Ad Placeholder Image

Alasan Obat Natrium Bikarbonat Sebaiknya Dikonsumsi Sesuai Anjuran Dokter

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026
Alasan Obat Natrium Bikarbonat Sebaiknya Dikonsumsi Sesuai Anjuran DokterAlasan Obat Natrium Bikarbonat Sebaiknya Dikonsumsi Sesuai Anjuran Dokter

DAFTAR ISI


Banyak masyarakat yang sering bertanya-tanya, sebenarnya nabic obat apa? Nabic adalah salah satu merek dagang untuk obat yang mengandung bahan aktif Natrium Bikarbonat (Sodium Bicarbonate). Secara farmakologis, natrium bikarbonat adalah agen pengalkali (alkalinizing agent) atau antasida yang berfungsi untuk menetralkan kelebihan kadar asam di dalam tubuh. Obat ini sangat krusial dalam dunia medis, terutama untuk menangani kondisi asidosis metabolik, yaitu keadaan di mana darah dan cairan tubuh memiliki tingkat keasaman yang terlalu tinggi akibat gangguan ginjal, diabetes tidak terkontrol, atau diare berat.

Selain digunakan di rumah sakit dalam bentuk suntikan atau infus intravena untuk kasus gawat darurat, natrium bikarbonat juga tersedia dalam bentuk sediaan oral (tablet) yang sering digunakan untuk meredakan gejala asam lambung berlebih, seperti heartburn (dada terasa panas), gangguan pencernaan (dispepsia), dan perut kembung. Sifat kimianya yang basa dengan cepat bereaksi terhadap asam klorida di lambung untuk membentuk karbon dioksida dan air, sehingga memberikan efek kelegaan yang cepat bagi penderita maag.

Penting untuk dipahami bahwa meskipun natrium bikarbonat sangat efektif, penggunaannya tidak boleh sembarangan. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kondisi yang disebut alkalosis metabolik, di mana tubuh menjadi terlalu basa, serta penumpukan natrium yang bisa memicu retensi cairan dan peningkatan tekanan darah. Oleh karena itu, jika kamu mengalami gejala gangguan lambung yang berulang atau kondisi medis kronis lainnya, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat sebelum gejalanya bertambah parah.

Namun, untuk pertolongan pertama pada keluhan lambung ringan, ada beberapa produk alternatif natrium bikarbonat dan antasida yang aman dikonsumsi secara mandiri. Kamu bisa dengan mudah menemukan dan beli obat online di Halodoc, di mana produk dijamin 100% asli dan langsung diantar ke rumahmu. Nah, mau tahu apa saja pilihan produk yang bisa diandalkan? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Alternatif Obat untuk Asam Lambung dan Asidosis

Karena Nabic dalam bentuk injeksi merupakan obat keras yang hanya diberikan oleh tenaga medis, berikut adalah beberapa rekomendasi obat oral golongan bebas dan bebas terbatas (mengandung natrium bikarbonat atau antasida sejenis) yang aman untuk mengatasi gejala kelebihan asam lambung dan dapat kamu jadikan sebagai pertolongan pertama di rumah.

1. Bicnat 500 mg 10 Tablet

Bicnat adalah salah satu sediaan oral yang mengandung Natrium Bikarbonat (Sodium Bicarbonate) sebanyak 500 mg per tabletnya. Obat ini bekerja langsung dengan cara menetralkan asam lambung yang berlebih serta membantu menyeimbangkan pH tubuh pada kondisi asidosis metabolik ringan. Ketika bereaksi dengan asam di lambung, obat ini memproduksi gas karbon dioksida yang mungkin membuat kamu bersendawa, yang mana hal ini wajar dan menandakan asam sedang dinetralkan.

Manfaat spesifik dari Bicnat adalah untuk meringankan gejala heartburn, perut kembung, mual akibat asam lambung tinggi, serta digunakan sebagai terapi suportif bagi pasien dengan asidosis metabolik kronis (biasanya atas saran dokter ginjal).

