• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Keracunan Makanan Bisa Sebabkan Diare

Alasan Keracunan Makanan Bisa Sebabkan Diare

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Sebelum makan sesuatu, setiap orang harus memastikan kebersihan dari makanannya. Jangan sampai mengalami keracunan makanan setelahnya karena dapat menimbulkan banyak dampak buruk saat gangguan tersebut terjadi. Gejala dari keracunan ini umumnya tidak terjadi secara langsung, tetapi bisa dalam hitungan menit, jam, bahkan hari. Salah satu gejala yang dapat timbul adalah diare. Namun, bagaimana cara diare dapat terjadi akibat keracunan makanan? Berikut pembahasannya!

Diare yang Disebabkan oleh Keracunan Makanan

Keracunan makanan adalah penyakit yang disebabkan saat mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi beberapa organisme, seperti bakteri, virus, dan parasit. Racun atau toksik yang terdapat dalam organisme tersebut adalah penyebab paling umum terjadinya gangguan ini. Organisme tersebut dapat mencemari makanan saat dalam tahap pemrosesan atau produksi. Kontaminasi juga dapat terjadi jika makanan tersebut tidak dimasak dengan benar.

Baca juga: Jangan Salah, Begini Pertolongan Pertama Keracunan Makanan

Gejala dari keracunan makanan dapat timbul setelah beberapa jam saat racun dari parasit tersebut sudah mulai menyebar. Beberapa gejalanya meliputi mual, muntah, hingga diare. Meski begitu, keracunan makanan yang ringan dapat sembuh tanpa melakukan pengobatan. Namun, pada beberapa orang, masalah ini dapat menimbulkan dampak yang buruk sehingga butuh penanganan dari ahli medis.

Lalu, bagaimanakah cara keracunan makanan dapat menyebabkan seseorang mengalami diare?

Diare terjadi jika terdapat peningkatan jumlah feses yang akan dikeluarkan atau kotoran yang dikeluarkan lebih encer dari biasanya. Ketika usus mendorong feses melalui bagian pencernaan lainnya sebelum air dalam tinja dapat diserap kembali, maka terjadilah diare. Hal ini juga dapat terjadi ketika peradangan pada lapisan usus yang menyebabkan kelebihan cairan bocor ke tinja.

Saat keracunan makanan yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau parasit mengakibatkan gangguan, di mana diare merupakan salah satu cara tubuh untuk membersihkan penyakit tersebut. Umumnya, penyebab seseorang mengalami diare adalah virus. Saat hal ini terjadi, seseorang yang mengidapnya dapat sembuh dalam beberapa hari dengan pengobatan rumahan yang sesuai dengan anjuran dokter.

Baca juga: Keracunan Makanan pada Anak Bisa Diketahui dengan Cara Ini

Jika kamu masih memiliki pertanyaan terkait keracunan makanan atau masalah yang dapat menyebabkan diare, dokter dari Halodoc siap menjawabnya dengan senang hati. Cukup dengan download aplikasi Halodoc, kamu bisa mendapatkan kemudahan dalam akses kesehatan tanpa perlu ke luar rumah. Pembelian obat juga dapat ditunggu di rumah, benar-benar suatu kemudahan.

Cara Mencegah Keracunan Makanan

Cara terbaik untuk mencegah keracunan makanan adalah dengan melakukan pengolahan sebaik mungkin dan menghindari sesuatu yang belum dipastikan kebersihannya. Beberapa makanan cenderung dapat menyebabkan gangguan tersebut karena cara pembuatan dan penyajiannya. Daging, telur, dan kerang mungkin mengandung organisme merugikan, tetapi dapat mati selama tahap pemasakan.

Keracunan makanan juga dapat terjadi jika seseorang mengonsumsi makanan yang mentah dan tidak dimasak dengan benar, serta tidak membersihkan tangan dan alas yang digunakan dengan benar. Selain itu, makanan lainnya yang dapat menyebabkan keracunan sehingga perlu dihindari adalah:

  • Sushi dan produk makanan lainnya yang disajikan dengan mentah atau setengah matang.
  • Daging giling yang mungkin terdiri dari beberapa hewan.
  • Susu atau keju yang tidak dipasteurisasi.
  • Buah dan sayuran mentah yang belum dicuci.

Baca juga: Waspada 4 Tanda Terjadinya Keracunan Makanan

Cobalah untuk selalu mencuci tangan sebelum memasak atau menyantap makanan. Selain itu, masak daging dan telur sampai matang dan pastikan membersihkan tangan sebelum memegang bahan makanan yang akan disajikan mentah. Hal yang benar-benar harus diperhatikan adalah kebersihan secara keseluruhan.

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Food poisoning.
Healthline. Diakses pada 2020. Food Poisoning.
UPMC. Diakses pada 2020. Diarrhea Causes, Treatment, and Symptoms.