitas high impact dapat membuat tulang menambah massanya sebagai respons dari stres.

Baca juga: Dosis Olahraga yang Dianjurkan Agar Tetap Sehat

Manfaat Lain dari High Impact Aerobic

Sudah disebutkan sebelumnya, high impact aerobik dapat meningkatkan detak jantung lebih cepat sehingga membakar lebih banyak kalori. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kepadatan tulang, stabilitas, keseimbangan, koordinasi tubuh, serta memperkuat jantung dan paru-paru.

Ada beberapa jenis high impact aerobik yang bisa kamu coba seperti: 

1. Burpees.

2. Froggy Jumps.

3. Lari di tempat.

4. Lompat tali.

5. Squat jumps.

Sebenarnya baik jenis latihan high impact ataupun low impact jika dilakukan dengan benar akan membantu membentuk tubuh. Namun, "benturan" yang terjadi saat kamu melakukan high impact aerobik dapat membakar kalori lebih banyak.

Ada beberapa manfaat sekaligus alasan kenapa orang direkomendasikan melakukan high impact aerobik, yaitu: 

1. Menurunkan Berat Badan dengan Cepat 

Aktivitas berdampak tinggi membutuhkan lebih banyak energi, dan karenanya ada banyak kalori yang dibakar. High impact aerobik juga dapat membantu kamu “menghemat” waktu, karena dengan waktu yang singkat kamu bisa membakar kalori lebih banyak.

Baca juga: Bukti Olahraga Dapat Bantu Cegah Diabetes

2. Menantang Diri Sendiri

Secara umum, latihan high impact cenderung lebih intens, jadi aktivitas tersebut bukan untuk orang yang mudah menyerah dan bukan pilihan terbaik buat orang yang sedang memulai olahraga. Namun, jika tujuanmu adalah untuk mengkondisikan tubuh agar berada dalam kondisi terbaik maka latihan high impact aerobik adalah jenis latihan yang sesuai. 

3. Berlatih untuk Kompetisi 

Baik itu pertandingan tinju, maraton, atau kompetisi kebugaran, latihan high impact akan membantu kamu mempersiapkan diri untuk pertandingan besar. 

Baca juga: Nonton Drama Korea Bisa Bikin Diabetes, Ini Alasannya

4. Ingin Meningkatkan Kepadatan Tulang

Penelitian menunjukkan bahwa, meskipun kedengarannya berlawanan dengan intuisi, latihan high impact baik untuk tulang. Jika kamu secara teratur membuat tulang mengalami stres yang tiba-tiba, ini dapat membantu tulang tumbuh dan menguat. 

Latihan high impact umumnya cenderung menyebabkan cedera ortopedi, memicu lebih banyak ketegangan pada persendian, otot, dan tendon tubuh. Jenis olahraga ini umumnya tidak disarankan untuk siapa pun yang berisiko mengalami cedera lebih tinggi. Ini termasuk orang tua, wanita hamil, dan mereka yang memiliki kelainan tulang tertentu.

Kalau kamu punya masalah gangguan kesehatan pada tulang, bisa ditanyakan langsung ke dokter di Halodoc. Kamu bisa menanyakan apa saja dan dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Apapun jenis olahraga yang kamu lakukan, durasi yang direkomendasikan setidaknya 30 menit setiap harinya agar tetap sehat. Latihan high impact aerobik adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan hidup sehat. Namun jika kamu mengidap kondisi tertentu, berkonsultasilah dengan dokter untuk memastikan bahwa ini adalah latihan yang tepat untukmu.

 

Referensi:
Very Well Fit. Diakses pada 2020. High-Impact Exercise Pros and Cons.
Livefit. Diakses pada 2020. What is the Difference between High Impact, Low Impact, and No Impact Exercise?
HealthifyMe. Diakses pada 2020. Aerobic Exercise: Types, Benefits, and Weight Loss.