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa untuk antasida: 1-5 gram per hari, dibagi dalam beberapa dosis pemberian sesuai kebutuhan, diminum 1-2 jam setelah makan dengan segelas air putih.
  • Aturan dosis anak: Keamanan dan dosis spesifik untuk anak harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bicnat 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Promag 10 Tablet

Sebagai alternatif lain dari penetral asam lambung, Promag adalah salah satu obat antasida yang paling dikenal masyarakat. Promag mengandung kombinasi Hydrotalcite 200 mg, Magnesium Milk 150 mg, dan Simethicone 50 mg. Kombinasi bahan aktif ini bekerja secara sinergis untuk menetralkan asam lambung secara cepat, sekaligus memecah gelembung gas di dalam saluran cerna berkat kandungan simethicone-nya.

Manfaat spesifik obat ini adalah meredakan gejala sakit maag, gastritis, tukak lambung, nyeri ulu hati, mual, serta perasaan penuh atau begah pada perut. Berbeda dengan natrium bikarbonat murni, Promag memiliki risiko yang lebih rendah terkait penumpukan natrium (garam) dalam tubuh.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa dan anak >12 tahun: 1-2 tablet kunyah, 3-4 kali sehari.
  • Aturan dosis anak 6-12 tahun: 1/2 – 1 tablet kunyah, 3-4 kali sehari. Obat ini sebaiknya dikunyah terlebih dahulu sebelum ditelan, dikonsumsi 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan dan menjelang tidur.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Promag 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Kenaikan Asam Lambung Berlebih
  1. Hindari makanan yang terlalu pedas, asam, dan berlemak tinggi karena dapat melemahkan katup esofagus bagian bawah.
  2. Kurangi konsumsi minuman berkafein (kopi, teh), alkohol, dan minuman bersoda.
  3. Biasakan makan dalam porsi kecil namun sering, serta hindari kebiasaan langsung berbaring atau tidur segera setelah makan (beri jeda minimal 2-3 jam).

3. Mylanta Sirup 50 ml

Bagi kamu yang kesulitan menelan atau mengunyah tablet, Mylanta Sirup bisa menjadi solusi yang tepat. Mylanta mengandung Aluminium Hidroksida kering 200 mg, Magnesium Hidroksida 200 mg, dan Simethicone 20 mg. Sediaan cair (sirup) memungkinkan obat ini melapisi dinding lambung lebih cepat dan menetralkan kelebihan asam dengan efektivitas yang optimal.

Manfaat utamanya adalah mengobati hiperasiditas lambung, tukak lambung, tukak usus dua belas jari, serta meredakan perut kembung akibat gas berlebih di lambung. Adanya Aluminium dan Magnesium menyeimbangkan efek samping satu sama lain (Aluminium bisa memicu konstipasi, sementara Magnesium memicu diare), sehingga feses tetap normal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 1-2 sendok takar (5-10 ml), 3-4 kali sehari.
  • Aturan dosis anak 6-12 tahun: 1/2 – 1 sendok takar (2.5-5 ml), 3-4 kali sehari. Diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Mylanta Sirup 50 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Polysilane 8 Tablet

Polysilane merupakan antasida sediaan tablet kunyah yang sangat praktis dibawa ke mana-mana. Setiap tabletnya mengandung Dimethicone (Simethicone) 80 mg, Aluminium Hidroksida 200 mg, dan Magnesium Hidroksida 200 mg. Kombinasi antasida dan antiflatulen (anti-gas) ini bekerja sinergis mengembalikan pH lambung ke level normal dan menghilangkan keluhan begah.

