• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Ibu Hamil Muda Perlu Sarapan

Alasan Ibu Hamil Muda Perlu Sarapan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta – Makan di saat mual memang enggak enak, apalagi ketika mengalami morning sickness di awal kehamilan. Tapi bukan berarti ibu hamil boleh melewatkan sarapan, ya. Selain karena melewatkan sarapan bisa mengurangi mual dan muntah akibat morning sickness, sarapan juga bermanfaat untuk kehamilan. Hal ini dibuktikan oleh studi yang dilakukan oleh Harvard Medical School. Studi tersebut menemukan bahwa sarapan untuk ibu hamil muda bisa menurunkan risiko kegemukan, diabetes, dan membantu menetralisir mood swing yang sering dialami. (Baca juga: Bahaya Obesitas Incar Ibu Saat Hamil)

Agar ibu lebih tahu, simak penjelasan tentang alasan ibu hamil muda perlu sarapan di sini, yuk!

1. Makanan Ibu adalah Makanan Janin

Jika ibu kekurangan nutrisi, maka, janin enggak bisa berkembang optimal. Ini karena saat ibu melewatkan sarapan, Si Kecil di dalam kandungan juga akan melewatkan momen untuk mendapatkan nutrisi di pagi hari. Padahal, metabolisme tubuh akan bekerja lebih baik di pagi hari, sehingga nutrisi akan lebih mudah diserap oleh tubuh. Jadi, agar pertumbuhan dan perkembangan janin optimal, ibu tidak boleh melewatkan sarapan, ya. Karena sebuah studi menemukan bahwa sarapan di pagi hari dapat meningkatkan pertumbuhan otak janin hingga 25 persen.

2. Meningkatkan Energi

Umumnya, saat tidur di malam hari, ibu akan melewatkan waktu sekitar 7-10 jam tanpa makan. Itu mengapa banyak ibu yang merasa lemas dan lelah saat bangun dari tidur. Karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk sarapan agar bisa beraktivitas dengan lancar sepanjang hari.

3. Mengurangi Morning Sickness

Morning sickness adalah kondisi mual dan muntah yang biasanya terjadi pada awal kehamilan. Kondisi ini enggak jarang membuat banyak ibu hamil melewatkan sarapan. Padahal dengan melakukan sarapan, ibu bisa mengurangi morning sickness yang dialami, lho. Ini karena makanan yang ibu makan saat sarapan akan mengisi perut yang kosong, sehingga asam lambung tidak akan meningkat. Asam lambung yang meningkat inilah yang bisa memicu timbulnya gejala mual, muntah, dan nyeri pada perut.

Bagaimana kalau rasa mual selalu muncul saat ingin sarapan? Jika seperti ini, ibu bisa mengakalinya dengan membagi sarapan ke dalam beberapa porsi yang lebih kecil, sehingga ibu bisa lebih mudah menelannya. Selain buah dan sayuran, berikut adalah beberapa menu sarapan sehat yang bisa ibu konsumsi:

 

  • Biji-bijian

 

Biji-bijian mengandung karbohidrat kompleks. Jika dikonsumsi saat sarapan, jenis makanan ini bisa membuat ibu hamil kenyang lebih lama sehingga tubuh ibu tidak akan kehabisan energi sebelum jam makan siang tiba. Jenis biji-bijian yang bisa ibu konsumsi untuk sarapan adalah gandum atau oatmeal.

 

  • Susu dan Olahannya

 

Ibu hamil memang dianjurkan untuk mengonsumsi susu minumal segelas sehari. Ini karena susu dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi ibu hamil, salah satunya kalsium yang berguna untuk membantu pembentukan tulang dan gigi pada janin. Karena ini lah ibu akan menemui banyak produk susu yang dijual khusus untuk ibu hamil. Tapi jika ibu enggak suka susu, ibu bisa mengonsumsi olahan susu seperti yogurt dan keju.

 

  • Telur

 

Telur mengandung protein yang penting untuk perkembangan janin. Ibu bisa mengolah dan mengombinasikan telur sesuai dengan selera yang disuka. Tapi pastikan telur yang ibu makan itu sudah matang, ya. Karena telur mentah atau setengah matang berisiko mengandung bakteri Salmonella yang bisa membahayakan kesehatan ibu dan janin.

Jika ingin bertanya tentang menu sarapan yang aman dan sehat untuk ibu hamil muda, jangan ragu bertanya ke dokter ya, bu. Ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play, lalu masuk ke fitur Contact Doctor untuk bisa bertanya ke dokter melalui Chat, Voice Call, dan Video Call. Jadi, ayo segera gunakan Halodoc agar ibu bisa mendapatkan rekomendasi saran dari dokter terpercaya di Halodoc. (Baca juga: Paling Baik Wanita Hamil Konsumsi Jenis Buah Ini)