Manfaatnya terbukti efektif meredakan nyeri lambung, rasa panas di dada, mual, serta bersendawa yang terus-menerus akibat produksi gas lambung yang tidak terkendali. Rasa mint yang biasanya ditambahkan juga memberikan sensasi segar dan nyaman setelah dikonsumsi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 1-2 tablet, 3-4 kali sehari.
  • Aturan dosis anak 6-12 tahun: 1/2 – 1 tablet, 3-4 kali sehari. Tablet harus dikunyah halus sebelum ditelan, dikonsumsi pada saat perut kosong (sebelum makan) atau saat gejala timbul.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Polysilane 8 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Kondisi yang Membutuhkan Penanganan Medis Lebih Lanjut

1. Asidosis Metabolik Kronis

Natrium bikarbonat lebih dari sekadar obat maag; obat ini adalah pengobatan lini pertama untuk asidosis metabolik, suatu kondisi di mana ginjal tidak dapat membuang asam dengan baik (seperti pada penyakit ginjal kronis). Pasien dengan kondisi ini biasanya diresepkan natrium bikarbonat secara rutin oleh dokter spesialis penyakit dalam, dan dosisnya harus dipantau ketat melalui pemeriksaan darah secara berkala.

2. Gejala GERD yang Tidak Kunjung Sembuh

Jika kamu sudah mengonsumsi obat antasida bebas selama lebih dari 2 minggu berturut-turut namun gejala nyeri ulu hati, dada terasa terbakar, dan mual masih tetap ada, ini adalah tanda bahaya. Kondisi ini bisa mengindikasikan adanya GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) derajat parah atau bahkan tukak lambung berdarah yang membutuhkan obat resep seperti golongan Proton Pump Inhibitors (PPI) seperti Omeprazole atau Lansoprazole.

Studi Mengenai Natrium Bikarbonat dan Kesehatan Ginjal

Journal of the American Society of Nephrology (JASN) menerbitkan studi di tahun 2009 yang menjelaskan bahwa pemberian suplemen natrium bikarbonat oral secara signifikan dapat memperlambat laju penurunan fungsi ginjal pada pasien dengan penyakit ginjal kronis (CKD) tingkat lanjut dan asidosis metabolik.

Studi klinis tersebut menyoroti bahwa terapi pengalkali (alkalinity therapy) menjaga keseimbangan pH darah pasien, sehingga mengurangi peradangan ginjal lebih lanjut serta mencegah komplikasi pengeroposan tulang (osteodistrofi renal). Penemuan ini mengukuhkan peran natrium bikarbonat sebagai agen medis yang sangat esensial, bukan sekadar pereda asam lambung biasa.

Konsultasi dengan Dokter Umum via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Sodium Bicarbonate (Oral Route, Intravenous Route, Subcutaneous Route).
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. WHO Model Prescribing Information: Drugs used in Anaesthesia – Sodium Bicarbonate.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Sodium Bicarbonate – StatPearls.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Antacids: What They Are, How They Work & Side Effects.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Pedoman Tatalaksana Asam Lambung dan Dispepsia.

FAQ

1. Sebenarnya nabic obat apa secara ringkas?

Nabic adalah merek dagang dari senyawa natrium bikarbonat (sodium bicarbonate). Obat ini bekerja sebagai antasida atau agen basa untuk menetralisir kelebihan asam di dalam tubuh, baik asam di lambung (maag) maupun penumpukan asam di dalam darah (asidosis metabolik).

2. Apakah natrium bikarbonat aman dikonsumsi ibu hamil?

Penggunaan natrium bikarbonat pada ibu hamil harus sangat berhati-hati dan wajib di bawah pengawasan dokter. Kandungan natriumnya yang tinggi dapat memicu retensi air dan pembengkakan (edema), yang berisiko memicu tekanan darah tinggi selama masa kehamilan.

3. Kapan waktu terbaik minum obat antasida?

Waktu terbaik untuk minum antasida adalah sekitar 1 jam sebelum makan atau 1-2 jam setelah makan, serta menjelang tidur. Hal ini memberikan waktu bagi obat untuk melapisi lambung atau menetralisir asam yang diproduksi saat proses pencernaan berlangsung.

4. Apa efek samping dari konsumsi natrium bikarbonat berlebihan?

Jika dikonsumsi melebihi dosis anjuran dalam jangka waktu lama, natrium bikarbonat dapat menyebabkan alkalosis metabolik (tubuh terlalu basa), kejang otot, peningkatan tekanan darah, mual, hingga kelemahan otot secara ekstrem. Segera hentikan pemakaian dan periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala tersebut.